Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak datar menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve akhir pekan ini.
Sentimen pasar masih tertekan oleh kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi Treasury. Sementara itu, pasar Asia-Pasifik sebagian besar dibuka melemah pada perdagangan Selasa.
Di pasar mata uang dan komoditas, dolar AS mendapat dukungan dari meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap euro, poundsterling, dolar Australia, serta harga emas.
Baca Juga: Market Update 14 September 2026: Minyak Tekan Pasar

EUR/USD
Euro bergerak melemah seiring penguatan dolar AS secara luas.
Dolar mendapat dukungan dari lonjakan harga minyak, permintaan safe haven akibat konflik di Timur Tengah, serta ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun.
Secara teknikal, EUR/USD masih bergerak sideway.
Area support terdekat berada di 1.1530, sementara resistance terdekat berada di 1.1575.
Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.
๐ Potential Sell: 1.1565
๐ฏ Potential TP: 1.1535
๐ Potential SL: 1.1590

GBP/USD
Poundsterling turun ke level terendah dalam lebih dari satu bulan.
Tekanan terhadap sterling muncul karena pasar memperkirakan Bank of England akan mempertahankan suku bunga, sementara Federal Reserve justru diperkirakan dapat menaikkan suku bunga pada pekan ini.
Perbedaan ekspektasi kebijakan tersebut memberikan dukungan terhadap dolar AS dan menekan GBP/USD.
Secara teknikal, GBP/USD berada dalam kondisi sideway.
Area support terdekat berada di 1.3475, sementara resistance terdekat berada di 1.3525.
Jika harga kembali tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.
๐ Potential Sell: 1.3515
๐ฏ Potential TP: 1.3485
๐ Potential SL: 1.3540

AUD/USD
Dolar Australia masih berada dalam tekanan akibat meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat.
Kenaikan ekspektasi tersebut turut mendorong imbal hasil obligasi Australia ke level tertinggi baru dalam 15 tahun.
Meski menghadapi tekanan jangka pendek, secara teknikal AUD/USD masih berada dalam uptrend.
Area support terdekat berada di 0.7115, sementara resistance terdekat berada di 0.7160.
Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang rebound masih terbuka.
๐ Potential Buy: 0.7120
๐ฏ Potential TP: 0.7150
๐ Potential SL: 0.7095

XAU/USD
Harga emas mengalami rebound, tetapi masih berada dekat level terendah dalam lima minggu.
Lonjakan harga minyak kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga pada pekan ini.
Bagi trader pemula, ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi biasanya dapat menekan harga emas karena aset berimbal hasil seperti obligasi menjadi lebih menarik.
Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 4250.00, sementara resistance terdekat berada di 4325.00.
Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.
๐ Potential Sell: 4315.00
๐ฏ Potential TP: 4280.00
๐ Potential SL: 4340.00
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Pergerakan pasar hari ini masih sangat dipengaruhi oleh ekspektasi terhadap keputusan Federal Reserve.
EUR/USD dan GBP/USD bergerak sideway dengan potensi tekanan jual, sementara AUD/USD masih mempertahankan uptrend meskipun mendapat tekanan dari penguatan dolar AS.
Di sisi lain, XAU/USD tetap berada dalam downtrend karena kenaikan harga minyak, kekhawatiran inflasi, dan prospek suku bunga AS yang lebih tinggi.
Bagi trader pemula, kondisi menjelang keputusan bank sentral biasanya dapat meningkatkan volatilitas. Karena itu, level support, resistance, target profit, dan stop loss perlu diperhatikan dengan lebih disiplin.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, pasar masih berada dalam mode wait and see menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve.
Kenaikan harga minyak dan imbal hasil Treasury memberikan dukungan terhadap dolar AS sekaligus menekan sejumlah mata uang utama dan emas.
EUR/USD dan GBP/USD masih bergerak sideway dengan tekanan bearish jangka pendek. AUD/USD tetap berada dalam uptrend, sedangkan XAU/USD masih menunjukkan downtrend.
Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.
Research Team โ Doo Financial Futures
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.