jpnn.com, JAKARTA – Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan kekhawatiran investor terhadap kondisi fiskal Indonesia mereda. Hal itu memicu nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan Rabu sore menguat 60 poin atau 0,33 persen. Mata uang garuda berada di level Rp 17.888 per dolar AS (USD) dari sebelumnya Rp 17.948 per USD.
Author: marketing
Tips Strategi Hold dalam Trading Saham agar Lebih Terukur
Strategi hold dilakukan dengan mempertahankan posisi dalam periode tertentu sambil menunggu target harga tercapai. Strategi ini dapat digunakan ketika trader melihat potensi pergerakan yang masih berlanjut, tetapi tetap membutuhkan rencana dan manajemen risiko yang jelas.
Apa Itu Strategi Hold dalam Trading Saham?
Mengenal Strategi Hold
Hold adalah keputusan untuk tetap mempertahankan posisi meskipun harga mengalami pergerakan naik atau turun dalam jangka pendek. Trader biasanya melakukan hold ketika analisis masih mendukung arah posisi yang telah diambil.
Perbedaan Hold dan Trading Jangka Pendek
Trading jangka pendek lebih berfokus pada pergerakan harga dalam waktu singkat. Sementara itu, strategi hold memberikan waktu lebih panjang bagi harga untuk mencapai target yang telah ditentukan.
Kapan Trader Bisa Mempertimbangkan Hold?
Tren Masih Berjalan
Trader dapat mempertimbangkan hold ketika struktur tren masih terbentuk dan belum menunjukkan tanda perubahan arah yang kuat.
Fundamental Masih Mendukung
Kondisi perusahaan, data ekonomi, atau sentimen yang mendukung dapat menjadi pertimbangan untuk mempertahankan posisi.
Target Belum Tercapai
Selama harga belum mencapai target dan kondisi market masih sesuai dengan rencana awal, trader dapat mempertimbangkan untuk tetap menahan posisi.
Tips Menjalankan Strategi Hold
1. Tentukan Target sejak Awal
Tetapkan target harga sebelum membuka posisi agar keputusan hold memiliki tujuan yang jelas.
2. Gunakan Stop Loss
Stop loss membantu membatasi potensi kerugian apabila harga bergerak berlawanan dengan analisis.
3. Pantau Perubahan Tren
Perhatikan struktur harga, support, resistance, dan indikator untuk mengetahui apakah tren masih berjalan.
4. Evaluasi Kondisi Market
Kondisi market dapat berubah akibat berita, laporan perusahaan, atau sentimen global. Evaluasi posisi secara berkala agar strategi tetap sesuai dengan situasi terbaru.
Risiko Strategi Hold dalam Trading Saham
Harga Berbalik Arah
Harga yang sebelumnya bergerak sesuai analisis dapat berubah arah dan mengurangi keuntungan yang telah terbentuk.
Perubahan Sentimen Market
Berita negatif atau perubahan kondisi ekonomi dapat memengaruhi harga secara cepat.
Risiko Menahan Posisi Terlalu Lama
Menahan posisi tanpa evaluasi dapat membuat trader kehilangan peluang exit pada kondisi yang lebih baik.
Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Hold
- Menahan posisi tanpa target yang jelas.
- Mengabaikan perubahan tren.
- Tidak menggunakan batas risiko.
- Menambah posisi hanya karena harga turun.
- Mempertahankan posisi hanya karena tidak ingin menerima kerugian.
Trading Lebih Mudah Langsung dari Aplikasi
Download aplikasi Doo Financial Futures untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja dengan lebih praktis.
Jenis-Jenis Trendline dalam Trading dan Cara Menggunakannya
Trendline merupakan salah satu tools analisis teknikal yang digunakan untuk membantu trader melihat arah pergerakan harga. Dengan menggambar trendline pada chart, trader dapat mengidentifikasi tren, area potensial entry, hingga kemungkinan breakout.
Baca Juga: Cara Menentukan Support dan Resistance untuk Trader Pemula
Apa Itu Trendline dalam Trading?
Fungsi Trendline pada Chart
Trendline digunakan untuk menghubungkan beberapa titik harga penting pada chart. Garis ini membantu trader melihat apakah harga sedang bergerak naik, turun, atau cenderung sideways.
Cara Membaca Arah Tren
Arah trendline dapat memberikan gambaran mengenai kondisi market. Garis yang menanjak biasanya menunjukkan uptrend, sedangkan garis yang menurun menunjukkan downtrend.
Jenis-Jenis Trendline
Uptrend Line
Uptrend line dibuat dengan menghubungkan beberapa titik terendah yang semakin tinggi. Garis ini dapat digunakan sebagai area support dinamis selama tren naik masih berlangsung.
Downtrend Line
Downtrend line dibuat dengan menghubungkan beberapa titik tertinggi yang semakin rendah. Garis ini dapat berfungsi sebagai resistance dinamis dalam kondisi tren turun.
Horizontal Trendline
Horizontal trendline digunakan untuk menandai area harga yang relatif sejajar. Garis ini biasanya digunakan untuk melihat area support dan resistance penting.

