Mengenal Pasar Forex untuk Trader Pemula secara Lebih Mudah

Pasar forex merupakan market global tempat mata uang dari berbagai negara diperdagangkan. Dalam trading forex, trader mencoba memperoleh peluang dari perubahan nilai tukar antara satu mata uang dengan mata uang lainnya.

Bagi trader pemula, memahami pasar forex penting sebelum mulai melakukan transaksi. Trader perlu mengetahui cara kerja pasangan mata uang, faktor yang memengaruhi harga, serta risiko yang dapat muncul ketika market bergerak tidak sesuai perkiraan.

Baca Juga: Apa Itu Forex dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Apa Itu Pasar Forex?

Pengertian Pasar Forex

Pasar forex atau foreign exchange market adalah pasar tempat berbagai mata uang diperdagangkan secara berpasangan. Transaksi dilakukan berdasarkan perubahan nilai tukar antara dua mata uang.

Sebagai contoh, pada pasangan EUR/USD, trader memperhatikan hubungan nilai euro terhadap dolar AS. Perubahan harga menunjukkan apakah euro sedang menguat atau melemah dibandingkan dolar.

Forex sebagai Pasar Mata Uang Global

Pasar forex melibatkan bank, perusahaan, lembaga keuangan, pemerintah, investor, dan trader dari berbagai negara. Aktivitasnya berlangsung melalui jaringan elektronik dan mengikuti sesi perdagangan utama dunia.

Karena mencakup banyak pusat keuangan, market forex dapat aktif hampir 24 jam selama hari kerja. Namun, tingkat likuiditas dan volatilitas dapat berbeda pada setiap sesi.

Bagaimana Cara Kerja Pasar Forex?

Perdagangan Menggunakan Pasangan Mata Uang

Dalam forex, mata uang selalu diperdagangkan secara berpasangan atau disebut currency pair. Mata uang pertama disebut base currency, sedangkan mata uang kedua disebut quote currency.

Jika trader membuka posisi buy pada EUR/USD, artinya trader memperkirakan euro akan menguat terhadap dolar AS. Sebaliknya, posisi sell berarti trader memperkirakan euro akan melemah terhadap dolar.

Cara Membaca Nilai Tukar

Nilai tukar menunjukkan berapa banyak quote currency yang dibutuhkan untuk memperoleh satu unit base currency.

Jika EUR/USD berada pada level 1,1000, artinya satu euro bernilai sekitar 1,10 dolar AS. Perubahan angka tersebut menunjukkan perubahan kekuatan relatif antara kedua mata uang.

Contoh Pergerakan Harga Forex

Jika EUR/USD bergerak dari 1,1000 menjadi 1,1050, euro berarti menguat terhadap dolar AS. Sebaliknya, jika turun ke 1,0950, euro berarti melemah terhadap dolar.

Trader menggunakan pergerakan tersebut untuk menentukan peluang buy atau sell berdasarkan analisis teknikal, fundamental, maupun kombinasi keduanya.

Jenis Pasangan Mata Uang di Pasar Forex

Major Pairs

Major pairs adalah pasangan mata uang utama yang melibatkan dolar AS. Contohnya EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, dan AUD/USD.

Pasangan ini umumnya memiliki likuiditas tinggi dan spread yang relatif kompetitif dalam kondisi market normal. Karena informasinya juga mudah ditemukan, major pairs sering dipelajari oleh trader pemula.

Minor Pairs

Minor pairs adalah pasangan mata uang utama yang tidak melibatkan dolar AS. Contohnya EUR/GBP, EUR/JPY, dan GBP/JPY.

Likuiditas minor pairs biasanya lebih rendah dibandingkan major pairs. Namun, beberapa pasangan tetap memiliki pergerakan yang cukup aktif dan volatil.

Exotic Pairs

Exotic pairs menggabungkan mata uang utama dengan mata uang dari negara berkembang. Pair ini biasanya memiliki spread lebih lebar dan likuiditas lebih rendah.

Pergerakannya dapat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, kebijakan pemerintah, dan risiko politik negara terkait sehingga membutuhkan pengelolaan risiko yang lebih hati-hati.

Faktor yang Mempengaruhi Pasar Forex

Suku Bunga

Kebijakan suku bunga dapat memengaruhi daya tarik suatu mata uang. Ekspektasi kenaikan suku bunga dapat mendukung mata uang, sedangkan ekspektasi penurunan dapat memberikan tekanan.

Namun, trader juga perlu memperhatikan apakah keputusan tersebut sudah diperkirakan oleh market sebelumnya.

Data Ekonomi

Data seperti inflasi, pertumbuhan ekonomi, tenaga kerja, dan aktivitas bisnis dapat memengaruhi nilai mata uang.

Jika hasil data berbeda jauh dari ekspektasi pasar, volatilitas dapat meningkat dalam waktu singkat.

Sentimen Pasar

Sentimen pasar menggambarkan tingkat optimisme atau kekhawatiran pelaku market. Perubahan sentimen dapat mendorong aliran dana ke mata uang tertentu.

Dalam kondisi ketidakpastian, beberapa mata uang dapat lebih diperhatikan karena dianggap relatif defensif.

Kondisi Geopolitik

Konflik, sanksi, perubahan kebijakan internasional, atau ketegangan politik dapat memengaruhi pasar forex.

Perkembangan geopolitik sering muncul tanpa jadwal dan dapat memicu perubahan harga secara cepat.

Risiko yang Perlu Dipahami Trader Forex

Volatilitas Harga

Harga forex dapat bergerak cepat saat data ekonomi atau keputusan bank sentral dirilis.

Volatilitas dapat memberikan peluang, tetapi juga meningkatkan potensi kerugian jika posisi tidak dikelola dengan baik.

Risiko Leverage

Leverage memungkinkan trader membuka posisi dengan nilai lebih besar dibandingkan margin yang digunakan.

Namun, leverage juga dapat memperbesar kerugian. Karena itu, penggunaannya perlu disesuaikan dengan modal, ukuran posisi, dan batas risiko.

Risiko Trading tanpa Rencana

Trading tanpa entry, stop loss, dan target profit yang jelas dapat membuat keputusan lebih mudah dipengaruhi emosi.

Trading plan membantu trader mengetahui kapan harus masuk, keluar, atau tidak mengambil posisi sama sekali.

Tips Memahami Pasar Forex untuk Pemula

1. Mulai dari Pair yang Likuid

Trader pemula dapat mulai dari major pairs karena likuiditasnya relatif tinggi dan informasi marketnya lebih mudah ditemukan.

Pelajari satu atau dua pasangan terlebih dahulu sebelum menambah instrumen lain.

2. Gunakan Kalender Ekonomi

Kalender ekonomi membantu trader mengetahui jadwal rilis data penting dan keputusan bank sentral.

Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengantisipasi potensi peningkatan volatilitas.

3. Terapkan Manajemen Risiko

Tentukan ukuran posisi, stop loss, target profit, dan batas risiko sebelum membuka transaksi.

Manajemen risiko membantu menjaga kerugian tetap terkendali jika harga bergerak berlawanan dengan analisis.

Manchester Trip Doo Financial Futures

Trading di Doo Financial Futures dan Mulai Trading Sekarang

Dengan akses market, termasuk trading forex, harga real-time, chart, dan fitur pengelolaan akun dalam satu platform, trader dapat memantau aktivitas trading dengan lebih praktis.

Download aplikasi Doo Financial Futures melalui Google Play Store atau Apple App Store untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja.

Jenis-Jenis Komoditas yang Diperdagangkan di Market

Komoditas merupakan salah satu instrumen yang banyak diperdagangkan di market global. Produk ini mencakup berbagai sumber daya seperti minyak mentah, gas alam, emas, perak, hingga hasil pertanian.

Bagi trader pemula, memahami jenis komoditas penting karena setiap produk memiliki karakter pergerakan dan faktor penggerak harga yang berbeda. Kondisi supply dan demand, cuaca, nilai dolar AS, serta perkembangan geopolitik dapat memberikan pengaruh besar terhadap harga komoditas.

Baca Juga: Trading Komoditas Energi: Minyak, Gas Alam, dan Batu Bara

Apa Itu Komoditas dalam Trading?

Pengertian Komoditas

Komoditas adalah produk atau bahan dasar yang diperdagangkan dan memiliki standar tertentu sehingga dapat diperjualbelikan di market.

Dalam trading, komoditas dapat mencakup energi, logam, hasil pertanian, hingga produk peternakan. Harga setiap komoditas bergerak mengikuti kondisi pasar dan perubahan permintaan serta penawaran.

