Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.994 per dolar AS pada perdagangan Senin (20/7) pagi. Mata uang Garuda melemah 73 poin atau 0,41 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Month: July 2026
Market Update 17 Juli 2026: Pasar Asia Melemah, Emas Tertekan
Sebagian besar pasar Asia-Pasifik dibuka lebih rendah pada perdagangan Jumat, mengikuti pelemahan Wall Street setelah aksi jual saham teknologi kembali berlanjut.
Sementara itu, indeks saham futures Amerika Serikat juga bergerak sedikit lebih rendah, dengan indeks utama berada di jalur untuk mencatat penurunan mingguan.
Di pasar mata uang dan komoditas, perhatian investor tertuju pada berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat, sekaligus meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk yang mendorong harga minyak lebih tinggi.
Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan bahwa pergerakan market dapat dipengaruhi oleh dua faktor sekaligus: ekspektasi suku bunga dan risiko geopolitik.

AUD/USD
Dolar Australia berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.
Penguatan ini didukung oleh berkurangnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan segera menaikkan suku bunga. Namun, meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk masih menjadi risiko bagi sentimen investor.
Secara teknikal, AUD/USD berada dalam kondisi sideway. Artinya, harga masih bergerak dalam rentang tertentu dan belum menunjukkan arah tren yang kuat.
Area support terdekat berada di 0.6960, sementara resistance terdekat berada di 0.7020.
Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan menuju area resistance masih terbuka.
๐ Potential Buy: 0.6970
๐ฏ Potential TP: 0.7010
๐ Potential SL: 0.6940

GBP/USD
Poundsterling bergerak sedikit melemah, tetapi masih berada dekat level tertinggi terhadap dolar AS dalam lebih dari dua bulan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi koreksi jangka pendek, sentimen terhadap sterling masih relatif kuat.
Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam uptrend.
Area support terdekat berada di 1.3460, sedangkan resistance terdekat berada di 1.3580.
Selama harga mampu bertahan di atas support, peluang penguatan masih tetap terbuka.
๐ Potential Buy: 1.3470
๐ฏ Potential TP: 1.3525
๐ Potential SL: 1.3425

EUR/USD
Euro berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan setelah data inflasi Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan.
Data tersebut membuat pasar mengurangi ekspektasi bahwa Federal Reserve akan segera menaikkan suku bunga, sehingga memberikan tekanan terhadap dolar AS dan membantu menopang euro.
Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam kondisi sideway.
Area support terdekat berada di 1.1415, sementara resistance terdekat berada di 1.1475.
Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi kembali muncul.
๐ Potential Sell: 1.1460
๐ฏ Potential TP: 1.1425
๐ Potential SL: 1.1490

XAU/USD
Harga emas berada di jalur untuk mencatat penurunan mingguan terbesar dalam enam minggu.
Tekanan terhadap emas meningkat setelah eskalasi konflik AS-Iran mendorong harga minyak lebih tinggi. Kenaikan harga energi memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga dapat tetap berada di level tinggi lebih lama.
Bagi trader pemula, kondisi suku bunga tinggi cenderung menjadi tekanan bagi emas karena aset ini tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi atau deposito.
Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 3955.00, sementara resistance terdekat berada di 4050.00.
Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan bearish masih perlu diwaspadai.
๐ Potential Sell: 4025.00
๐ฏ Potential TP: 3970.00
๐ Potential SL: 4070.00
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Pergerakan market hari ini menunjukkan kondisi yang cukup beragam.
AUD/USD dan EUR/USD masih bergerak sideway, sehingga area support dan resistance menjadi level penting untuk diperhatikan.
GBP/USD masih berada dalam uptrend meskipun mengalami koreksi jangka pendek, sementara XAU/USD tetap berada dalam tekanan bearish.
Bagi trader pemula, penting untuk memahami bahwa pergerakan jangka pendek belum tentu langsung mengubah tren utama. Karena itu, jangan hanya melihat satu candle atau satu berita sebelum mengambil keputusan.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh pelemahan saham teknologi, perubahan ekspektasi suku bunga Federal Reserve, serta meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Teluk.
AUD/USD masih mendapat dukungan dari melemahnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS, sementara GBP/USD tetap mempertahankan kecenderungan uptrend.
EUR/USD bergerak sideway setelah data inflasi AS membantu menekan dolar. Di sisi lain, XAU/USD masih berada dalam downtrend karena kekhawatiran inflasi dan prospek suku bunga tinggi membebani harga emas.
Trader perlu tetap memperhatikan perkembangan geopolitik, data ekonomi Amerika Serikat, serta perubahan ekspektasi kebijakan bank sentral yang dapat meningkatkan volatilitas pasar.
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk kehilangan.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.
Market Update 16 Juli 2026: Saham Chip Asia Tertekan, Dolar AS Melemah
Saham-saham semikonduktor Asia bergerak turun pada perdagangan Kamis setelah aksi jual pada perusahaan pembuat chip di Amerika Serikat meluas ke kawasan Asia. SK Hynix juga masih mengalami volatilitas tinggi setelah pencatatan sahamnya di AS pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak relatif stabil setelah Wall Street menguat pada sesi sebelumnya. Sentimen pasar didukung oleh data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah, serta laporan pendapatan perusahaan yang positif.
Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan bahwa pelemahan dolar AS dapat memberikan dukungan pada beberapa mata uang utama, tetapi ketegangan geopolitik tetap dapat memengaruhi pergerakan emas dan sentimen pasar secara keseluruhan.