Cara Menggambar Trendline dengan Benar
Hubungkan Titik Swing yang Relevan
Gunakan titik swing high atau swing low yang jelas pada chart. Semakin banyak titik yang menyentuh trendline, semakin kuat area tersebut dapat diperhatikan.
Hindari Memaksakan Garis
Trendline sebaiknya mengikuti struktur harga, bukan dibuat agar sesuai dengan analisis yang diinginkan trader.
Gunakan Beberapa Timeframe
Trader dapat melihat timeframe yang lebih besar untuk mengetahui arah tren utama, kemudian menggunakan timeframe lebih kecil untuk mencari area entry.
Cara Menggunakan Trendline untuk Trading
Mencari Area Entry
Harga yang kembali mendekati trendline dapat digunakan sebagai area untuk mengamati peluang transaksi area enrty apabila terdapat konfirmasi tambahan.
Mengidentifikasi Breakout
Ketika harga menembus trendline dengan pergerakan yang kuat, kondisi tersebut dapat menunjukkan potensi perubahan arah atau kelanjutan tren.
Menentukan Support dan Resistance Dinamis
Berbeda dengan support dan resistance horizontal, trendline dapat bergerak mengikuti perubahan harga sehingga menjadi area dinamis pada chart.
Kesalahan Umum saat Menggunakan Trendline
- Menggambar trendline hanya berdasarkan satu atau dua titik yang kurang jelas.
- Memaksakan garis agar sesuai dengan prediksi.
- Mengabaikan arah tren pada timeframe yang lebih besar.
- Menggunakan trendline tanpa konfirmasi analisis lainnya.
- Menganggap setiap breakout pasti menunjukkan perubahan tren.

Trading Lebih Mudah Langsung dari Aplikasi
Download aplikasi Doo Financial Futures untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja dengan lebih praktis.
Market Update 21 Juli 2026: Minyak Tekan Wall Street
Pasar Asia-Pasifik bergerak beragam pada perdagangan Selasa, sementara indeks saham futures Amerika Serikat relatif stabil setelah kenaikan harga minyak menekan indeks utama Wall Street.
Investor juga bersiap menghadapi pekan yang padat dengan laporan pendapatan perusahaan. Di pasar valuta asing dan komoditas, pergerakan harga masih dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik, kenaikan harga minyak, serta ekspektasi terhadap arah kebijakan bank sentral.
Bagi trader pemula, kondisi seperti ini menunjukkan bahwa sentimen pasar dapat berbeda di setiap instrumen. Karena itu, penting untuk melihat faktor fundamental sekaligus area teknikal sebelum mengambil keputusan.

AUD/USD
Dolar Australia bergerak menguat, didukung oleh harga komoditas yang kuat dan ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia akan mempertahankan kebijakan moneter yang relatif ketat.
Secara teknikal, AUD/USD masih berada dalam kondisi sideway. Artinya, harga belum menunjukkan arah tren yang benar-benar kuat dan masih bergerak dalam rentang tertentu.
Area support terdekat berada di 0.6970, sementara resistance terdekat berada di 0.7035.
Jika harga mampu bertahan di atas area support, peluang penguatan menuju resistance masih terbuka.
๐ Potential Buy: 0.6980
๐ฏ Potential TP: 0.7020
๐ Potential SL: 0.6950