Mengapa Komoditas Diperdagangkan

Komoditas memiliki peran penting dalam aktivitas ekonomi karena digunakan sebagai bahan baku untuk kebutuhan industri, energi, konsumsi, dan produksi.

Selain digunakan secara fisik, komoditas juga diperdagangkan sebagai instrumen keuangan. Trader dapat memanfaatkan perubahan harga untuk mencari peluang sekaligus mengelola risiko dengan strategi tertentu.

Jenis-Jenis Komoditas yang Diperdagangkan

Komoditas Energi

Komoditas energi mencakup produk yang digunakan untuk kebutuhan transportasi, industri, dan pembangkit listrik. Contohnya antara lain minyak mentah dan gas alam.

Harga komoditas energi sangat sensitif terhadap produksi, persediaan, permintaan global, cuaca, dan kebijakan negara produsen.

Komoditas Logam

Komoditas logam dapat dibagi menjadi logam mulia dan logam industri. Emas dan perak termasuk logam mulia, sedangkan tembaga lebih banyak digunakan untuk kebutuhan industri.

Harga logam dapat dipengaruhi oleh nilai dolar AS, suku bunga, inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta permintaan dari sektor industri.

Komoditas Pertanian

Komoditas pertanian mencakup produk seperti kopi, gandum, jagung, kedelai, gula, dan berbagai hasil perkebunan lainnya.

Harganya sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca, musim panen, kualitas hasil produksi, serta perubahan permintaan global.

Komoditas Peternakan

Komoditas peternakan mencakup produk yang berkaitan dengan hewan ternak dan hasilnya. Contohnya antara lain sapi dan produk peternakan lainnya.

Harga komoditas ini dapat dipengaruhi oleh biaya pakan, kondisi produksi, permintaan konsumen, serta perubahan kebijakan perdagangan.

Welcome Bonus Doo Financial Futures

Contoh Komoditas yang Banyak Dipantau Trader

Minyak Mentah

Minyak mentah merupakan salah satu komoditas energi yang paling aktif dipantau. WTI dan Brent menjadi dua acuan harga minyak utama di market global.

Pergerakan harga minyak dapat dipengaruhi oleh keputusan produksi, data persediaan, permintaan energi, dan kondisi geopolitik.

Gas Alam

Gas alam digunakan untuk pembangkit listrik, kebutuhan industri, dan pemanas. Harga gas dapat berubah cukup cepat karena permintaan sangat dipengaruhi oleh cuaca dan musim.

Selain itu, perubahan persediaan dan kapasitas produksi juga dapat memberikan dampak besar terhadap harga.

Emas dan Perak

Emas dan perak termasuk logam mulia yang banyak diperdagangkan. Emas sering diperhatikan sebagai aset safe-haven, sedangkan perak juga memiliki fungsi penting dalam sektor industri.

Harga keduanya dipengaruhi oleh dolar AS, suku bunga, inflasi, sentimen risiko, serta kondisi ekonomi global.

Kopi, Gandum, dan Jagung

Kopi, gandum, dan jagung merupakan contoh komoditas pertanian yang banyak diperdagangkan secara global.

Harga produk tersebut dapat berubah akibat kondisi cuaca, gagal panen, perubahan produksi, permintaan ekspor, serta gangguan distribusi.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Komoditas

Supply dan Demand Global

Permintaan dan penawaran menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi harga komoditas.

Ketika permintaan meningkat sementara pasokan terbatas, harga dapat naik. Sebaliknya, kelebihan pasokan dapat memberikan tekanan terhadap harga.

Cuaca dan Musim

Cuaca memiliki pengaruh besar terhadap komoditas pertanian dan energi. Kekeringan, banjir, atau musim ekstrem dapat mengganggu produksi serta distribusi.

Pada gas alam, perubahan suhu juga dapat memengaruhi kebutuhan energi untuk pemanas maupun pendingin.

Nilai Dolar AS

Banyak komoditas global diperdagangkan menggunakan dolar AS. Perubahan nilai dolar dapat memengaruhi harga bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Meski demikian, hubungan dolar dan komoditas tidak selalu sama karena faktor supply dan demand dapat menjadi penggerak yang lebih dominan.

Kondisi Geopolitik

Konflik, sanksi, kebijakan ekspor, atau gangguan jalur perdagangan dapat memengaruhi pasokan komoditas.

Komoditas energi biasanya cukup sensitif terhadap perkembangan geopolitik karena produksi dan distribusinya terkonsentrasi di wilayah tertentu.

Risiko Trading Komoditas

Volatilitas Harga yang Tinggi

Harga komoditas dapat berubah dengan cepat dalam waktu singkat, terutama saat terjadi gangguan pasokan atau perubahan sentimen global.

Volatilitas tinggi dapat memberikan peluang, tetapi juga meningkatkan potensi kerugian apabila posisi tidak dikelola dengan baik.

Risiko Berita dan Data Ekonomi

Berita mengenai persediaan, produksi, cuaca, hingga kebijakan pemerintah dapat memicu perubahan harga secara tiba-tiba.

Trader perlu memperhatikan jadwal data penting dan menghindari mengambil posisi terlalu besar ketika volatilitas diperkirakan meningkat.

Risiko Leverage

Leverage memungkinkan trader membuka posisi dengan nilai lebih besar dibandingkan margin yang digunakan.

Namun, leverage juga dapat memperbesar kerugian. Karena itu, penggunaannya perlu disesuaikan dengan modal, ukuran posisi, dan batas risiko.

Tips Trading Komoditas untuk Pemula

1. Pahami Karakteristik Produk

Pelajari terlebih dahulu faktor utama yang menggerakkan harga komoditas yang ingin diperdagangkan.

Trader tidak perlu langsung memantau banyak produk sekaligus. Mulailah dari satu atau dua instrumen yang paling mudah dipahami.

2. Pantau Kalender Ekonomi

Gunakan kalender ekonomi untuk mengetahui jadwal rilis data penting, seperti persediaan energi, data ekonomi, atau pengumuman kebijakan.

Berita dan data tersebut dapat meningkatkan volatilitas sehingga perlu diperhitungkan dalam rencana trading.

3. Gunakan Manajemen Risiko

Tentukan ukuran posisi, stop loss, dan target profit sebelum membuka transaksi.

Manajemen risiko membantu trader menjaga kerugian tetap terkendali apabila harga bergerak berlawanan dengan analisis.

Manchester Trip Doo Financial Futures

Trading di Doo Financial Futures dan Mulai Trading Sekarang

Dengan akses market, termasuk trading komoditas, harga real-time, chart, dan fitur pengelolaan akun dalam satu platform, trader dapat memantau aktivitas trading dengan lebih praktis.

Download aplikasi Doo Financial Futures melalui Google Play Store atau Apple App Store untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja.

Apa Itu Lot dalam Trading dan Cara Menghitungnya?

Lot dalam trading adalah satuan yang digunakan untuk menentukan besar kecilnya volume transaksi. Semakin besar ukuran lot yang digunakan, semakin besar pula nilai transaksi dan potensi perubahan nilai posisi ketika harga bergerak.

Bagi trader pemula, memahami apa itu lot penting karena ukuran lot berkaitan langsung dengan manajemen risiko. Menentukan lot tanpa perhitungan dapat membuat risiko transaksi menjadi terlalu besar dibandingkan modal yang tersedia.

Baca Juga: Apa Itu Buy dan Sell dalam Trading untuk Pemula?

Apa Itu Lot dalam Trading?

Pengertian Lot

Lot adalah satuan standar yang digunakan untuk mengukur volume transaksi dalam trading. Dalam forex, ukuran lot biasanya menunjukkan jumlah unit mata uang yang diperdagangkan dalam satu posisi.

Sebagai contoh, 1 standard lot pada forex umumnya setara dengan 100.000 unit mata uang dasar. Namun, ukuran kontrak dapat berbeda tergantung instrumen dan ketentuan broker.

Fungsi Lot dalam Transaksi Trading

Lot membantu trader menentukan seberapa besar posisi yang ingin dibuka. Ukuran ini berpengaruh terhadap nilai pergerakan harga, kebutuhan margin, serta potensi keuntungan dan kerugian.

Karena itu, lot tidak sebaiknya dipilih hanya berdasarkan jumlah modal. Trader juga perlu mempertimbangkan jarak stop loss, volatilitas market, dan batas risiko per transaksi.

