Regulasi perkuat industri trading, aplikasi modern permudah investor akses asar global
Blog
-

Jadwal Libur Trading 2026 yang Perlu Diketahui Trader
Jadwal libur trading dapat memengaruhi jam perdagangan, likuiditas, spread, dan pergerakan harga. Beberapa instrumen dapat tutup penuh, mengalami penutupan lebih awal, atau tetap diperdagangkan dengan jam yang lebih singkat.
Karena setiap instrumen memiliki jadwal berbeda, trader perlu memeriksa pengumuman resmi sebelum membuka atau mempertahankan posisi.
Mengapa Trader Perlu Mengetahui Jadwal Libur Trading?
Menghindari Market Tutup
Pada hari libur tertentu, bursa atau produk trading dapat ditutup penuh. Mengetahui jadwal tersebut membantu trader menghindari transaksi saat market tidak tersedia.
Mengantisipasi Likuiditas Rendah
Ketika bank dan pusat keuangan utama libur, jumlah pelaku pasar dapat berkurang. Kondisi ini dapat membuat volume transaksi menurun dan pergerakan harga berubah.
Mengelola Risiko saat Libur Market
Libur panjang dapat menyebabkan harga mengalami gap ketika market kembali dibuka. Trader perlu mempertimbangkan risiko tersebut sebelum membiarkan posisi tetap terbuka.
Jenis Libur yang Memengaruhi Trading
Libur Nasional
Hari libur nasional di negara besar seperti Amerika Serikat, Inggris, atau Jepang dapat memengaruhi aktivitas bank dan pelaku pasar.
Libur Bursa Global
Penutupan bursa utama dapat memengaruhi saham, indeks, komoditas, dan produk derivatif yang terkait dengan bursa tersebut.
Libur Bank di Negara Utama
Libur perbankan dapat mengurangi aktivitas transaksi, terutama pada pasangan mata uang yang berkaitan dengan negara tersebut.
Jadwal Libur Pasar Utama AS 2026
Berikut beberapa hari libur pasar Amerika Serikat yang perlu diperhatikan sepanjang 2026:

Selain penutupan penuh, beberapa produk juga dapat mengalami early close atau penutupan lebih awal. Jam perdagangan emas, minyak, forex, indeks, dan saham dapat berbeda meskipun berada pada tanggal libur yang sama.
Dampak Libur Trading terhadap Market
Perubahan Jam Trading
Beberapa instrumen dapat dibuka lebih lambat, ditutup lebih cepat, atau tidak diperdagangkan selama hari libur.
Spread Berpotensi Melebar
Likuiditas yang menurun dapat memperbesar selisih antara harga beli dan harga jual.
Volume Market Menurun
Berkurangnya aktivitas bank dan institusi dapat membuat pergerakan harga lebih lambat atau justru lebih tidak stabil.
Apakah Forex Sabtu dan Minggu Libur?
Secara umum, trading forex retail berhenti pada akhir pekan. Aktivitas normal biasanya dimulai pada pembukaan sesi Asia hari Senin dan berakhir setelah penutupan sesi New York pada hari Jumat.
Jam pembukaan dan penutupan tetap dapat berbeda berdasarkan instrumen, zona waktu, serta ketentuan platform trading.
Tips Trading Menjelang Libur Market
1. Cek Kalender dan Jam Perdagangan
Periksa pengumuman jadwal trading untuk mengetahui produk yang tutup, mengalami early close, atau memiliki perubahan jam transaksi.
2. Kurangi Risiko Posisi Terbuka
Pertimbangkan ukuran posisi dan kondisi market sebelum mempertahankan transaksi selama periode libur panjang.
3. Hindari Entry saat Likuiditas Rendah
Jangan memaksakan transaksi ketika spread melebar, volume rendah, atau pergerakan harga sulit dianalisis.
4. Waspadai Gap setelah Market Dibuka
Harga dapat dibuka pada level berbeda setelah akhir pekan atau libur panjang akibat perkembangan berita selama market tutup.
5. Sesuaikan Target Profit dan Stop Loss
Gunakan target dan batas risiko yang realistis sesuai tingkat volatilitas serta kondisi likuiditas market.