GBP/USD
Poundsterling bergerak melemah ketika investor mencermati perkembangan politik Inggris dan prospek kebijakan moneter ke depan.
Meski harga sedang mengalami tekanan, secara teknikal GBP/USD masih menunjukkan kecenderungan uptrend. Artinya, tren yang lebih luas masih memiliki potensi naik selama area support utama tetap bertahan.
Area support terdekat berada di 1.3420, sedangkan resistance terdekat berada di 1.3485.
Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan masih dapat terbuka.
๐ Potential Buy: 1.3430
๐ฏ Potential TP: 1.3470
๐ Potential SL: 1.3395

EUR/USD
Euro bergerak melemah karena investor menilai meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan kenaikan tajam harga minyak.
Kondisi geopolitik dan pergerakan harga energi dapat memengaruhi sentimen pasar serta meningkatkan volatilitas pada mata uang utama.
Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam kondisi sideway. Area support terdekat berada di 1.1400, sementara resistance terdekat berada di 1.1465.
Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi kembali muncul.
๐ Potential Sell: 1.1450
๐ฏ Potential TP: 1.1415
๐ Potential SL: 1.1480

XAU/USD
Harga emas sedikit menguat pada perdagangan awal setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat dan Iran terbuka terhadap proses mediasi.
Perkembangan tersebut membantu meredakan sebagian kekhawatiran geopolitik, meskipun sentimen terhadap emas masih dapat berubah dengan cepat mengikuti perkembangan terbaru.
Secara teknikal, XAU/USD masih menunjukkan kecenderungan downtrend. Area support terdekat berada di 4000.00, sementara resistance terdekat berada di 4045.00.
Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan bearish masih perlu diwaspadai.
๐ Potential Sell: 4035.00
๐ฏ Potential TP: 4010.00
๐ Potential SL: 4060.00
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Market hari ini menunjukkan kondisi yang cukup beragam.
AUD/USD masih bergerak sideway dengan potensi buy, sementara GBP/USD secara teknikal masih berada dalam uptrend meskipun poundsterling mengalami tekanan jangka pendek.
Di sisi lain, EUR/USD bergerak dalam kondisi sideway dengan potensi tekanan jual, sedangkan XAU/USD masih menunjukkan kecenderungan downtrend.
Bagi trader pemula, kondisi ini menjadi contoh bahwa berita fundamental dan tren teknikal tidak selalu bergerak searah. Karena itu, penting untuk tetap memperhatikan level support, resistance, dan manajemen risiko.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak, perkembangan geopolitik, dan laporan pendapatan perusahaan.
AUD/USD mendapat dukungan dari harga komoditas dan ekspektasi kebijakan RBA yang relatif ketat. GBP/USD masih berada dalam tren naik secara teknikal, sementara EUR/USD bergerak sideway di tengah tekanan geopolitik.
Di pasar komoditas, emas sedikit menguat pada awal perdagangan, namun secara teknikal masih menunjukkan kecenderungan downtrend.
Trader perlu tetap memperhatikan perkembangan geopolitik, arah harga minyak, serta perubahan ekspektasi kebijakan bank sentral yang dapat meningkatkan volatilitas pasar.
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk kehilangan.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.
Rupiah Lesu ke Level Rp17.994 Pagi Ini
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.994 per dolar AS pada perdagangan Senin (20/7) pagi. Mata uang Garuda melemah 73 poin atau 0,41 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Market Update 17 Juli 2026: Pasar Asia Melemah, Emas Tertekan
Sebagian besar pasar Asia-Pasifik dibuka lebih rendah pada perdagangan Jumat, mengikuti pelemahan Wall Street setelah aksi jual saham teknologi kembali berlanjut.
Sementara itu, indeks saham futures Amerika Serikat juga bergerak sedikit lebih rendah, dengan indeks utama berada di jalur untuk mencatat penurunan mingguan.
Di pasar mata uang dan komoditas, perhatian investor tertuju pada berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat, sekaligus meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk yang mendorong harga minyak lebih tinggi.
Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan bahwa pergerakan market dapat dipengaruhi oleh dua faktor sekaligus: ekspektasi suku bunga dan risiko geopolitik.