Hubungan Lot dengan Volume Trading

Volume trading menunjukkan besar kecilnya transaksi yang dibuka. Dalam platform trading, volume biasanya dinyatakan dalam satuan lot.

Semakin besar volume atau lot yang digunakan, semakin besar dampak setiap perubahan harga terhadap nilai posisi. Sebaliknya, ukuran lot yang lebih kecil membuat perubahan nilai posisi menjadi lebih terbatas.

infografis Doo Financial Futures - Apa Itu Lot dalam Trading dan Cara Menghitungnya

Jenis-Jenis Lot dalam Trading

Standard Lot

Standard lot merupakan ukuran lot yang paling besar di antara jenis lot umum pada forex. Satu standard lot biasanya setara dengan 100.000 unit mata uang dasar.

Ukuran ini dapat menghasilkan perubahan nilai posisi yang lebih besar sehingga biasanya membutuhkan margin dan pengelolaan risiko yang lebih ketat.

Mini Lot

Mini lot umumnya setara dengan 10.000 unit mata uang dasar atau sekitar 0,1 standard lot.

Ukuran ini lebih kecil dibandingkan standard lot sehingga dapat digunakan untuk mengatur volume transaksi dengan lebih fleksibel.

Micro Lot

Micro lot biasanya setara dengan 1.000 unit mata uang dasar atau sekitar 0,01 standard lot.

Ukuran ini sering digunakan oleh trader yang ingin membuka posisi dengan volume lebih kecil dan mengendalikan risiko secara lebih terukur.

Nano Lot

Nano lot umumnya mengacu pada ukuran yang lebih kecil dari micro lot, misalnya sekitar 100 unit mata uang dasar.

Namun, tidak semua broker atau platform menyediakan ukuran nano lot. Trader perlu memeriksa spesifikasi produk dan minimum volume transaksi yang tersedia.

Mengapa Ukuran Lot Penting untuk Trader?

Mempengaruhi Nilai Transaksi

Ukuran lot menentukan seberapa besar nilai transaksi yang dikendalikan trader. Semakin besar lot, semakin besar pula eksposur terhadap pergerakan market.

Hal ini membuat pemilihan lot perlu disesuaikan dengan ukuran akun dan strategi yang digunakan.

Mempengaruhi Potensi Profit dan Risiko

Lot yang lebih besar dapat memperbesar potensi keuntungan ketika harga bergerak sesuai perkiraan. Namun, kerugian juga dapat meningkat dengan kecepatan yang sama ketika market bergerak berlawanan.

Karena itu, ukuran lot sebaiknya ditentukan berdasarkan risiko yang siap ditanggung, bukan hanya berdasarkan potensi profit.

Berkaitan dengan Manajemen Modal

Manajemen modal membantu trader menjaga agar satu transaksi tidak memberikan dampak terlalu besar terhadap keseluruhan akun.

Dengan menentukan lot secara tepat, trader dapat membatasi risiko setiap posisi dan menghindari penggunaan margin yang berlebihan.

Cara Menghitung Lot dalam Trading

Tentukan Modal dan Risiko

Langkah pertama adalah menentukan berapa besar modal yang digunakan serta batas risiko maksimal untuk satu transaksi.

Sebagai contoh, trader dapat menetapkan batas risiko tertentu dari total saldo akun. Nilai tersebut kemudian menjadi dasar untuk menghitung ukuran posisi.

Hitung Jarak Stop Loss

Setelah menentukan batas risiko, hitung jarak antara harga entry dan stop loss.

Semakin jauh jarak stop loss, semakin kecil ukuran lot yang mungkin diperlukan agar jumlah kerugian maksimal tetap berada dalam batas yang sudah ditentukan.

Sesuaikan Lot dengan Risk Management

Secara umum, ukuran lot dapat ditentukan dengan membandingkan jumlah risiko yang siap ditanggung dengan jarak stop loss dan nilai per pip atau per poin dari instrumen tersebut.

Perhitungan dapat berbeda untuk setiap instrumen karena nilai kontrak dan pergerakan harga tidak selalu sama. Karena itu, trader perlu memeriksa spesifikasi produk sebelum menentukan lot.

Kesalahan Umum saat Menentukan Lot

Menggunakan Lot Terlalu Besar

Lot terlalu besar dapat membuat perubahan harga kecil menghasilkan keuntungan atau kerugian yang signifikan.

Kondisi ini juga dapat meningkatkan tekanan emosional karena nilai posisi berubah terlalu cepat dibandingkan kemampuan trader menerima risiko.

Tidak Menghitung Risiko per Transaksi

Membuka posisi hanya berdasarkan margin yang tersedia dapat membuat risiko tidak terkendali.

Sebelum entry, trader sebaiknya mengetahui berapa jumlah maksimal yang dapat hilang jika stop loss tersentuh.

Mengabaikan Volatilitas Market

Instrumen dengan volatilitas tinggi dapat bergerak lebih jauh dalam waktu singkat. Menggunakan ukuran lot yang sama pada semua kondisi market dapat meningkatkan risiko.

Trader dapat menyesuaikan ukuran posisi ketika volatilitas meningkat agar eksposur tetap berada dalam batas yang direncanakan.

Tips Menentukan Lot untuk Trader Pemula

1. Mulai dari Ukuran Lot Kecil

Menggunakan lot kecil membantu trader mempelajari pergerakan harga dan mekanisme transaksi dengan risiko yang lebih terbatas.

Ukuran dapat disesuaikan secara bertahap setelah trader memahami strategi dan manajemen risiko dengan lebih baik.

2. Gunakan Stop Loss

Stop loss membantu menentukan batas kerugian dan menjadi salah satu komponen penting dalam perhitungan lot.

Tanpa stop loss, trader akan lebih sulit menentukan risiko maksimal dari suatu posisi, selain itu perlu menghitung juga profit dan loss saat trading.

3. Sesuaikan Lot dengan Trading Plan

Ukuran lot sebaiknya mengikuti trading plan, bukan ditentukan berdasarkan emosi atau keinginan mengejar keuntungan.

Pastikan entry, stop loss, target profit, serta nilai risiko sudah dihitung sebelum membuka posisi.

Manchester Trip Doo Financial Futures

Trading di Doo Financial Futures dan Mulai Trading Sekarang

Dengan akses market, termasuk trading komoditas, harga real-time, chart, dan fitur pengelolaan akun dalam satu platform, trader dapat memantau aktivitas trading dengan lebih praktis.

Download aplikasi Doo Financial Futures melalui Google Play Store atau Apple App Store untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja.

Market Update 20 Agustus 2026: Treasury Turun, Asia Naik

Pasar Asia sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, sementara kontrak futures saham Amerika Serikat cenderung tidak banyak berubah.

Sentimen pasar membaik setelah imbal hasil obligasi Treasury AS tenor panjang turun dari level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan tersebut terjadi setelah pemerintah AS mengumumkan rencana meningkatkan pembelian kembali obligasi untuk membantu mendukung likuiditas pasar.

Di pasar mata uang, pelemahan dolar AS memberikan dukungan terhadap GBP/USD dan EUR/USD. Sementara itu, AUD/USD sempat tertekan oleh data ketenagakerjaan Australia yang mengecewakan. Harga emas juga mengalami koreksi setelah risalah rapat The Fed menunjukkan sikap kebijakan yang cenderung hawkish.

Baca Juga: Market Update 19 Agustus: Imbal Hasil Tekan Sentimen Pasar

Market Update Doo Financial Futures - 20 agustus 2026 AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia melemah pada awal perdagangan setelah data ketenagakerjaan domestik menunjukkan hasil yang kurang menggembirakan.

Data pada Market Brief menunjukkan tingkat pengangguran Australia berada di 4,5%, lebih tinggi dari perkiraan 4,4%. Namun, pelemahan dolar AS secara luas membantu membatasi tekanan terhadap AUD/USD.

Secara teknikal, AUD/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 0.7075, sementara resistance terdekat berada di 0.7130.

Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 0.7085
๐ŸŽฏ Potential TP: 0.7120
๐Ÿ›‘ Potential SL: 0.7055

Market Update Doo Financial Futures - 20 agustus 2026 GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling menguat terhadap dolar AS setelah keputusan Departemen Keuangan AS untuk meningkatkan pembelian kembali obligasi tenor panjang memberikan tekanan terhadap dolar.

Sterling juga mendapat dukungan dari kenaikan inflasi Inggris pada bulan Juli, yang dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan Bank of England.

Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 1.3560, sedangkan resistance terdekat berada di 1.3630.

Selama harga mampu bertahan di atas support, peluang penguatan menuju resistance masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 1.3570
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.3615
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.3530

Market Update Doo Financial Futures - 20 agustus 2026 EURUSD

EUR/USD

Euro bergerak menguat seiring dolar AS melemah hingga mendekati level terendah dalam tiga bulan.

Tekanan terhadap dolar muncul setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan langkah untuk membantu meredakan tekanan pada pasar obligasi, setelah imbal hasil jangka panjang sebelumnya melonjak ke level tertinggi sejak 2007.

Secara teknikal, EUR/USD masih menunjukkan uptrend.

Area support terdekat berada di 1.1615, sementara resistance terdekat berada di 1.1700.

Jika harga tetap mampu bertahan di atas support, peluang penguatan lanjutan masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 1.1630
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.1680
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.1590

Market Update Doo Financial Futures - 20 agustus 2026 XAUUSD

XAU/USD

Harga emas bergerak turun pada awal perdagangan setelah sebelumnya mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua bulan.

Tekanan terhadap emas datang dari nada hawkish dalam risalah rapat The Fed bulan Juli. Risalah tersebut menunjukkan adanya dukungan yang luas terhadap kenaikan suku bunga, sehingga membatasi reli emas sebelumnya.

Bagi trader pemula, kebijakan suku bunga yang lebih tinggi dapat menjadi tekanan bagi emas karena aset berimbal hasil seperti obligasi menjadi relatif lebih menarik.

Meski mengalami koreksi, secara teknikal XAU/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 4450.00, sementara resistance terdekat berada di 4560.00.

Jika harga mampu mempertahankan area support, peluang penguatan kembali masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 4465.00
๐ŸŽฏ Potential TP: 4515.00
๐Ÿ›‘ Potential SL: 4420.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Keempat instrumen dalam Market Update hari ini masih menunjukkan uptrend, tetapi faktor fundamental memberikan pengaruh yang berbeda pada masing-masing aset.

AUD/USD menghadapi tekanan dari data ketenagakerjaan Australia yang lemah, sementara GBP/USD dan EUR/USD mendapat dukungan dari pelemahan dolar AS.

XAU/USD mengalami koreksi setelah risalah The Fed menunjukkan sikap yang lebih hawkish terhadap suku bunga.

Bagi trader pemula, kondisi ini kembali menunjukkan bahwa pergerakan jangka pendek dapat berbeda dengan tren teknikal utama. Karena itu, support dan resistance tetap penting untuk melihat apakah momentum tren masih bertahan.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, penurunan imbal hasil Treasury membantu memperbaiki sentimen pasar dan mendukung sebagian besar saham Asia.

Pelemahan dolar AS memberikan dukungan terhadap GBP/USD dan EUR/USD, sementara AUD/USD masih menghadapi tekanan dari data tenaga kerja Australia yang mengecewakan.

Di pasar komoditas, harga emas terkoreksi setelah risalah The Fed menunjukkan dukungan terhadap kebijakan suku bunga yang lebih ketat.

Meski demikian, AUD/USD, GBP/USD, EUR/USD, dan XAU/USD masih berada dalam kecenderungan uptrend secara teknikal.

Trader perlu terus memperhatikan pergerakan imbal hasil Treasury, data ekonomi AS, serta perubahan ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve yang dapat meningkatkan volatilitas pasar.

Research Team โ€“ Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

Market Update 19 Agustus: Imbal Hasil Tekan Sentimen Pasar

Pasar Asia sebagian besar bergerak melemah, sementara kontrak futures saham Amerika Serikat cenderung stagnan setelah Wall Street mencatatkan penurunan selama tiga sesi berturut-turut.

Tekanan pasar datang dari kenaikan imbal hasil obligasi serta harga minyak yang masih tinggi. Kedua faktor tersebut kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko.

Di pasar mata uang dan komoditas, perhatian investor juga tertuju pada data inflasi Inggris serta risalah rapat Federal Reserve yang dapat memberikan petunjuk mengenai prospek suku bunga AS.

Baca Juga: Market Update 18 Agustus 2026: Tensinya AS-Iran Tekan Pasar

Market Update Doo Financial Futures - 19 agustus 2026 AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia bergerak melemah setelah harapan terhadap tercapainya kesepakatan damai di Timur Tengah mulai memudar.

Kondisi tersebut memicu sentimen risk off, yaitu ketika investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset yang dinilai lebih berisiko. Dolar Australia termasuk mata uang yang cukup sensitif terhadap perubahan sentimen global.

Meski melemah dalam jangka pendek, secara teknikal AUD/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 0.7070, sementara resistance terdekat berada di 0.7130.

Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang pemulihan masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 0.7075
๐ŸŽฏ Potential TP: 0.7110
๐Ÿ›‘ Potential SL: 0.7050

Market Update Doo Financial Futures - 19 agustus 2026 GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling masih bergerak dekat level tertinggi dalam tiga bulan.

Investor menantikan data inflasi Inggris untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai prospek kebijakan Bank of England. Tekanan harga yang tetap tinggi dapat membuat BoE lebih berhati-hati dalam menentukan arah kebijakan berikutnya.

Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 1.3505, sedangkan resistance terdekat berada di 1.3580.

Selama harga mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan menuju resistance masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 1.3525
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.3565
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.3490

Market Update Doo Financial Futures - 19 agustus 2026 EURUSD

EUR/USD

Euro masih bertahan dekat level tertinggi dalam dua bulan terhadap dolar AS.

Pelaku pasar kini menantikan risalah rapat Federal Reserve untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah suku bunga Amerika Serikat.

Bagi trader pemula, risalah FOMC dapat membantu memberikan gambaran mengenai pandangan pejabat The Fed terhadap inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kebijakan suku bunga berikutnya.

Secara teknikal, EUR/USD masih menunjukkan uptrend.

Area support terdekat berada di 1.1555, sementara resistance terdekat berada di 1.1625.

Jika harga tetap bertahan di atas support, peluang penguatan masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 1.1570
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.1610
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.1535

Market Update Doo Financial Futures - 19 agustus 2026 XAUUSD

XAU/USD

Harga emas mengalami tekanan akibat tingginya imbal hasil obligasi global.

Kenaikan imbal hasil dipengaruhi oleh meningkatnya kekhawatiran fiskal dan tekanan inflasi yang masih bertahan. Kondisi tersebut dapat mengurangi daya tarik emas karena aset berimbal hasil menjadi relatif lebih menarik.

Meski harga mengalami tekanan, secara teknikal XAU/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 4310.00, sementara resistance terdekat berada di 4365.00.

Jika harga mampu bertahan di sekitar support, peluang rebound masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 4325.00
๐ŸŽฏ Potential TP: 4355.00
๐Ÿ›‘ Potential SL: 4295.00

Infografis Market Update Doo Financial Futures - 19 agustus 2026

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Keempat instrumen utama dalam Market Update hari ini masih berada dalam uptrend, tetapi sentimen pasar secara umum lebih berhati-hati.

AUD/USD mendapat tekanan dari meningkatnya sentimen risk off, sementara GBP/USD masih menunggu data inflasi Inggris.

EUR/USD tetap relatif kuat menjelang risalah FOMC, sedangkan XAU/USD tertekan oleh kenaikan imbal hasil obligasi global.

Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan bahwa tren utama dan pergerakan jangka pendek tidak selalu searah. Sebuah instrumen masih dapat berada dalam uptrend meskipun sedang mengalami koreksi.

Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan

Market Brief 19 Agustus juga menyoroti beberapa agenda penting, yaitu Inflation Rate YoY Inggris, pidato Presiden ECB Christine Lagarde, serta FOMC Minutes Amerika Serikat.

Rilis tersebut dapat memengaruhi GBP/USD, EUR/USD, dolar AS, dan emas karena berpotensi mengubah ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, sentimen pasar masih dibayangi kenaikan harga minyak, tingginya imbal hasil obligasi, serta ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.

AUD/USD mengalami tekanan akibat sentimen risk off, sementara GBP/USD tetap bertahan dekat level tertinggi tiga bulan menjelang data inflasi Inggris.

EUR/USD masih berada dekat level tertinggi dua bulan, sedangkan emas mendapat tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi global.

Meski terdapat tekanan jangka pendek, AUD/USD, GBP/USD, EUR/USD, dan XAU/USD masih menunjukkan kecenderungan uptrend secara teknikal.