Cara Memantau Jadwal Libur Trading
Trader dapat mengecek jadwal melalui pengumuman pada aplikasi, website resmi, email, atau pemberitahuan dari perusahaan pialang. Pastikan untuk melihat informasi berdasarkan produk karena jam perdagangan setiap instrumen dapat berbeda.
Trading Lebih Mudah Langsung dari Aplikasi
Download aplikasi Doo Financial Futures untuk mengakses berbagai produk trading, memantau pergerakan harga secara real-time, serta memperoleh informasi terbaru mengenai perubahan jam perdagangan dengan lebih praktis.
-

Apa Itu Bullish dan Bearish dalam Trading?
Apa Itu Bullish dan Bearish dalam Trading?
Bullish dan bearish merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan arah pergerakan harga di market. Memahami kedua kondisi ini membantu trader membaca tren dan menyesuaikan keputusan trading.
Apa Itu Market Bullish?
Mengenal Kondisi Bullish
Bullish adalah kondisi ketika harga cenderung bergerak naik. Situasi ini biasanya menunjukkan bahwa minat beli lebih kuat dibandingkan tekanan jual.

Ciri-Ciri Market Bullish
Market bullish biasanya dapat dikenali melalui beberapa kondisi berikut:
Area resistance berhasil ditembus
Penembusan resistance dapat menjadi tanda bahwa momentum kenaikan masih berlanjut.Harga membentuk level tertinggi yang lebih tinggi
Harga terus mencetak puncak baru dibandingkan pergerakan sebelumnya.Harga membentuk level terendah yang lebih tinggi
Setiap koreksi berhenti pada level yang lebih tinggi, sehingga tren naik tetap terjaga.Minat beli lebih kuat
Tekanan beli lebih besar dibandingkan tekanan jual dan mendorong harga bergerak naik.Sentimen market cenderung positif
Pelaku pasar lebih optimistis terhadap kondisi ekonomi atau instrumen yang diperdagangkan.Sentimen pada Market Bullish
Kondisi bullish sering mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap suatu instrumen. Sentimen positif dan meningkatnya minat beli dapat mendorong harga naik dalam periode tertentu.
Dampak Bullish terhadap Keputusan Trading
Trader dapat menggunakan kondisi bullish untuk mencari peluang mengikuti tren naik. Area support, resistance, target profit, dan stop loss tetap perlu ditentukan sebelum membuka posisi.
Apa Itu Market Bearish?
Mengenal Kondisi Bearish
Bearish adalah kondisi ketika harga cenderung bergerak turun. Situasi ini biasanya menunjukkan bahwa tekanan jual lebih kuat dibandingkan minat beli.

Ciri-Ciri Market Bearish
Market bearish biasanya dapat dikenali melalui beberapa kondisi berikut:
Area support berhasil ditembus
Penembusan support dapat menunjukkan bahwa tekanan jual masih berlanjut.Harga membentuk level tertinggi yang lebih rendah
Setiap kenaikan gagal mencapai puncak sebelumnya dan menunjukkan melemahnya minat beli.Harga membentuk level terendah yang lebih rendah
Harga terus mencetak titik terendah baru dan memperkuat arah tren turun.Tekanan jual lebih kuat
Aktivitas penjualan lebih besar dibandingkan pembelian sehingga harga bergerak turun.Sentimen market cenderung negatif
Ketidakpastian ekonomi, berita negatif, atau melemahnya permintaan dapat menekan harga.Sentimen pada Market Bearish
Kondisi bearish dapat mencerminkan kekhawatiran atau pandangan negatif dari pelaku pasar. Berita negatif, ketidakpastian ekonomi, atau melemahnya permintaan dapat meningkatkan tekanan jual.
Dampak Bearish terhadap Keputusan Trading
Trader dapat menggunakan kondisi bearish untuk menyesuaikan strategi dengan tren turun. Namun, keputusan tetap perlu didukung oleh analisis dan manajemen risiko.