AUD/USD
Dolar Australia bergerak mendekati level tertinggi dalam satu bulan setelah data inflasi Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah cenderung memberikan tekanan terhadap dolar AS, sehingga membantu menopang pergerakan AUD/USD.
Secara teknikal, AUD/USD masih berada dalam kondisi sideway.
Area support terdekat berada di 0.6975, sementara resistance terdekat berada di 0.7040.
Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan menuju area resistance masih terbuka.
๐ Potential Buy: 0.6980
๐ฏ Potential TP: 0.7020
๐ Potential SL: 0.6950

GBP/USD
Poundsterling bertahan dekat level tertinggi dalam dua bulan terhadap dolar AS.
Pergerakan ini didukung oleh pelemahan dolar secara luas serta ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan fiskal Inggris ke depan.
Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam uptrend.
Area support terdekat berada di 1.3460, sedangkan resistance terdekat berada di 1.3580.
Selama harga mampu bertahan di atas support, peluang penguatan masih tetap terbuka.
๐ Potential Buy: 1.3490
๐ฏ Potential TP: 1.3560
๐ Potential SL: 1.3430

EUR/USD
Euro menguat hingga mencapai level tertinggi dalam satu bulan terhadap dolar AS setelah data inflasi Amerika Serikat tercatat lebih rendah dari perkiraan.
Data tersebut membuat pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve dan menekan dolar AS.
Secara teknikal, EUR/USD masih bergerak sideway.
Area support terdekat berada di 1.1410, sementara resistance terdekat berada di 1.1485.
Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi kembali muncul.
๐ Potential Sell: 1.1470
๐ฏ Potential TP: 1.1425
๐ Potential SL: 1.1510