Trader perlu tetap memperhatikan data inflasi Inggris, risalah FOMC, pergerakan harga minyak, serta perkembangan Timur Tengah karena faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan volatilitas pasar.

Research Team โ€“ Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk kehilangan.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

Apa Itu Produk Domestik Bruto atau GDP dalam Ekonomi?

Produk Domestik Bruto atau GDP merupakan salah satu indikator utama yang digunakan untuk melihat kondisi ekonomi suatu negara. Data ini menunjukkan nilai keseluruhan barang dan jasa yang dihasilkan dalam periode tertentu.

Bagi trader, GDP dapat memberikan gambaran mengenai kekuatan pertumbuhan ekonomi dan membantu membaca potensi perubahan sentimen market. Data GDP juga sering diperhatikan karena dapat memengaruhi nilai mata uang, saham, emas, dan berbagai komoditas.

Baca Juga: Apa Itu Pertumbuhan Ekonomi dan Dampaknya pada Market?

Apa Itu Produk Domestik Bruto atau GDP?

Pengertian Produk Domestik Bruto

Produk Domestik Bruto atau Gross Domestic Product adalah total nilai barang dan jasa akhir yang diproduksi di dalam suatu negara selama periode tertentu.

GDP biasanya dihitung secara kuartalan atau tahunan. Perubahan angka GDP dapat menunjukkan apakah aktivitas ekonomi sedang tumbuh, melambat, atau mengalami kontraksi.

Mengapa GDP Menjadi Indikator Ekonomi Penting

GDP memberikan gambaran luas mengenai aktivitas konsumsi, investasi, belanja pemerintah, serta perdagangan suatu negara.

Karena mencakup berbagai aktivitas ekonomi, data ini banyak digunakan oleh pemerintah, bank sentral, investor, dan trader untuk menilai kondisi serta arah pertumbuhan ekonomi.

Komponen dalam Produk Domestik Bruto

Konsumsi Rumah Tangga

Konsumsi rumah tangga mencakup pengeluaran masyarakat untuk membeli barang dan jasa, seperti makanan, transportasi, kesehatan, hingga kebutuhan lainnya.

Ketika konsumsi meningkat, aktivitas bisnis dapat ikut berkembang. Sebaliknya, penurunan konsumsi dapat menjadi tanda bahwa daya beli atau kepercayaan masyarakat sedang melemah.

Investasi

Investasi dalam perhitungan GDP mencakup pengeluaran bisnis untuk peralatan, bangunan, persediaan, dan pengembangan kapasitas produksi.

Peningkatan investasi dapat menunjukkan bahwa perusahaan memiliki keyakinan terhadap prospek ekonomi. Namun, investasi dapat menurun ketika biaya pembiayaan naik atau ketidakpastian meningkat.

Belanja Pemerintah

Belanja pemerintah meliputi pengeluaran untuk pembangunan infrastruktur, layanan publik, serta berbagai program pemerintah.

Peningkatan belanja dapat membantu mendorong aktivitas ekonomi, terutama ketika konsumsi atau investasi swasta sedang melemah.

Ekspor dan Impor

Ekspor merupakan barang dan jasa yang dijual ke negara lain, sedangkan impor adalah barang dan jasa yang dibeli dari luar negeri.

Dalam perhitungan GDP, ekspor memberikan kontribusi positif, sedangkan impor dikurangkan karena barang tersebut diproduksi di luar negeri.

infografis Apa Itu Produk Domestik Bruto atau GDP

Cara Membaca Data GDP

GDP Naik dan Pertumbuhan Ekonomi

GDP yang meningkat menunjukkan bahwa nilai produksi barang dan jasa dalam perekonomian bertambah.

Pertumbuhan yang stabil biasanya mencerminkan aktivitas ekonomi yang relatif kuat. Namun, trader tetap perlu melihat apakah pertumbuhan tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar.

GDP Turun dan Perlambatan Ekonomi

Penurunan tingkat pertumbuhan GDP dapat menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi sedang melemah. Kondisi ini dapat terjadi karena konsumsi turun, investasi berkurang, atau permintaan global melemah.

Jika kontraksi berlangsung cukup lama, kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi dapat meningkat dan memengaruhi sentimen pasar.

Perbandingan Data Aktual dan Ekspektasi

Trader tidak hanya melihat apakah GDP naik atau turun, tetapi juga membandingkan hasil aktual dengan perkiraan sebelumnya.

Data yang lebih baik dari ekspektasi dapat memicu respons positif terhadap sebagian aset. Sebaliknya, angka yang jauh di bawah perkiraan dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi.

Dampak GDP terhadap Market

Pengaruh terhadap Nilai Mata Uang

Pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dapat meningkatkan ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga yang lebih ketat sehingga berpotensi mendukung mata uang.

Sebaliknya, GDP yang melemah dapat meningkatkan peluang kebijakan moneter yang lebih longgar. Namun, pergerakan mata uang tetap dipengaruhi oleh inflasi, suku bunga, dan kondisi ekonomi negara lain.

Pengaruh terhadap Saham

GDP yang tumbuh dapat menunjukkan aktivitas ekonomi dan konsumsi yang lebih kuat. Kondisi tersebut berpotensi mendukung pendapatan perusahaan dan memberikan sentimen positif terhadap saham.

Namun, pertumbuhan yang terlalu cepat juga dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan kenaikan suku bunga. Karena itu, reaksi saham terhadap GDP tidak selalu sama.

Pengaruh terhadap Emas dan Komoditas

Pertumbuhan ekonomi yang kuat dapat meningkatkan permintaan terhadap energi dan komoditas industri karena aktivitas produksi bertambah.

Sementara itu, emas dapat memiliki respons berbeda. Ketika GDP lemah dan kekhawatiran ekonomi meningkat, emas dapat memperoleh perhatian sebagai aset safe-haven, tetapi pergerakannya tetap dipengaruhi oleh dolar AS dan suku bunga.

Mengapa Trader Perlu Memantau Data GDP?

Membantu Membaca Kondisi Ekonomi

GDP membantu trader memahami apakah ekonomi sedang berada dalam fase ekspansi atau perlambatan.

Informasi tersebut dapat memberikan konteks tambahan ketika menganalisis mata uang, saham, emas, maupun komoditas.

Menjadi Referensi Analisis Fundamental

Data GDP merupakan salah satu bagian dari analisis fundamental. Trader dapat mengombinasikannya dengan data inflasi, tenaga kerja, suku bunga, dan aktivitas bisnis.

Dengan melihat beberapa indikator sekaligus, kondisi ekonomi dapat dibaca secara lebih menyeluruh dibandingkan hanya mengandalkan satu data.

Mengantisipasi Volatilitas saat Data Rilis

Rilis GDP dapat meningkatkan volatilitas apabila hasilnya berbeda jauh dari ekspektasi market.

Harga dapat bergerak dengan cepat setelah data diumumkan sehingga trader perlu mengetahui jadwal rilis dan menyesuaikan manajemen risiko sebelum membuka posisi.

Tips Membaca GDP untuk Trader Pemula

1. Gunakan Kalender Ekonomi

Kalender ekonomi membantu trader mengetahui jadwal rilis GDP dan data penting lainnya.

Perhatikan waktu rilis, periode data, serta perkiraan pasar agar trader dapat mempersiapkan diri menghadapi potensi volatilitas.

2. Perhatikan Reaksi Pasar setelah Data Rilis

Jangan hanya melihat angka GDP. Perhatikan bagaimana market merespons data tersebut setelah dirilis.

Dalam beberapa kondisi, data yang terlihat positif tidak selalu membuat harga naik karena hasil tersebut mungkin sudah diperhitungkan oleh pasar sebelumnya.

3. Tetap Gunakan Manajemen Risiko

Data ekonomi dapat memicu pergerakan harga yang cepat dan tidak selalu sesuai perkiraan.

Gunakan ukuran posisi yang sesuai, tentukan stop loss dan target profit, serta hindari mengambil risiko terlalu besar ketika volatilitas meningkat.

Manchester Trip Doo Financial Futures

Trading di Doo Financial Futures dan Mulai Trading Sekarang

Dengan akses market, termasuk trading komoditas, harga real-time, chart, dan fitur pengelolaan akun dalam satu platform, trader dapat memantau aktivitas trading dengan lebih praktis.

Download aplikasi Doo Financial Futures melalui Google Play Store atau Apple App Store untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja.