Perbedaan Bullish dan Bearish
Perbedaan utama bullish dan bearish terletak pada arah harga serta sentimen pasar. Bullish menunjukkan kecenderungan harga naik dan optimisme pasar, sedangkan bearish menunjukkan kecenderungan harga turun dan tekanan jual yang lebih kuat.
Cara Menghadapi Market Bullish dan Bearish
- Identifikasi arah tren sebelum membuka posisi.
- Gunakan support dan resistance sebagai referensi.
- Perhatikan berita serta sentimen market.
- Tentukan target profit dan stop loss.
- Sesuaikan ukuran posisi dengan tingkat volatilitas.
Trading Lebih Mudah Langsung dari Aplikasi
Download aplikasi Doo Financial Futures untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja dengan lebih praktis.
-

Apa Itu Suku Bunga dan Dampaknya pada Market dan Trading
Suku bunga merupakan salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi dan pergerakan market. Perubahan suku bunga sering diperhatikan trader karena dapat berdampak pada nilai mata uang, emas, dan saham.
Apa Itu Suku Bunga?
Pengertian Suku Bunga
Suku bunga adalah persentase biaya yang dikenakan atas pinjaman atau imbal hasil yang diperoleh dari simpanan dalam periode tertentu.
Fungsi Suku Bunga dalam Ekonomi
Suku bunga digunakan untuk membantu mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas ekonomi, serta mengatur aktivitas pinjaman dan konsumsi masyarakat.
Jenis-Jenis Suku Bunga
Suku Bunga Acuan
Suku bunga acuan ditetapkan oleh bank sentral sebagai dasar kebijakan moneter dan dapat memengaruhi tingkat bunga di sektor keuangan.
Suku Bunga Kredit
Suku bunga kredit adalah biaya yang perlu dibayarkan oleh peminjam kepada bank atau lembaga keuangan.
Suku Bunga Simpanan
Suku bunga simpanan merupakan imbal hasil yang diberikan kepada nasabah atas dana yang disimpan dalam bentuk tabungan atau deposito.
Mengapa Suku Bunga Bisa Berubah?
Inflasi
Bank sentral dapat menaikkan suku bunga ketika inflasi terlalu tinggi. Sebaliknya, suku bunga dapat diturunkan ketika inflasi rendah dan ekonomi membutuhkan dorongan.
Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi yang terlalu cepat dapat meningkatkan tekanan inflasi. Sementara itu, perlambatan ekonomi dapat mendorong kebijakan suku bunga yang lebih rendah.
Kebijakan Bank Sentral
Bank sentral menentukan kebijakan suku bunga berdasarkan kondisi inflasi, tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas keuangan.
Dampak Suku Bunga terhadap Market
Pengaruh terhadap Nilai Mata Uang
Kenaikan suku bunga dapat meningkatkan daya tarik suatu mata uang karena menawarkan potensi imbal hasil yang lebih tinggi. Namun, pergerakannya tetap dipengaruhi oleh ekspektasi market.
Pengaruh terhadap Emas
Suku bunga yang lebih tinggi dapat menekan harga emas karena emas tidak memberikan bunga. Sebaliknya, ekspektasi penurunan suku bunga dapat mendukung minat terhadap emas.
Pengaruh terhadap Saham
Kenaikan suku bunga dapat meningkatkan biaya pinjaman perusahaan dan memengaruhi keuntungan. Dampaknya dapat berbeda pada setiap sektor saham.
Cara Trader Membaca Perubahan Suku Bunga
- Pantau jadwal pertemuan bank sentral.
- Perhatikan keputusan suku bunga terbaru.
- Bandingkan hasil keputusan dengan perkiraan market.
- Simak pernyataan bank sentral mengenai kebijakan berikutnya.
- Gunakan manajemen risiko saat volatilitas meningkat.
Trading Lebih Mudah Langsung dari Aplikasi
Download aplikasi Doo Financial Futures untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja dengan lebih praktis.
-

Bagaimana Keamanan Trading di Doo Financial Futures?
Keamanan menjadi salah satu hal penting yang perlu diperiksa sebelum memilih perusahaan pialang berjangka. Trader perlu memastikan legalitas perusahaan, rekening tujuan dana, sistem perlindungan data, serta risiko produk yang akan diperdagangkan.