XAU/USD
Harga emas bergerak relatif stabil karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah menahan optimisme yang muncul setelah data inflasi AS lebih rendah dari perkiraan.
Di satu sisi, melemahnya ekspektasi kenaikan suku bunga dapat mendukung emas. Namun, di sisi lain, perkembangan geopolitik dan pergerakan harga energi tetap dapat memengaruhi ekspektasi inflasi dan arah kebijakan suku bunga.
Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 3955.00, sementara resistance terdekat berada di 4080.00.
Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan bearish masih perlu diwaspadai.
๐ Potential Sell: 4065.00
๐ฏ Potential TP: 4020.00
๐ Potential SL: 4105.00
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Pergerakan market hari ini menunjukkan adanya perbedaan antara kondisi fundamental dan tren teknikal.
AUD/USD dan EUR/USD mendapat dukungan dari pelemahan dolar AS, tetapi keduanya masih berada dalam kondisi sideway secara teknikal.
GBP/USD masih menunjukkan kecenderungan uptrend, sementara XAU/USD tetap berada dalam tekanan bearish meskipun harga emas bergerak relatif stabil.
Bagi trader pemula, kondisi seperti ini menunjukkan pentingnya tidak hanya melihat satu faktor. Pergerakan harga dapat dipengaruhi oleh data ekonomi, arah suku bunga, sentimen geopolitik, dan level teknikal secara bersamaan.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh pelemahan sektor teknologi, data inflasi AS, penurunan imbal hasil obligasi, serta perkembangan geopolitik di Timur Tengah.
AUD/USD dan EUR/USD mendapat dukungan dari dolar AS yang lebih lemah, sementara GBP/USD masih mempertahankan kecenderungan uptrend.
Di sisi lain, XAU/USD masih berada dalam downtrend sehingga area resistance tetap menjadi level penting yang perlu diperhatikan.
Trader perlu terus memantau data ekonomi Amerika Serikat, ekspektasi kebijakan Federal Reserve, serta perkembangan geopolitik yang dapat meningkatkan volatilitas pasar.
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk kehilangan.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.
Rupiah Bangkit ke Rp18.070 per Dolar AS Pagi Ini
Nilai tukar rupiah dibuka di posisi Rp18.070 per dolar AS pada perdagangan Rabu (15/7) pagi usai menguat 21 poin atau 0,12 persen
Pasar Menanti Pidato Ketua The Fed, Begini Proyeksi Rupiah Rabu (15/7)
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Selasa (14/7/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,10% secara harian ke Rp 18.091 per dolar AS.
Jadwal Libur Trading 2026 yang Perlu Diketahui Trader
Jadwal libur trading dapat memengaruhi jam perdagangan, likuiditas, spread, dan pergerakan harga. Beberapa instrumen dapat tutup penuh, mengalami penutupan lebih awal, atau tetap diperdagangkan dengan jam yang lebih singkat.
Karena setiap instrumen memiliki jadwal berbeda, trader perlu memeriksa pengumuman resmi sebelum membuka atau mempertahankan posisi.
Mengapa Trader Perlu Mengetahui Jadwal Libur Trading?
Menghindari Market Tutup
Pada hari libur tertentu, bursa atau produk trading dapat ditutup penuh. Mengetahui jadwal tersebut membantu trader menghindari transaksi saat market tidak tersedia.
Mengantisipasi Likuiditas Rendah
Ketika bank dan pusat keuangan utama libur, jumlah pelaku pasar dapat berkurang. Kondisi ini dapat membuat volume transaksi menurun dan pergerakan harga berubah.
Mengelola Risiko saat Libur Market
Libur panjang dapat menyebabkan harga mengalami gap ketika market kembali dibuka. Trader perlu mempertimbangkan risiko tersebut sebelum membiarkan posisi tetap terbuka.
Jenis Libur yang Memengaruhi Trading
Libur Nasional
Hari libur nasional di negara besar seperti Amerika Serikat, Inggris, atau Jepang dapat memengaruhi aktivitas bank dan pelaku pasar.
Libur Bursa Global
Penutupan bursa utama dapat memengaruhi saham, indeks, komoditas, dan produk derivatif yang terkait dengan bursa tersebut.
Libur Bank di Negara Utama
Libur perbankan dapat mengurangi aktivitas transaksi, terutama pada pasangan mata uang yang berkaitan dengan negara tersebut.
Jadwal Libur Pasar Utama AS 2026
Berikut beberapa hari libur pasar Amerika Serikat yang perlu diperhatikan sepanjang 2026:

Selain penutupan penuh, beberapa produk juga dapat mengalami early close atau penutupan lebih awal. Jam perdagangan emas, minyak, forex, indeks, dan saham dapat berbeda meskipun berada pada tanggal libur yang sama.
Dampak Libur Trading terhadap Market
Perubahan Jam Trading
Beberapa instrumen dapat dibuka lebih lambat, ditutup lebih cepat, atau tidak diperdagangkan selama hari libur.
Spread Berpotensi Melebar
Likuiditas yang menurun dapat memperbesar selisih antara harga beli dan harga jual.
Volume Market Menurun
Berkurangnya aktivitas bank dan institusi dapat membuat pergerakan harga lebih lambat atau justru lebih tidak stabil.
Apakah Forex Sabtu dan Minggu Libur?
Secara umum, trading forex retail berhenti pada akhir pekan. Aktivitas normal biasanya dimulai pada pembukaan sesi Asia hari Senin dan berakhir setelah penutupan sesi New York pada hari Jumat.
Jam pembukaan dan penutupan tetap dapat berbeda berdasarkan instrumen, zona waktu, serta ketentuan platform trading.
Tips Trading Menjelang Libur Market
1. Cek Kalender dan Jam Perdagangan
Periksa pengumuman jadwal trading untuk mengetahui produk yang tutup, mengalami early close, atau memiliki perubahan jam transaksi.
2. Kurangi Risiko Posisi Terbuka
Pertimbangkan ukuran posisi dan kondisi market sebelum mempertahankan transaksi selama periode libur panjang.
3. Hindari Entry saat Likuiditas Rendah
Jangan memaksakan transaksi ketika spread melebar, volume rendah, atau pergerakan harga sulit dianalisis.
4. Waspadai Gap setelah Market Dibuka
Harga dapat dibuka pada level berbeda setelah akhir pekan atau libur panjang akibat perkembangan berita selama market tutup.
5. Sesuaikan Target Profit dan Stop Loss
Gunakan target dan batas risiko yang realistis sesuai tingkat volatilitas serta kondisi likuiditas market.
Cara Memantau Jadwal Libur Trading
Trader dapat mengecek jadwal melalui pengumuman pada aplikasi, website resmi, email, atau pemberitahuan dari perusahaan pialang. Pastikan untuk melihat informasi berdasarkan produk karena jam perdagangan setiap instrumen dapat berbeda.
Trading Lebih Mudah Langsung dari Aplikasi
Download aplikasi Doo Financial Futures untuk mengakses berbagai produk trading, memantau pergerakan harga secara real-time, serta memperoleh informasi terbaru mengenai perubahan jam perdagangan dengan lebih praktis.
Saham dan Rupiah Anjlok, Ketidakpastian Ekonomi Masih Jadi Faktor Utama
Ketidakpastian global yang berpengaruh pada kondisi ekonomi masih jadi penekan pasar keuangan dalam negeri.
Apa Itu Bullish dan Bearish dalam Trading?
Apa Itu Bullish dan Bearish dalam Trading?
Bullish dan bearish merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan arah pergerakan harga di market. Memahami kedua kondisi ini membantu trader membaca tren dan menyesuaikan keputusan trading.
Apa Itu Market Bullish?
Mengenal Kondisi Bullish
Bullish adalah kondisi ketika harga cenderung bergerak naik. Situasi ini biasanya menunjukkan bahwa minat beli lebih kuat dibandingkan tekanan jual.

Ciri-Ciri Market Bullish
Market bullish biasanya dapat dikenali melalui beberapa kondisi berikut:
Area resistance berhasil ditembus
Penembusan resistance dapat menjadi tanda bahwa momentum kenaikan masih berlanjut.
Harga membentuk level tertinggi yang lebih tinggi
Harga terus mencetak puncak baru dibandingkan pergerakan sebelumnya.
Harga membentuk level terendah yang lebih tinggi
Setiap koreksi berhenti pada level yang lebih tinggi, sehingga tren naik tetap terjaga.
Minat beli lebih kuat
Tekanan beli lebih besar dibandingkan tekanan jual dan mendorong harga bergerak naik.
Sentimen market cenderung positif
Pelaku pasar lebih optimistis terhadap kondisi ekonomi atau instrumen yang diperdagangkan.
Sentimen pada Market Bullish
Kondisi bullish sering mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap suatu instrumen. Sentimen positif dan meningkatnya minat beli dapat mendorong harga naik dalam periode tertentu.
Dampak Bullish terhadap Keputusan Trading
Trader dapat menggunakan kondisi bullish untuk mencari peluang mengikuti tren naik. Area support, resistance, target profit, dan stop loss tetap perlu ditentukan sebelum membuka posisi.
Apa Itu Market Bearish?
Mengenal Kondisi Bearish
Bearish adalah kondisi ketika harga cenderung bergerak turun. Situasi ini biasanya menunjukkan bahwa tekanan jual lebih kuat dibandingkan minat beli.

Ciri-Ciri Market Bearish
Market bearish biasanya dapat dikenali melalui beberapa kondisi berikut:
Area support berhasil ditembus
Penembusan support dapat menunjukkan bahwa tekanan jual masih berlanjut.
Harga membentuk level tertinggi yang lebih rendah
Setiap kenaikan gagal mencapai puncak sebelumnya dan menunjukkan melemahnya minat beli.
Harga membentuk level terendah yang lebih rendah
Harga terus mencetak titik terendah baru dan memperkuat arah tren turun.
Tekanan jual lebih kuat
Aktivitas penjualan lebih besar dibandingkan pembelian sehingga harga bergerak turun.
Sentimen market cenderung negatif
Ketidakpastian ekonomi, berita negatif, atau melemahnya permintaan dapat menekan harga.
Sentimen pada Market Bearish
Kondisi bearish dapat mencerminkan kekhawatiran atau pandangan negatif dari pelaku pasar. Berita negatif, ketidakpastian ekonomi, atau melemahnya permintaan dapat meningkatkan tekanan jual.
Dampak Bearish terhadap Keputusan Trading
Trader dapat menggunakan kondisi bearish untuk menyesuaikan strategi dengan tren turun. Namun, keputusan tetap perlu didukung oleh analisis dan manajemen risiko.
Perbedaan Bullish dan Bearish
Perbedaan utama bullish dan bearish terletak pada arah harga serta sentimen pasar. Bullish menunjukkan kecenderungan harga naik dan optimisme pasar, sedangkan bearish menunjukkan kecenderungan harga turun dan tekanan jual yang lebih kuat.
Cara Menghadapi Market Bullish dan Bearish
- Identifikasi arah tren sebelum membuka posisi.
- Gunakan support dan resistance sebagai referensi.
- Perhatikan berita serta sentimen market.
- Tentukan target profit dan stop loss.
- Sesuaikan ukuran posisi dengan tingkat volatilitas.
Trading Lebih Mudah Langsung dari Aplikasi
Download aplikasi Doo Financial Futures untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja dengan lebih praktis.
Rupiah Dibuka Melemah, Tembus Rp18.091 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini Senin (13/7/2026). Rupiah dibuka pada level Rp18.091 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,14 persen dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp18.065 per dolar AS.
Apa Itu Suku Bunga dan Dampaknya pada Market dan Trading
Suku bunga merupakan salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi dan pergerakan market. Perubahan suku bunga sering diperhatikan trader karena dapat berdampak pada nilai mata uang, emas, dan saham.
Apa Itu Suku Bunga?
Pengertian Suku Bunga
Suku bunga adalah persentase biaya yang dikenakan atas pinjaman atau imbal hasil yang diperoleh dari simpanan dalam periode tertentu.
Fungsi Suku Bunga dalam Ekonomi
Suku bunga digunakan untuk membantu mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas ekonomi, serta mengatur aktivitas pinjaman dan konsumsi masyarakat.
Jenis-Jenis Suku Bunga
Suku Bunga Acuan
Suku bunga acuan ditetapkan oleh bank sentral sebagai dasar kebijakan moneter dan dapat memengaruhi tingkat bunga di sektor keuangan.
Suku Bunga Kredit
Suku bunga kredit adalah biaya yang perlu dibayarkan oleh peminjam kepada bank atau lembaga keuangan.
Suku Bunga Simpanan
Suku bunga simpanan merupakan imbal hasil yang diberikan kepada nasabah atas dana yang disimpan dalam bentuk tabungan atau deposito.
Mengapa Suku Bunga Bisa Berubah?
Inflasi
Bank sentral dapat menaikkan suku bunga ketika inflasi terlalu tinggi. Sebaliknya, suku bunga dapat diturunkan ketika inflasi rendah dan ekonomi membutuhkan dorongan.
Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi yang terlalu cepat dapat meningkatkan tekanan inflasi. Sementara itu, perlambatan ekonomi dapat mendorong kebijakan suku bunga yang lebih rendah.
Kebijakan Bank Sentral
Bank sentral menentukan kebijakan suku bunga berdasarkan kondisi inflasi, tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas keuangan.
Dampak Suku Bunga terhadap Market
Pengaruh terhadap Nilai Mata Uang
Kenaikan suku bunga dapat meningkatkan daya tarik suatu mata uang karena menawarkan potensi imbal hasil yang lebih tinggi. Namun, pergerakannya tetap dipengaruhi oleh ekspektasi market.
Pengaruh terhadap Emas
Suku bunga yang lebih tinggi dapat menekan harga emas karena emas tidak memberikan bunga. Sebaliknya, ekspektasi penurunan suku bunga dapat mendukung minat terhadap emas.
Pengaruh terhadap Saham
Kenaikan suku bunga dapat meningkatkan biaya pinjaman perusahaan dan memengaruhi keuntungan. Dampaknya dapat berbeda pada setiap sektor saham.
Cara Trader Membaca Perubahan Suku Bunga
- Pantau jadwal pertemuan bank sentral.
- Perhatikan keputusan suku bunga terbaru.
- Bandingkan hasil keputusan dengan perkiraan market.
- Simak pernyataan bank sentral mengenai kebijakan berikutnya.
- Gunakan manajemen risiko saat volatilitas meningkat.
Trading Lebih Mudah Langsung dari Aplikasi
Download aplikasi Doo Financial Futures untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja dengan lebih praktis.