Perbedaan Saham, Obligasi, dan Reksa Dana Untuk Investor

Saham, obligasi, dan reksa dana merupakan instrumen investasi yang memiliki cara kerja, potensi keuntungan, dan tingkat risiko yang berbeda. Ketiganya dapat digunakan untuk membantu mencapai tujuan keuangan, tetapi tidak semua produk cocok untuk setiap investor.

Bagi investor pemula, memahami perbedaan saham, obligasi, dan reksa dana penting sebelum memilih produk. Keputusan investasi sebaiknya disesuaikan dengan profil risiko, jangka waktu, serta tingkat pemahaman terhadap instrumen yang digunakan.

Baca Juga: Tips Strategi Hold dalam Trading Saham agar Lebih Terukur

Mengenal Saham, Obligasi, dan Reksa Dana

Apa Itu Saham?

Apa itu saham dan bagaimana Cara Kerjanya? Saham merupakan bukti kepemilikan atas sebagian nilai suatu perusahaan. Ketika membeli saham, investor menjadi salah satu pemegang saham sesuai jumlah yang dimiliki.

Nilai saham dapat berubah mengikuti kinerja perusahaan, kondisi industri, serta sentimen pasar. Investor juga dapat memperoleh potensi keuntungan dari kenaikan harga maupun pembagian dividen.

Apa Itu Obligasi?

Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah, perusahaan, atau lembaga tertentu untuk memperoleh pendanaan.

Investor yang membeli obligasi pada dasarnya memberikan pinjaman kepada penerbit. Sebagai imbalannya, investor dapat menerima pembayaran kupon atau imbal hasil sesuai ketentuan yang berlaku.

Apa Itu Reksa Dana?

Reksa dana merupakan produk investasi yang menghimpun dana dari banyak investor untuk kemudian dikelola dalam portofolio aset tertentu.

Dana tersebut dikelola oleh manajer investasi dan dapat ditempatkan pada saham, obligasi, pasar uang, atau kombinasi beberapa instrumen tergantung jenis reksa dananya.

Perbedaan Cara Kerja Setiap Instrumen

Saham sebagai Bukti Kepemilikan Perusahaan

Saat membeli saham, investor memiliki bagian dari perusahaan tersebut. Nilai investasinya kemudian mengikuti perubahan harga saham di pasar.

Jika perusahaan berkembang dan kinerjanya membaik, harga saham dapat meningkat. Sebaliknya, penurunan kinerja atau sentimen negatif dapat memberikan tekanan terhadap harga.

Obligasi sebagai Surat Utang

Pada obligasi, investor tidak menjadi pemilik perusahaan atau pemerintah yang menerbitkan produk tersebut. Investor berperan sebagai pihak yang memberikan dana kepada penerbit.

Penerbit kemudian memiliki kewajiban untuk membayar kupon dan mengembalikan pokok sesuai ketentuan obligasi. Tingkat bunga, tenor, dan kualitas penerbit menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.

Reksa Dana sebagai Produk Investasi Kolektif

Reksa dana menggabungkan dana banyak investor dalam satu portofolio yang dikelola secara profesional.

Investor tidak perlu memilih setiap aset secara langsung karena pengelolaan dilakukan oleh manajer investasi. Namun, nilai investasi tetap dapat naik atau turun mengikuti kinerja aset di dalam portofolio.

Perbedaan Potensi Keuntungan

Capital Gain dan Dividen pada Saham

Capital gain terjadi ketika saham dijual pada harga yang lebih tinggi dibandingkan harga pembelian. Selisih tersebut menjadi keuntungan yang direalisasikan investor.

Selain itu, beberapa perusahaan juga membagikan dividen kepada pemegang saham. Besar dan frekuensi pembagian dividen bergantung pada kinerja serta kebijakan perusahaan.

Kupon atau Imbal Hasil pada Obligasi

Obligasi dapat memberikan pendapatan melalui kupon atau imbal hasil yang dibayarkan berdasarkan ketentuan penerbitan.

Selain kupon, harga obligasi juga dapat berubah di pasar sekunder. Jika obligasi dijual sebelum jatuh tempo, investor dapat memperoleh keuntungan atau mengalami kerugian dari perubahan harga.

Pertumbuhan Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana

Keuntungan reksa dana dapat terlihat dari peningkatan Nilai Aktiva Bersih atau NAB per unit penyertaan.

Jika nilai aset dalam portofolio meningkat, NAB dapat ikut naik. Sebaliknya, penurunan nilai aset dapat membuat nilai investasi reksa dana berkurang.

Perbedaan Risiko yang Perlu Dipahami

Risiko Fluktuasi Harga Saham

Harga saham dapat mengalami perubahan yang cukup besar dalam waktu singkat. Pergerakannya dipengaruhi oleh kondisi perusahaan, ekonomi, sektor bisnis, dan sentimen investor.

Investor perlu memahami bahwa saham tidak selalu bergerak naik. Penurunan harga dapat menimbulkan kerugian apabila saham dijual di bawah harga pembelian.

Risiko Gagal Bayar pada Obligasi

Salah satu risiko obligasi adalah risiko gagal bayar, yaitu kondisi ketika penerbit mengalami kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran kupon atau pokok.

Risiko tersebut dapat berbeda antara obligasi pemerintah dan obligasi perusahaan. Investor perlu memperhatikan kualitas kredit serta kondisi keuangan penerbit sebelum membeli.

Risiko Pasar pada Reksa Dana

Reksa dana tetap memiliki risiko karena nilainya bergantung pada aset di dalam portofolio.

Reksa dana saham dapat terpengaruh oleh penurunan pasar saham, sedangkan reksa dana obligasi dapat dipengaruhi oleh perubahan suku bunga dan kondisi pasar surat utang.

Mana yang Cocok untuk Investor Pemula?

Sesuaikan dengan Profil Risiko

Setiap investor memiliki toleransi risiko yang berbeda. Investor konservatif biasanya lebih mengutamakan kestabilan, sedangkan investor agresif cenderung lebih siap menghadapi fluktuasi harga.

Memahami profil risiko membantu menentukan apakah saham, obligasi, reksa dana, atau kombinasi beberapa instrumen lebih sesuai.

Perhatikan Tujuan dan Jangka Waktu Investasi

Tujuan investasi dapat memengaruhi pilihan produk. Dana untuk kebutuhan jangka pendek membutuhkan pendekatan berbeda dengan dana yang disiapkan untuk tujuan beberapa tahun ke depan.

Semakin panjang jangka waktu investasi, semakin banyak pilihan strategi yang dapat dipertimbangkan. Namun, tingkat risiko tetap perlu diperhitungkan.

Pahami Produk sebelum Membeli

Jangan membeli instrumen hanya karena sedang populer atau menawarkan potensi keuntungan yang terlihat menarik.

Pelajari cara kerja, biaya, risiko, likuiditas, serta mekanisme pembelian dan penjualannya terlebih dahulu.

Tips Memilih Instrumen Investasi dengan Bijak

1. Jangan Hanya Mengejar Keuntungan

Potensi keuntungan selalu berkaitan dengan risiko. Instrumen yang menawarkan peluang return lebih besar biasanya juga memiliki tingkat ketidakpastian lebih tinggi.

Pertimbangkan kemampuan menerima kerugian sebelum menentukan pilihan investasi.

2. Diversifikasi Aset

Diversifikasi berarti membagi dana ke beberapa instrumen atau jenis aset untuk mengurangi ketergantungan pada satu produk.

Namun, diversifikasi bukan berarti membeli banyak aset tanpa analisis. Setiap pilihan tetap perlu memiliki tujuan yang jelas dalam portofolio.

3. Evaluasi Investasi secara Berkala

Periksa perkembangan investasi secara berkala dan bandingkan dengan tujuan awal.

Perubahan kondisi ekonomi, kebutuhan keuangan, atau profil risiko dapat menjadi alasan untuk menyesuaikan komposisi portofolio.

Manchester Trip Doo Financial Futures

Trading di Doo Financial Futures dan Mulai Trading Sekarang

Dengan akses market, termasuk trading komoditas, harga real-time, chart, dan fitur pengelolaan akun dalam satu platform, trader dapat memantau aktivitas trading dengan lebih praktis.

Download aplikasi Doo Financial Futures melalui Google Play Store atau Apple App Store untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja.

Market Update 18 Agustus 2026: Tensinya AS-Iran Tekan Pasar

Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak relatif datar setelah Wall Street mengawali pekan dengan penurunan.

Sentimen pasar masih tertekan oleh ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang terus berlanjut. Kekhawatiran inflasi kembali meningkat, mendorong kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS dan membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko.

