Pasar commodity seperti emas dan minyak dapat diperdagangkan pada berbagai waktu sepanjang hari. Namun, tingkat likuiditas dan volatilitas tidak selalu sama karena setiap komoditas memiliki pusat perdagangan, faktor penggerak, dan jam aktif yang berbeda.
Memahami waktu terbaik trading commodity membantu trader mengetahui kapan aktivitas pasar biasanya meningkat dan menyesuaikan waktu transaksi dengan strategi yang digunakan.
Tidak ada satu jam yang selalu memberikan hasil terbaik. Waktu dengan volatilitas tinggi juga dapat membawa risiko pergerakan harga yang lebih besar.
Baca Juga: Pengaruh Nilai Dolar AS terhadap Harga Komoditas di Dunia
Mengapa Waktu Trading Commodity Penting?
Waktu trading dapat memengaruhi likuiditas, spread, volatilitas, dan kecepatan perubahan harga.
Ketika lebih banyak pelaku pasar aktif, harga dapat bergerak lebih dinamis. Sebaliknya, pada periode yang lebih sepi, pergerakan dapat melambat atau spread menjadi lebih lebar.
Karena itu, trader perlu memahami kapan instrumen yang dipilih biasanya aktif.

Kapan Pasar Commodity Aktif Diperdagangkan?
1. Sesi Asia
Pada sesi Asia, aktivitas pasar mulai meningkat seiring dibukanya pusat perdagangan di kawasan tersebut.
Emas tetap aktif diperdagangkan, sementara beberapa komoditas dapat merespons data dari Tiongkok, Jepang, atau Australia.
2. Sesi London
Ketika London mulai aktif, likuiditas pada sejumlah komoditas global dapat meningkat.
Emas biasanya mulai menunjukkan pergerakan yang lebih aktif dibandingkan sesi Asia, terutama ketika pelaku pasar Eropa masuk.
3. Sesi New York
Sesi New York menjadi periode penting untuk commodity seperti emas dan minyak.
Data ekonomi AS, pergerakan dolar, Treasury yield, laporan persediaan energi, dan aktivitas pasar Amerika dapat meningkatkan volatilitas.
Kapan Waktu Terbaik untuk Trading Commodity?
1. Saat Likuiditas Pasar Meningkat
Likuiditas yang lebih tinggi biasanya membuat aktivitas transaksi meningkat.
Namun, trader tetap perlu memperhatikan kondisi aktual karena likuiditas dapat berubah saat berita besar atau kondisi pasar tidak normal.
2. Saat Sesi London dan New York Aktif
Periode ketika London dan New York aktif secara bersamaan sering menjadi salah satu waktu dengan aktivitas tinggi pada berbagai instrumen global.
Emas, khususnya, dapat mengalami peningkatan volatilitas karena pelaku pasar Eropa dan Amerika sama-sama aktif.
3. Saat Ada Rilis Data Ekonomi
Data inflasi, tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi, dan keputusan bank sentral dapat memengaruhi harga komoditas.
Commodity yang menggunakan dolar AS sebagai harga acuan juga dapat bereaksi terhadap perubahan nilai dolar.
4. Saat Volatilitas Mulai Meningkat
Volatilitas dapat memberikan pergerakan harga yang lebih besar.
Namun, kondisi tersebut juga meningkatkan risiko slippage, false breakout, dan stop loss terkena lebih cepat sehingga ukuran posisi perlu disesuaikan.
Apakah Setiap Commodity Memiliki Waktu Trading yang Sama?
Tidak. Setiap komoditas memiliki karakter dan faktor penggerak berbeda.
1. Waktu Trading Emas
XAUUSD biasanya mendapat perhatian lebih besar ketika sesi London dan New York aktif.
Aktivitas juga dapat meningkat ketika terdapat data ekonomi AS, keputusan The Fed, atau perubahan besar pada dolar dan Treasury yield.
2. Waktu Trading Minyak
WTI dapat lebih aktif ketika pasar Amerika Serikat berlangsung karena keterkaitannya dengan industri energi AS.
Trader juga sering memperhatikan jadwal laporan persediaan minyak, perkembangan OPEC+, serta perubahan kondisi geopolitik.
3. Waktu Trading Komoditas Lainnya
Komoditas lain seperti perak, tembaga, atau produk energi dapat memiliki jam aktif dan faktor fundamental berbeda.
Karena itu, trader perlu memeriksa spesifikasi produk dan memahami pasar utama setiap instrumen.
Apa yang Memengaruhi Volatilitas Commodity?
1. Supply dan Demand
Perubahan pasokan dan permintaan menjadi salah satu faktor utama pergerakan harga komoditas.
Gangguan produksi, kenaikan konsumsi, atau perubahan ekspor-impor dapat mengubah keseimbangan pasar.
2. Data Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi, aktivitas manufaktur, inflasi, dan data tenaga kerja dapat memengaruhi permintaan maupun sentimen terhadap komoditas.
Dampaknya dapat berbeda untuk emas, minyak, dan komoditas industri.
3. Geopolitik
Konflik dan ketegangan geopolitik dapat memengaruhi jalur pasokan maupun sentimen risiko.
Minyak dapat bereaksi terhadap risiko gangguan produksi, sementara emas dapat memperoleh perhatian sebagai aset defensif dalam kondisi tertentu.
4. Perubahan Produksi dan Persediaan
Untuk komoditas seperti minyak, perubahan produksi serta data persediaan dapat memengaruhi ekspektasi supply.
Jika kondisi pasokan berbeda dari perkiraan pasar, volatilitas harga dapat meningkat.
Apakah Ada Waktu yang Sebaiknya Dihindari untuk Trading Commodity?
Tidak ada satu waktu yang harus selalu dihindari oleh seluruh trader.
Namun, trader perlu lebih berhati-hati ketika likuiditas rendah, spread melebar, atau menjelang rilis data besar yang dapat menyebabkan pergerakan harga sangat cepat.
Pergantian hari perdagangan dan periode market yang sangat sepi juga dapat menghasilkan kondisi eksekusi yang berbeda dari jam aktif.
Cara Menyesuaikan Waktu Trading Commodity dengan Strategi
Trader intraday dapat memilih periode ketika likuiditas dan volatilitas sesuai dengan kebutuhan strateginya.
Trader berbasis berita dapat memantau jadwal data ekonomi, keputusan bank sentral, laporan persediaan, atau pengumuman produksi.
Sementara itu, swing trader tidak harus melakukan entry pada jam paling aktif karena fokusnya lebih banyak pada tren dan struktur timeframe yang lebih panjang.
Yang terpenting adalah memilih waktu berdasarkan karakter instrumen dan tetap menggunakan stop loss serta ukuran posisi yang terukur.

Trading Commodity dengan Aplikasi Doo Financial Futures Sekarang
Memahami waktu aktif pasar membantu trader menyesuaikan strategi dengan karakter emas, minyak, dan komoditas lainnya
Dengan akses market commodity dengan harga real-time, edukasi trading, video tutorial dan fitur pengelolaan akun dalam satu platform, trader dapat memantau aktivitas trading dengan lebih praktis.
Download aplikasi Doo Financial Futures melalui Google Play Store atau Apple Store untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja di mana saja