AUD/USD
Dolar Australia berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.
Penguatan ini didukung oleh berkurangnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan segera menaikkan suku bunga. Namun, meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk masih menjadi risiko bagi sentimen investor.
Secara teknikal, AUD/USD berada dalam kondisi sideway. Artinya, harga masih bergerak dalam rentang tertentu dan belum menunjukkan arah tren yang kuat.
Area support terdekat berada di 0.6960, sementara resistance terdekat berada di 0.7020.
Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan menuju area resistance masih terbuka.
๐ Potential Buy: 0.6970
๐ฏ Potential TP: 0.7010
๐ Potential SL: 0.6940

GBP/USD
Poundsterling bergerak sedikit melemah, tetapi masih berada dekat level tertinggi terhadap dolar AS dalam lebih dari dua bulan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi koreksi jangka pendek, sentimen terhadap sterling masih relatif kuat.
Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam uptrend.
Area support terdekat berada di 1.3460, sedangkan resistance terdekat berada di 1.3580.
Selama harga mampu bertahan di atas support, peluang penguatan masih tetap terbuka.
๐ Potential Buy: 1.3470
๐ฏ Potential TP: 1.3525
๐ Potential SL: 1.3425

EUR/USD
Euro berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan setelah data inflasi Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan.
Data tersebut membuat pasar mengurangi ekspektasi bahwa Federal Reserve akan segera menaikkan suku bunga, sehingga memberikan tekanan terhadap dolar AS dan membantu menopang euro.
Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam kondisi sideway.
Area support terdekat berada di 1.1415, sementara resistance terdekat berada di 1.1475.
Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi kembali muncul.
๐ Potential Sell: 1.1460
๐ฏ Potential TP: 1.1425
๐ Potential SL: 1.1490

XAU/USD
Harga emas berada di jalur untuk mencatat penurunan mingguan terbesar dalam enam minggu.
Tekanan terhadap emas meningkat setelah eskalasi konflik AS-Iran mendorong harga minyak lebih tinggi. Kenaikan harga energi memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga dapat tetap berada di level tinggi lebih lama.
Bagi trader pemula, kondisi suku bunga tinggi cenderung menjadi tekanan bagi emas karena aset ini tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi atau deposito.
Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 3955.00, sementara resistance terdekat berada di 4050.00.
Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan bearish masih perlu diwaspadai.
๐ Potential Sell: 4025.00
๐ฏ Potential TP: 3970.00
๐ Potential SL: 4070.00
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Pergerakan market hari ini menunjukkan kondisi yang cukup beragam.
AUD/USD dan EUR/USD masih bergerak sideway, sehingga area support dan resistance menjadi level penting untuk diperhatikan.
GBP/USD masih berada dalam uptrend meskipun mengalami koreksi jangka pendek, sementara XAU/USD tetap berada dalam tekanan bearish.
Bagi trader pemula, penting untuk memahami bahwa pergerakan jangka pendek belum tentu langsung mengubah tren utama. Karena itu, jangan hanya melihat satu candle atau satu berita sebelum mengambil keputusan.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh pelemahan saham teknologi, perubahan ekspektasi suku bunga Federal Reserve, serta meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Teluk.
AUD/USD masih mendapat dukungan dari melemahnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS, sementara GBP/USD tetap mempertahankan kecenderungan uptrend.
EUR/USD bergerak sideway setelah data inflasi AS membantu menekan dolar. Di sisi lain, XAU/USD masih berada dalam downtrend karena kekhawatiran inflasi dan prospek suku bunga tinggi membebani harga emas.
Trader perlu tetap memperhatikan perkembangan geopolitik, data ekonomi Amerika Serikat, serta perubahan ekspektasi kebijakan bank sentral yang dapat meningkatkan volatilitas pasar.
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk kehilangan.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.
Market Update 16 Juli 2026: Saham Chip Asia Tertekan, Dolar AS Melemah
Saham-saham semikonduktor Asia bergerak turun pada perdagangan Kamis setelah aksi jual pada perusahaan pembuat chip di Amerika Serikat meluas ke kawasan Asia. SK Hynix juga masih mengalami volatilitas tinggi setelah pencatatan sahamnya di AS pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak relatif stabil setelah Wall Street menguat pada sesi sebelumnya. Sentimen pasar didukung oleh data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah, serta laporan pendapatan perusahaan yang positif.
Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan bahwa pelemahan dolar AS dapat memberikan dukungan pada beberapa mata uang utama, tetapi ketegangan geopolitik tetap dapat memengaruhi pergerakan emas dan sentimen pasar secara keseluruhan.