Di pasar mata uang dan komoditas, AUD/USD masih menunjukkan kekuatan, sementara GBP/USD, EUR/USD, dan XAU/USD mengalami tekanan jangka pendek akibat meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan kenaikan imbal hasil obligasi.

Market Update Doo Financial Futures - 18 agustus 2026 AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia menguat pada awal perdagangan dan bergerak dekat level tertinggi dalam dua setengah bulan.

Penguatan tersebut didukung oleh membaiknya tingkat kepercayaan konsumen Australia, yang membantu menjaga sentimen terhadap dolar Australia tetap positif.

Secara teknikal, AUD/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 0.7070, sementara resistance terdekat berada di 0.7135.

Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan menuju resistance masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 0.7085
๐ŸŽฏ Potential TP: 0.7125
๐Ÿ›‘ Potential SL: 0.7050

Market Update Doo Financial Futures - 18 agustus 2026 GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling turun dari level tertinggi dalam tiga bulan setelah ketegangan AS-Iran kembali meningkat.

Berakhirnya gencatan senjata yang rapuh serta terhentinya perundingan memicu ketidakpastian geopolitik dan memberikan tekanan terhadap sterling.

Meski mengalami koreksi jangka pendek, secara teknikal GBP/USD masih menunjukkan uptrend.

Area support terdekat berada di 1.3500, sementara resistance terdekat berada di 1.3580.

Selama harga mampu bertahan di atas support, peluang pemulihan masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 1.3520
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.3560
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.3485

Market Update Doo Financial Futures - 18 agustus 2026 EURUSD

EUR/USD

Euro mengalami koreksi seiring naiknya harga minyak dan imbal hasil obligasi Treasury AS.

Berakhirnya masa gencatan senjata AS-Iran kembali memicu kekhawatiran terhadap tekanan inflasi. Kondisi tersebut mendukung dolar AS dan memberikan tekanan terhadap euro.

Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 1.1550, sementara resistance terdekat berada di 1.1625.

Jika harga tetap mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan kembali masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 1.1560
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.1600
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.1525

Market Update Doo Financial Futures - 18 agustus 2026 XAUUSD

XAU/USD

Harga emas bergerak turun pada awal perdagangan setelah kenaikan harga minyak dan imbal hasil Treasury AS memberikan tekanan terhadap logam mulia.

Kondisi tersebut terjadi setelah berakhirnya gencatan senjata AS-Iran, yang kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi.

Bagi trader pemula, kenaikan imbal hasil obligasi dapat memberikan tekanan pada emas karena aset berimbal hasil menjadi relatif lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan bunga.

Meski mengalami tekanan jangka pendek, secara teknikal XAU/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 4380.00, sementara resistance terdekat berada di 4450.00.

Jika harga mampu mempertahankan support, peluang kenaikan kembali masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 4390.00
๐ŸŽฏ Potential TP: 4420.00
๐Ÿ›‘ Potential SL: 4365.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Keempat instrumen yang dianalisis hari ini masih menunjukkan uptrend, meskipun sebagian mengalami tekanan jangka pendek.

AUD/USD masih mendapat dukungan dari membaiknya kepercayaan konsumen Australia. Sementara itu, GBP/USD dan EUR/USD terkoreksi akibat meningkatnya ketegangan geopolitik dan penguatan faktor pendukung dolar AS.

XAU/USD juga mengalami tekanan dari kenaikan harga minyak dan imbal hasil Treasury, meskipun tren teknikalnya masih mengarah naik.

Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan bahwa koreksi jangka pendek tidak selalu berarti tren utama telah berubah. Level support tetap penting untuk melihat apakah momentum kenaikan masih bertahan.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh ketegangan AS-Iran, kenaikan harga minyak, kekhawatiran inflasi, dan meningkatnya imbal hasil obligasi Treasury AS.

AUD/USD tetap relatif kuat karena dukungan dari data domestik Australia, sementara GBP/USD dan EUR/USD mengalami koreksi.

Harga emas juga melemah pada awal perdagangan akibat tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi dan harga minyak.

Meski demikian, AUD/USD, GBP/USD, EUR/USD, dan XAU/USD masih berada dalam kecenderungan uptrend secara teknikal. Trader perlu tetap memperhatikan perkembangan geopolitik, pergerakan harga minyak, serta imbal hasil Treasury yang dapat memengaruhi volatilitas pasar.

Trader perlu tetap memperhatikan perkembangan Timur Tengah, arah dolar AS, data ekonomi terbaru, serta reaksi harga di area support dan resistance karena faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi volatilitas pasar.

Research Team โ€“ Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk kehilangan.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

Market Update 14 Agustus 2026: Wall Street Cetak Rekor Baru

Pasar Asia bergerak variatif, sementara kontrak futures saham Amerika Serikat cenderung datar setelah Wall Street kembali mencetak rekor baru.

Dua dari tiga indeks utama AS juga berpeluang memperpanjang tren kenaikan hingga tiga minggu berturut-turut. Meski sentimen pasar saham masih relatif positif, investor tetap berhati-hati karena ketidakpastian di Timur Tengah masih dapat memengaruhi pergerakan mata uang, minyak, dan emas.

Market Update Doo Financial Futures - 14 agustus 2026 AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia bergerak dalam kisaran sempit karena investor menerima sinyal yang beragam dari perkembangan di Timur Tengah.

Ketidakpastian tersebut membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati dan membatasi pergerakan AUD/USD.

Secara teknikal, AUD/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 0.7040, sementara resistance terdekat berada di 0.7090.

Selama harga mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 0.7045
๐ŸŽฏ Potential TP: 0.7080
๐Ÿ›‘ Potential SL: 0.7015

Market Update Doo Financial Futures - 14 agustus 2026 GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling sedikit menguat setelah data pertumbuhan ekonomi Inggris tercatat lebih baik dari perkiraan.

Data ekonomi yang lebih kuat dapat memberikan dukungan terhadap sterling. Namun, ketidakpastian terkait situasi di Timur Tengah masih membatasi ruang kenaikan.

Secara teknikal, GBP/USD masih menunjukkan uptrend.

Area support terdekat berada di 1.3475, sedangkan resistance terdekat berada di 1.3545.

Jika harga tetap bertahan di atas support, peluang penguatan menuju resistance masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 1.3485
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.3525
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.3455

Market Update Doo Financial Futures - 14 agustus 2026 EURUSD

EUR/USD

Euro bergerak sedikit menguat setelah data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan memberikan tekanan terhadap dolar AS.

Namun, ketidakpastian di Timur Tengah masih membuat investor berhati-hati dan membatasi kenaikan euro.

Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 1.1480, sementara resistance terdekat berada di 1.1580.

Selama harga bertahan di atas support, peluang penguatan lebih lanjut masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 1.1505
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.1550
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.1465

Market Update Doo Financial Futures - 14 agustus 2026 XAUUSD

XAU/USD

Harga emas turun dari level tertinggi dalam dua bulan setelah muncul aksi ambil untung menyusul reli kuat sebelumnya.

Bagi trader pemula, aksi ambil untung terjadi ketika sebagian pelaku pasar menutup posisi untuk merealisasikan keuntungan setelah harga naik cukup signifikan. Kondisi ini dapat memicu koreksi meskipun tren utama belum berubah.

Secara teknikal, XAU/USD masih menunjukkan uptrend.

Area support terdekat berada di 4280.00, sementara resistance terdekat berada di 4355.00.

Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang rebound masih tetap terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 4300.00
๐ŸŽฏ Potential TP: 4340.00
๐Ÿ›‘ Potential SL: 4265.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Keempat instrumen utama dalam Market Update hari ini masih menunjukkan kecenderungan uptrend, tetapi pergerakannya mulai lebih berhati-hati.

AUD/USD masih bergerak dalam rentang sempit, sedangkan GBP/USD mendapat dukungan dari data ekonomi Inggris yang lebih baik dari perkiraan.

EUR/USD menguat karena dolar AS mendapat tekanan dari data ekonomi yang lebih lemah. Sementara itu, XAU/USD mengalami koreksi akibat aksi ambil untung setelah reli kuat.

Bagi trader pemula, koreksi harga tidak selalu berarti tren telah berubah. Selama support utama masih bertahan, tren naik masih dapat berlanjut.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, sentimen pasar saham masih cukup positif setelah Wall Street kembali mencetak rekor baru.

Namun, pasar forex dan komoditas masih dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.