PT Doo Financial Futures beroperasi sebagai pialang berjangka di Indonesia yang berizin dan diawasi oleh OJK dan BAPPEBTI. Perusahaan juga merupakan anggota dari ICDX dan ICH, serta penerapan standar keamanan informasi ISO/IEC 27001:2022.
Apakah Doo Financial Futures Aman?
Beroperasi sebagai Pialang Berjangka Resmi
Doo Financial Futures tercatat sebagai pialang berjangka dengan nomor izin usaha 376/BAPPEBTI/SI/VI/2004. Legalitas ini dapat diperiksa langsung melalui daftar pialang berjangka pada website resmi BAPPEBTI.
Terdaftar dan Diawasi oleh Regulator Terkait
Sebagai pialang berjangka, regulator utamanya adalah BAPPEBTI. Pada website perusahaan juga tercantum persetujuan prinsipal dari OJK dengan nomor S-116/PM.02/2025.
Namun, legalitas perusahaan tidak berarti aktivitas trading bebas risiko. Keuntungan maupun kerugian tetap dipengaruhi oleh pergerakan market dan keputusan trader.
Legalitas Doo Financial Futures di Indonesia
Berizin dan Diawasi oleh BAPPEBTI
BAPPEBTI bertugas melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan perdagangan berjangka komoditi di Indonesia.
Doo Financial Futures memiliki:
- Izin Pialang Berjangka: 376/BAPPEBTI/SI/VI/2004
- Persetujuan Peserta Sistem Perdagangan Alternatif: 1159/BAPPEBTI/SP/3/2007
Persetujuan Prinsipal dari OJK
Doo Financial Futures mencantumkan persetujuan prinsipal OJK dengan nomor S-116/PM.02/2025 pada halaman legal dan regulasinya. Wording yang lebih tepat adalah “memperoleh persetujuan prinsipal dari OJK”, bukan menjadikan OJK sebagai regulator utama pialang berjangka.
Anggota ICDX dan ICH
Doo Financial Futures juga tercatat sebagai anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange dan Indonesia Clearing House dengan nomor:
- ICDX: 049/SPKB/ICDX/DIR/IX/2010
- ICH: 061/SPKK/ICH-PTF/VII/2017
Perlindungan Dana Nasabah
Apa Itu Segregated Account?
Segregated account atau rekening terpisah adalah rekening yang digunakan untuk memisahkan dana nasabah dari dana operasional perusahaan.
Fungsi Rekening Terpisah untuk Dana Nasabah
Pemisahan rekening membantu memastikan dana nasabah tidak ditempatkan langsung dalam rekening operasional perusahaan. Trader tetap perlu menggunakan rekening resmi yang diinformasikan melalui kanal perusahaan.
Mengapa Trader Perlu Mengecek Rekening Resmi?
Sebelum melakukan deposit, pastikan nama bank dan nomor rekening sesuai dengan informasi resmi pada aplikasi atau website Doo Financial Futures. Jangan mengikuti instruksi transfer dari pihak yang tidak dapat diverifikasi.
Standar Keamanan dan Kepatuhan Perusahaan
Penerapan Standar ISO
Website Doo Financial Futures mencantumkan sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 untuk sistem manajemen keamanan informasi. Standar ini berkaitan dengan pengelolaan kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data.
Sistem Operasional yang Transparan
Informasi mengenai izin, keanggotaan, alamat kantor, produk, biaya, serta pengungkapan risiko perlu tersedia dan dapat diakses oleh nasabah.
Komitmen terhadap Perlindungan Data
Doo Financial Futures menyatakan bahwa data pribadi diproses dan dilindungi berdasarkan ketentuan perlindungan data yang berlaku. Trader juga perlu menjaga password, kode OTP, dan informasi akun agar tidak diberikan kepada orang lain.
Cara Mengecek Keamanan Broker sebelum Trading
1. Cek Legalitas di Website Regulator
Cari nama perusahaan dan nomor izinnya melalui website resmi BAPPEBTI, bukan hanya berdasarkan materi promosi.
2. Pastikan Rekening Tujuan Resmi
Gunakan rekening tujuan yang tercantum pada aplikasi atau kanal resmi perusahaan dan periksa kembali nama penerimanya.
3. Hindari Transfer ke Rekening Pribadi
Jangan mentransfer dana trading ke rekening pribadi tenaga penjual, agen, atau pihak lain yang mengatasnamakan perusahaan.
Trading Lebih Mudah Langsung dari Aplikasi
Akses berbagai produk trading dan pantau pergerakan harga secara real-time melalui aplikasi Doo Financial Futures. Download aplikasinya sekarang dan pastikan Anda memahami karakteristik serta risiko setiap produk sebelum mulai trading.
-

Menentukan Target Profit dalam Trading agar Lebih Terukur
Target profit membantu trader menentukan batas keuntungan sebelum membuka posisi. Dengan target yang jelas, keputusan trading dapat dibuat secara lebih terarah dan tidak hanya bergantung pada emosi saat harga bergerak.
Apa Itu Target Profit dalam Trading?
Pengertian Target Profit
Target profit adalah tingkat keuntungan yang ingin dicapai trader dari suatu posisi. Level ini biasanya ditentukan berdasarkan analisis harga, kondisi market, dan batas risiko yang telah direncanakan.
Perbedaan Target Profit dan Take Profit
Target profit adalah tujuan keuntungan yang ditentukan dalam rencana trading. Sementara itu, take profit merupakan fitur atau perintah pada platform untuk menutup posisi secara otomatis ketika harga mencapai level tertentu.
Mengapa Target Profit Penting untuk Trader?
Membantu Trading Lebih Disiplin
Target profit membantu trader memiliki rencana exit yang jelas. Dengan begitu, trader tidak perlu terus menahan posisi tanpa batas hanya karena berharap harga bergerak lebih jauh.
Mengurangi Keputusan Emosional
Tanpa target yang jelas, trader dapat menjadi terlalu serakah saat posisi sedang profit atau terburu-buru menutup transaksi karena khawatir harga berbalik arah.
Cara Menentukan Target Profit dalam Trading
Gunakan Area Support dan Resistance
Support dan resistance dapat digunakan untuk melihat area yang berpotensi menahan pergerakan harga. Trader dapat menempatkan target profit sebelum harga mencapai area penting tersebut.
Hitung Berdasarkan Risk Reward Ratio
Risk reward ratio membantu membandingkan potensi keuntungan dengan risiko kerugian. Sebagai contoh, rasio 1:2 berarti potensi keuntungan yang ditargetkan dua kali lebih besar daripada risiko.
Sesuaikan dengan Kondisi Market
Target profit perlu disesuaikan dengan tren, volatilitas, dan momentum market. Saat market bergerak aktif, target dapat dibuat lebih luas. Sebaliknya, pada kondisi sideways, target yang lebih realistis mungkin lebih sesuai.
Kesalahan Umum Saat Menentukan Target Profit
Terlalu Serakah Mengejar Profit
Menahan posisi terlalu lama tanpa dasar analisis dapat menyebabkan profit yang sudah terbentuk berkurang atau berubah menjadi kerugian.
Tidak Memiliki Rencana Exit
Membuka posisi tanpa mengetahui kapan harus keluar membuat keputusan trading menjadi tidak terarah. Trader sebaiknya menentukan target profit dan batas kerugian sebelum transaksi dilakukan.
Tips Mengelola Target Profit dengan Lebih Efektif
- Tentukan target sebelum membuka posisi.
- Gunakan target yang sesuai dengan kondisi market.
- Pertimbangkan risk reward ratio.
- Hindari mengubah target hanya karena emosi.
- Evaluasi hasil trading secara berkala.
Trading Lebih Mudah Langsung dari Aplikasi
Download aplikasi Doo Financial Futures untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja dan dimana saja.
-

Cara Menggunakan TradingView untuk Analisis Market
TradingView merupakan platform chart yang dapat digunakan untuk memantau pergerakan harga dan melakukan analisis teknikal. Platform ini menyediakan berbagai timeframe, indikator, serta tools yang membantu trader membaca kondisi market.
Mengenal TradingView
Fungsi TradingView untuk Trader
TradingView membantu trader melihat chart harga, mengidentifikasi tren, menentukan area support dan resistance, serta menggunakan indikator teknikal untuk mendukung analisis.
Keunggulan TradingView
TradingView memiliki tampilan yang mudah digunakan, pilihan instrumen yang beragam, serta berbagai fitur analisis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan trader.
Cara Membuka Chart di TradingView
Memilih Instrumen Trading
Gunakan kolom pencarian untuk memilih instrumen yang ingin dianalisis, seperti forex, emas, minyak, atau indeks. Pastikan simbol dan sumber data yang dipilih sesuai dengan kebutuhan.
Mengatur Timeframe Chart
Pilih timeframe mulai dari menit, jam, harian, hingga bulanan. Timeframe besar dapat digunakan untuk melihat tren utama, sedangkan timeframe kecil membantu menentukan area entry.
Cara Menggunakan Tools Analisis di TradingView
Drawing Tools
Drawing tools digunakan untuk menambahkan garis, bentuk, catatan, atau area tertentu pada chart. Fitur ini dapat diakses melalui toolbar di sisi kiri.
Trendline
Trendline membantu trader melihat arah pergerakan harga. Garis dapat ditarik dengan menghubungkan beberapa titik tertinggi atau terendah pada chart.
Support dan Resistance
Support merupakan area yang berpotensi menahan penurunan harga, sedangkan resistance adalah area yang berpotensi menahan kenaikan. Tandai area tersebut menggunakan garis horizontal.
Cara Menambahkan Indikator di TradingView
Moving Average
Moving Average membantu melihat arah tren berdasarkan rata-rata harga dalam periode tertentu.
RSI
Relative Strength Index digunakan untuk membaca momentum serta kondisi harga yang berpotensi berada di area overbought atau oversold.
MACD
MACD membantu trader mengamati arah tren, momentum, dan potensi perubahan pergerakan harga.
Tips Menggunakan TradingView untuk Analisis Market
- Gunakan timeframe sesuai strategi trading.
- Hindari memasang terlalu banyak indikator.
- Tandai area support dan resistance yang penting.
- Kombinasikan tools analisis dengan manajemen risiko.
- Simpan pengaturan chart agar dapat digunakan kembali.
Trading Lebih Mudah Langsung dari Aplikasi Doo Financial Futures
Download aplikasi Doo Financial Futures untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja dengan lebih praktis.
-

Apa Itu IPO dan Cara Mengikutinya bagi Investor Pemula
IPO sering menarik perhatian karena memberikan kesempatan kepada investor untuk membeli saham perusahaan yang baru pertama kali ditawarkan kepada masyarakat. Meski memiliki potensi keuntungan, saham IPO tetap perlu dianalisis karena harganya dapat naik atau turun setelah tercatat di bursa.
Apa Itu IPO?
IPO atau Initial Public Offering adalah proses ketika sebuah perusahaan menawarkan sahamnya kepada masyarakat untuk pertama kali. Setelah proses tersebut selesai, perusahaan akan berstatus sebagai perusahaan terbuka dan sahamnya dapat diperdagangkan di bursa.
Perusahaan melakukan IPO untuk memperoleh tambahan modal. Dana yang terkumpul dapat digunakan untuk memperluas bisnis, mengembangkan produk, membayar utang, membeli aset, atau memperkuat struktur keuangan perusahaan.
Selain memperoleh pendanaan, IPO juga dapat meningkatkan profil dan kredibilitas perusahaan. Namun, perusahaan terbuka memiliki kewajiban untuk menyampaikan laporan keuangan dan informasi penting secara berkala kepada publik.
Bagaimana Cara Kerja IPO?
Sebelum menawarkan saham, perusahaan perlu melalui proses persiapan yang meliputi pemeriksaan kondisi keuangan, penyusunan prospektus, penentuan jumlah saham, serta penetapan kisaran harga penawaran.
Perusahaan biasanya bekerja sama dengan penjamin emisi atau underwriter untuk membantu proses IPO. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, saham akan ditawarkan kepada investor selama periode penawaran umum.
Investor dapat mengajukan pemesanan sesuai harga dan jumlah saham yang ditawarkan. Setelah proses penjatahan selesai, saham akan resmi tercatat dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Mengapa IPO Menarik bagi Investor?
IPO memberikan kesempatan kepada investor untuk membeli saham sejak awal perusahaan menjadi perusahaan terbuka. Hal ini dapat menarik bagi investor yang melihat adanya potensi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.
Investor juga berpeluang memperoleh keuntungan apabila harga saham meningkat setelah pencatatan. Sebagai contoh, saham yang ditawarkan dengan harga Rp500 dapat memberikan keuntungan apabila dijual pada harga yang lebih tinggi.
Namun, kenaikan harga tidak selalu terjadi. Saham IPO juga dapat turun di bawah harga penawaran akibat kondisi pasar, valuasi yang terlalu tinggi, atau kinerja perusahaan yang tidak sesuai harapan.

Cara Mengikuti IPO bagi Investor Pemula
1. Membuka Rekening Efek
Investor perlu membuka rekening efek melalui perusahaan sekuritas resmi. Dalam proses ini, investor akan memperoleh Rekening Dana Nasabah dan Single Investor Identification sebagai identitas dalam kegiatan investasi.
Pilih perusahaan sekuritas dengan mempertimbangkan legalitas, biaya transaksi, kemudahan aplikasi, serta kualitas layanan pelanggan.
2. Memilih Saham dan Membaca Prospektus
Setelah memiliki rekening efek, investor dapat melihat daftar saham IPO yang tersedia melalui aplikasi sekuritas atau sistem e-IPO.
Sebelum memesan, baca prospektus perusahaan untuk mengetahui model bisnis, kinerja keuangan, jumlah utang, faktor risiko, harga penawaran, dan rencana penggunaan dana hasil IPO.
Jangan memilih saham hanya karena sedang ramai dibicarakan. Pastikan perusahaan memiliki bisnis dan prospek yang dapat dipahami.
3. Melakukan Pemesanan Saham IPO
Investor dapat memilih jumlah saham yang ingin dibeli melalui aplikasi sekuritas. Pastikan dana di Rekening Dana Nasabah mencukupi untuk menyelesaikan pemesanan.
Setelah masa penawaran berakhir, investor perlu menunggu proses penjatahan. Apabila permintaan saham lebih besar daripada jumlah yang tersedia, investor mungkin hanya memperoleh sebagian dari jumlah yang dipesan.
Risiko yang Perlu Dipahami Sebelum Ikut IPO
Harga saham dapat turun setelah resmi tercatat di bursa. Pergerakan harga dipengaruhi oleh permintaan investor, kondisi pasar, kinerja perusahaan, dan prospek industrinya.
Investor juga memiliki informasi historis yang lebih terbatas dibandingkan perusahaan yang telah lama tercatat. Oleh karena itu, prospektus dan laporan keuangan menjadi sumber penting dalam melakukan analisis.
Selain itu, tingginya permintaan dapat menyebabkan jumlah saham yang diterima lebih sedikit daripada jumlah pesanan. Kondisi tersebut dikenal sebagai kelebihan permintaan atau oversubscription.
Tips Sebelum Membeli Saham IPO
Pahami terlebih dahulu bisnis perusahaan, produk yang ditawarkan, sumber pendapatan, serta kondisi keuangannya. Perhatikan apakah perusahaan memiliki pertumbuhan pendapatan dan laba yang konsisten.
Investor juga perlu menilai apakah harga penawaran sesuai dengan nilai dan prospek perusahaan. Bandingkan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama agar penilaian lebih terukur.
Gunakan dana sesuai kemampuan dan profil risiko. Hindari membeli saham IPO hanya karena takut tertinggal tren atau tergiur potensi kenaikan harga dalam waktu singkat.
Trading Lebih Mudah Langsung dari Aplikasi
Download aplikasi Doo Financial Futures untuk mengakses market global, memantau harga secara real-time, dan melakukan aktivitas trading dengan lebih praktis kapan saja melalui satu aplikasi.
-
Hello world!
Welcome to New Site Sites. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