AUD/USD
Dolar Australia bergerak mendekati level tertinggi dalam satu bulan setelah data inflasi Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah cenderung memberikan tekanan terhadap dolar AS, sehingga membantu menopang pergerakan AUD/USD.
Secara teknikal, AUD/USD masih berada dalam kondisi sideway.
Area support terdekat berada di 0.6975, sementara resistance terdekat berada di 0.7040.
Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan menuju area resistance masih terbuka.
๐ Potential Buy: 0.6980
๐ฏ Potential TP: 0.7020
๐ Potential SL: 0.6950

GBP/USD
Poundsterling bertahan dekat level tertinggi dalam dua bulan terhadap dolar AS.
Pergerakan ini didukung oleh pelemahan dolar secara luas serta ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan fiskal Inggris ke depan.
Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam uptrend.
Area support terdekat berada di 1.3460, sedangkan resistance terdekat berada di 1.3580.
Selama harga mampu bertahan di atas support, peluang penguatan masih tetap terbuka.
๐ Potential Buy: 1.3490
๐ฏ Potential TP: 1.3560
๐ Potential SL: 1.3430

EUR/USD
Euro menguat hingga mencapai level tertinggi dalam satu bulan terhadap dolar AS setelah data inflasi Amerika Serikat tercatat lebih rendah dari perkiraan.
Data tersebut membuat pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve dan menekan dolar AS.
Secara teknikal, EUR/USD masih bergerak sideway.
Area support terdekat berada di 1.1410, sementara resistance terdekat berada di 1.1485.
Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi kembali muncul.
๐ Potential Sell: 1.1470
๐ฏ Potential TP: 1.1425
๐ Potential SL: 1.1510

XAU/USD
Harga emas bergerak relatif stabil karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah menahan optimisme yang muncul setelah data inflasi AS lebih rendah dari perkiraan.
Di satu sisi, melemahnya ekspektasi kenaikan suku bunga dapat mendukung emas. Namun, di sisi lain, perkembangan geopolitik dan pergerakan harga energi tetap dapat memengaruhi ekspektasi inflasi dan arah kebijakan suku bunga.
Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 3955.00, sementara resistance terdekat berada di 4080.00.
Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan bearish masih perlu diwaspadai.
๐ Potential Sell: 4065.00
๐ฏ Potential TP: 4020.00
๐ Potential SL: 4105.00
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Pergerakan market hari ini menunjukkan adanya perbedaan antara kondisi fundamental dan tren teknikal.
AUD/USD dan EUR/USD mendapat dukungan dari pelemahan dolar AS, tetapi keduanya masih berada dalam kondisi sideway secara teknikal.
GBP/USD masih menunjukkan kecenderungan uptrend, sementara XAU/USD tetap berada dalam tekanan bearish meskipun harga emas bergerak relatif stabil.
Bagi trader pemula, kondisi seperti ini menunjukkan pentingnya tidak hanya melihat satu faktor. Pergerakan harga dapat dipengaruhi oleh data ekonomi, arah suku bunga, sentimen geopolitik, dan level teknikal secara bersamaan.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh pelemahan sektor teknologi, data inflasi AS, penurunan imbal hasil obligasi, serta perkembangan geopolitik di Timur Tengah.
AUD/USD dan EUR/USD mendapat dukungan dari dolar AS yang lebih lemah, sementara GBP/USD masih mempertahankan kecenderungan uptrend.
Di sisi lain, XAU/USD masih berada dalam downtrend sehingga area resistance tetap menjadi level penting yang perlu diperhatikan.
Trader perlu terus memantau data ekonomi Amerika Serikat, ekspektasi kebijakan Federal Reserve, serta perkembangan geopolitik yang dapat meningkatkan volatilitas pasar.
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk kehilangan.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.
Rupiah Bangkit ke Rp18.070 per Dolar AS Pagi Ini
Nilai tukar rupiah dibuka di posisi Rp18.070 per dolar AS pada perdagangan Rabu (15/7) pagi usai menguat 21 poin atau 0,12 persen
Pasar Menanti Pidato Ketua The Fed, Begini Proyeksi Rupiah Rabu (15/7)
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Selasa (14/7/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,10% secara harian ke Rp 18.091 per dolar AS.
Jadwal Libur Trading 2026 yang Perlu Diketahui Trader
Jadwal libur trading dapat memengaruhi jam perdagangan, likuiditas, spread, dan pergerakan harga. Beberapa instrumen dapat tutup penuh, mengalami penutupan lebih awal, atau tetap diperdagangkan dengan jam yang lebih singkat.
Karena setiap instrumen memiliki jadwal berbeda, trader perlu memeriksa pengumuman resmi sebelum membuka atau mempertahankan posisi.
Mengapa Trader Perlu Mengetahui Jadwal Libur Trading?
Menghindari Market Tutup
Pada hari libur tertentu, bursa atau produk trading dapat ditutup penuh. Mengetahui jadwal tersebut membantu trader menghindari transaksi saat market tidak tersedia.
Mengantisipasi Likuiditas Rendah
Ketika bank dan pusat keuangan utama libur, jumlah pelaku pasar dapat berkurang. Kondisi ini dapat membuat volume transaksi menurun dan pergerakan harga berubah.
Mengelola Risiko saat Libur Market
Libur panjang dapat menyebabkan harga mengalami gap ketika market kembali dibuka. Trader perlu mempertimbangkan risiko tersebut sebelum membiarkan posisi tetap terbuka.
Jenis Libur yang Memengaruhi Trading
Libur Nasional
Hari libur nasional di negara besar seperti Amerika Serikat, Inggris, atau Jepang dapat memengaruhi aktivitas bank dan pelaku pasar.
Libur Bursa Global
Penutupan bursa utama dapat memengaruhi saham, indeks, komoditas, dan produk derivatif yang terkait dengan bursa tersebut.
Libur Bank di Negara Utama
Libur perbankan dapat mengurangi aktivitas transaksi, terutama pada pasangan mata uang yang berkaitan dengan negara tersebut.
Jadwal Libur Pasar Utama AS 2026
Berikut beberapa hari libur pasar Amerika Serikat yang perlu diperhatikan sepanjang 2026:

Selain penutupan penuh, beberapa produk juga dapat mengalami early close atau penutupan lebih awal. Jam perdagangan emas, minyak, forex, indeks, dan saham dapat berbeda meskipun berada pada tanggal libur yang sama.
Dampak Libur Trading terhadap Market
Perubahan Jam Trading
Beberapa instrumen dapat dibuka lebih lambat, ditutup lebih cepat, atau tidak diperdagangkan selama hari libur.
Spread Berpotensi Melebar
Likuiditas yang menurun dapat memperbesar selisih antara harga beli dan harga jual.
Volume Market Menurun
Berkurangnya aktivitas bank dan institusi dapat membuat pergerakan harga lebih lambat atau justru lebih tidak stabil.
Apakah Forex Sabtu dan Minggu Libur?
Secara umum, trading forex retail berhenti pada akhir pekan. Aktivitas normal biasanya dimulai pada pembukaan sesi Asia hari Senin dan berakhir setelah penutupan sesi New York pada hari Jumat.
Jam pembukaan dan penutupan tetap dapat berbeda berdasarkan instrumen, zona waktu, serta ketentuan platform trading.
Tips Trading Menjelang Libur Market
1. Cek Kalender dan Jam Perdagangan
Periksa pengumuman jadwal trading untuk mengetahui produk yang tutup, mengalami early close, atau memiliki perubahan jam transaksi.
2. Kurangi Risiko Posisi Terbuka
Pertimbangkan ukuran posisi dan kondisi market sebelum mempertahankan transaksi selama periode libur panjang.
3. Hindari Entry saat Likuiditas Rendah
Jangan memaksakan transaksi ketika spread melebar, volume rendah, atau pergerakan harga sulit dianalisis.
4. Waspadai Gap setelah Market Dibuka
Harga dapat dibuka pada level berbeda setelah akhir pekan atau libur panjang akibat perkembangan berita selama market tutup.
5. Sesuaikan Target Profit dan Stop Loss
Gunakan target dan batas risiko yang realistis sesuai tingkat volatilitas serta kondisi likuiditas market.
Cara Memantau Jadwal Libur Trading
Trader dapat mengecek jadwal melalui pengumuman pada aplikasi, website resmi, email, atau pemberitahuan dari perusahaan pialang. Pastikan untuk melihat informasi berdasarkan produk karena jam perdagangan setiap instrumen dapat berbeda.
Trading Lebih Mudah Langsung dari Aplikasi
Download aplikasi Doo Financial Futures untuk mengakses berbagai produk trading, memantau pergerakan harga secara real-time, serta memperoleh informasi terbaru mengenai perubahan jam perdagangan dengan lebih praktis.