AUD/USD, GBP/USD, dan EUR/USD masih mempertahankan uptrend, sementara emas mengalami koreksi dari level tertinggi dua bulan akibat aksi ambil untung.

Trader perlu tetap memperhatikan perkembangan Timur Tengah, arah dolar AS, data ekonomi terbaru, serta reaksi harga di area support dan resistance karena faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi volatilitas pasar.

Research Team โ€“ Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk kehilangan.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

Apa Itu Buy dan Sell dalam Trading untuk Pemula?

Buy dan sell merupakan dua dasar utama dalam aktivitas trading. Trader menggunakan posisi buy ketika memperkirakan harga akan naik, sedangkan posisi sell digunakan ketika memperkirakan harga akan turun.

Bagi pemula, memahami cara kerja buy dan sell membantu membuat keputusan trading dengan lebih terarah. Namun, setiap posisi tetap memiliki risiko sehingga entry, exit, stop loss, dan target profit perlu direncanakan sejak awal.

Baca Juga: Jenis-Jenis Instrumen Trading yang Perlu Diketahui Trader

Apa Itu Buy dan Sell dalam Trading?

Mengenal Buy dalam Trading

Buy adalah posisi yang dibuka ketika trader memperkirakan harga suatu instrumen akan naik. Jika harga bergerak sesuai perkiraan, trader dapat menutup posisi pada harga yang lebih tinggi.

Sebagai contoh, trader membuka posisi buy pada emas karena melihat tren sedang menguat. Jika harga emas naik setelah posisi dibuka, selisih pergerakan tersebut menjadi potensi keuntungan.

Mengenal Sell dalam Trading

Sell adalah posisi yang dibuka ketika trader memperkirakan harga suatu instrumen akan turun. Dalam kondisi ini, trader mencari peluang dari penurunan harga.

Sebagai contoh, trader dapat membuka posisi sell ketika harga berada di area resistance dan menunjukkan tanda pelemahan. Jika harga kemudian turun, posisi tersebut dapat menghasilkan potensi keuntungan.

Perbedaan Posisi Buy dan Sell

Perbedaan utama posisi buy dan sell terletak pada arah pergerakan harga yang diharapkan. Posisi buy mengharapkan harga naik, sedangkan posisi sell mengharapkan harga turun.

Keduanya tetap membutuhkan analisis sebelum entry. Trader sebaiknya tidak memilih buy atau sell hanya berdasarkan perkiraan tanpa melihat tren, struktur harga, dan kondisi market.

Cara Kerja Buy dan Sell dalam Trading

Buy saat Harga Berpotensi Naik

Trader dapat mempertimbangkan posisi buy ketika analisis menunjukkan potensi kenaikan harga. Kondisi ini dapat terlihat dari tren naik, breakout resistance, atau reaksi positif dari area support.

Namun, harga tidak selalu langsung naik setelah entry. Karena itu, trader perlu menentukan batas risiko jika pergerakan ternyata berlawanan dengan analisis.

Sell saat Harga Berpotensi Turun

Posisi sell dapat dipertimbangkan ketika market menunjukkan tekanan jual atau potensi penurunan. Beberapa tanda yang dapat diperhatikan adalah tren turun, penolakan dari resistance, atau breakdown support.

Trader tetap perlu menunggu konfirmasi agar tidak terlalu cepat membuka posisi sell hanya karena harga sudah naik cukup tinggi.

Peran Entry dan Exit dalam Posisi Trading

Entry adalah area ketika trader membuka posisi buy atau sell, sedangkan exit adalah area ketika posisi ditutup.

Trader sebaiknya menentukan entry, stop loss, dan target profit sebelum membuka transaksi. Rencana tersebut membantu keputusan tetap terukur ketika harga mulai bergerak.

Kapan Trader Bisa Melakukan Buy?

Saat Tren Harga Menguat

Tren naik biasanya ditandai oleh pembentukan higher high dan higher low pada chart. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan beli masih cukup kuat.

Trader dapat mencari peluang buy ketika harga mengalami koreksi dalam tren naik. Namun, pastikan struktur tren belum berubah sebelum membuka posisi.

Saat Harga Memantul dari Support

Support merupakan area yang berpotensi menahan penurunan harga. Ketika harga mendekati support lalu menunjukkan reaksi naik, kondisi tersebut dapat menjadi salah satu sinyal yang diperhatikan trader.

Trader sebaiknya menunggu konfirmasi tambahan karena support tetap dapat ditembus apabila tekanan jual meningkat.

Saat Ada Konfirmasi Sinyal Bullish

Sinyal bullish dapat muncul melalui pola candlestick, breakout, indikator momentum, atau kombinasi beberapa analisis.

Konfirmasi membantu trader menghindari entry terlalu cepat. Semakin jelas alasan membuka posisi, semakin mudah trader menentukan apakah setup masih valid atau sudah berubah.

Kapan Trader Bisa Melakukan Sell?

Saat Tren Harga Melemah

Tren turun biasanya ditandai oleh lower high dan lower low. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual lebih dominan dibandingkan tekanan beli.

Trader dapat memperhatikan peluang sell ketika harga mengalami kenaikan sementara atau koreksi menuju area resistance.

Saat Harga Tertahan di Resistance

Resistance merupakan area yang berpotensi menahan kenaikan harga. Jika harga gagal menembus area tersebut dan mulai bergerak turun, trader dapat mencari konfirmasi peluang sell.

Namun, jangan langsung membuka posisi hanya karena harga menyentuh resistance. Breakout tetap dapat terjadi apabila momentum beli cukup kuat.

Saat Ada Konfirmasi Sinyal Bearish

Sinyal bearish dapat muncul melalui pola candlestick rejection, bearish engulfing, perubahan momentum, atau breakdown level penting.

Trader dapat menggunakan sinyal tersebut sebagai konfirmasi tambahan sebelum membuka order sell. Tetap perhatikan arah tren dan volatilitas market.

Risiko yang Perlu Dipahami Saat Buy dan Sell

Harga Bergerak Berlawanan Arah

Tidak ada analisis yang dapat memastikan harga bergerak sesuai perkiraan. Posisi buy dapat mengalami kerugian jika harga turun, sedangkan posisi sell dapat mengalami kerugian jika harga naik.

Karena itu, trader perlu menentukan batas kerugian sejak awal dan tidak hanya fokus pada potensi keuntungan.

Risiko Leverage

Leverage memungkinkan trader membuka nilai transaksi yang lebih besar dibandingkan modal atau margin yang digunakan.

Fitur ini dapat memperbesar potensi hasil, tetapi juga memperbesar kerugian. Penggunaan leverage perlu disesuaikan dengan ukuran akun dan batas risiko.

Entry Tanpa Rencana Trading

Membuka posisi tanpa mengetahui alasan entry, stop loss, dan target profit dapat membuat keputusan menjadi lebih emosional.

Trader yang tidak memiliki rencana juga lebih mudah mempertahankan posisi rugi terlalu lama atau menutup posisi terlalu cepat.

Tips Buy dan Sell untuk Trader Pemula

1. Gunakan Stop Loss dan Target Profit

Tentukan level stop loss untuk membatasi risiko dan target profit sebagai rencana exit sebelum membuka posisi.

Level tersebut sebaiknya ditentukan berdasarkan struktur market, bukan hanya berdasarkan nominal keuntungan atau kerugian yang diinginkan.

2. Jangan Entry karena Emosi

Hindari membuka buy atau sell hanya karena takut kehilangan peluang, ingin mengejar harga, atau mencoba mengembalikan kerugian sebelumnya.

Tunggu setup yang sesuai dengan strategi dan lakukan transaksi hanya ketika alasan entry masih jelas, untuk mengerti hal itu perlu paham cara untuk menentukan entry dan exit pada saat trading.

3. Ikuti Trading Plan yang Sudah Dibuat

Trading plan dapat mencakup instrumen, kondisi entry, ukuran posisi, stop loss, target profit, dan batas risiko.

Mengikuti rencana yang sudah dibuat membantu trader membuat keputusan secara lebih konsisten dan mengurangi pengaruh emosi.

Manchester Trip Doo Financial Futures

Trading di Doo Financial Futures dan Mulai Trading Sekarang

Dengan akses market, termasuk trading komoditas, harga real-time, chart, dan fitur pengelolaan akun dalam satu platform, trader dapat memantau aktivitas trading dengan lebih praktis.

Download aplikasi Doo Financial Futures melalui Google Play Store atau Apple App Store untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja.