Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak datar setelah laporan pendapatan OpenAI yang mengecewakan meredam antusiasme terhadap tren investasi kecerdasan buatan yang sebelumnya mendorong pasar.
Sementara itu, pasar Asia dibuka dengan pergerakan beragam. Di pasar forex dan komoditas, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS memberikan tekanan terhadap dolar sekaligus membantu beberapa mata uang utama dan harga emas bergerak menguat.
Baca Juga: Market Update 8 Oktober 2026: Yield Treasury Melonjak

AUD/USD
Dolar Australia bergerak naik mendekati level US$0,70 setelah sebelumnya berada dekat level terendah dalam beberapa bulan.
Penguatan AUD/USD mendapat dukungan dari penurunan tajam imbal hasil obligasi pemerintah AS yang memberikan tekanan terhadap dolar AS.
Meski mengalami pemulihan, secara teknikal AUD/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 0.6900, sementara resistance terdekat berada di 0.7020.
Jika kenaikan harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi kembali muncul.
๐ Potential Sell: 0.7000
๐ฏ Potential TP: 0.6955
๐ Potential SL: 0.7040

GBP/USD
Poundsterling bergerak menguat seiring meredanya harga minyak, indeks dolar AS, dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Sentimen juga mendapat dukungan dari harapan adanya terobosan diplomatik dengan Iran setelah muncul pernyataan bahwa AS tidak akan melancarkan serangan sebelum pemilihan umum paruh waktu.
Namun, penguatan jangka pendek tersebut belum mengubah arah teknikal GBP/USD.
Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 1.3180, sementara resistance terdekat berada di 1.3270.
Jika harga gagal menembus resistance, peluang tekanan jual masih perlu diperhatikan.
๐ Potential Sell: 1.3255
๐ฏ Potential TP: 1.3205
๐ Potential SL: 1.3295

EUR/USD
Euro menuju penurunan mingguan untuk kelima kalinya secara berturut-turut.
Meski demikian, stabilnya pasar obligasi Prancis serta penurunan yield obligasi pemerintah AS membantu mengurangi tekanan terhadap euro.
Bagi trader pemula, penurunan yield AS dapat memberikan tekanan terhadap dolar sehingga mata uang lain berpeluang mengalami rebound. Namun, rebound tersebut belum tentu menunjukkan perubahan tren utama.
Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 1.1160, sementara resistance terdekat berada di 1.1260.
Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi kembali mendominasi.
๐ Potential Sell: 1.1240
๐ฏ Potential TP: 1.1190
๐ Potential SL: 1.1280

XAU/USD
Harga emas bergerak naik seiring penurunan imbal hasil obligasi global dan melemahnya harga minyak yang memberikan tekanan terhadap dolar AS.
Pelemahan dolar dapat memberikan dukungan terhadap emas karena logam mulia tersebut diperdagangkan dalam dolar AS.
Namun secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 4140.00, sementara resistance terdekat berada di 4225.00.
Jika kenaikan harga kembali tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.
๐ Potential Sell: 4200.00
๐ฏ Potential TP: 4150.00
๐ Potential SL: 4245.00
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Pergerakan pasar hari ini menunjukkan bahwa penurunan yield obligasi AS mulai memberikan tekanan terhadap dolar dan membantu sejumlah aset mengalami pemulihan.
AUD/USD dan GBP/USD menguat, sedangkan tekanan terhadap EUR/USD mulai mereda. XAU/USD juga mendapat dukungan dari pelemahan dolar dan penurunan yield global.
Namun secara teknikal, AUD/USD, GBP/USD, EUR/USD, dan XAU/USD seluruhnya masih berada dalam downtrend.
Bagi trader pemula, kondisi tersebut kembali menunjukkan bahwa rebound harga tidak selalu berarti tren sudah berubah. Area support dan resistance tetap perlu diperhatikan untuk melihat apakah pemulihan dapat berlanjut atau tekanan jual kembali muncul.
Fokus pada Yield AS dan Sentimen AI
Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS menjadi salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi kekuatan dolar, pasangan mata uang utama, dan harga emas.
Di sisi lain, sentimen di pasar saham mulai tertahan setelah laporan pendapatan OpenAI yang mengecewakan mengurangi antusiasme investor terhadap tren investasi AI.
Perubahan sentimen terhadap sektor teknologi dapat memengaruhi indeks saham AS, sementara pergerakan yield tetap menjadi salah satu faktor utama bagi pasar forex dan emas.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, tekanan terhadap dolar AS mulai meningkat seiring penurunan imbal hasil Treasury.
AUD/USD dan GBP/USD mengalami penguatan, sedangkan EUR/USD mendapat sedikit ruang untuk stabil meskipun masih menuju penurunan mingguan kelima secara berturut-turut.
Harga emas juga menguat karena penurunan yield global dan pelemahan dolar. Namun, keempat instrumen masih berada dalam downtrend secara teknikal.
Trader perlu terus mencermati arah yield Treasury, pergerakan dolar AS, perkembangan geopolitik, serta reaksi harga pada area support dan resistance sebelum menentukan posisi.
Untuk membantu mengelola risiko ketika harga mengalami rebound tetapi tren utama masih menurun, trader juga perlu memahami perbandingan antara potensi keuntungan dan risiko.
Pelajari mengenai Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.
Research Team โ Doo Financial Futures
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.