Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak sedikit lebih rendah setelah kenaikan imbal hasil obligasi Treasury memberikan tekanan terhadap Wall Street pada sesi sebelumnya.
Sementara itu, pasar Asia-Pasifik umumnya dibuka melemah. Pergerakan yield Treasury dan ketegangan antara AS dan Iran masih menjadi perhatian karena turut memengaruhi harga minyak, dolar AS, dan sentimen terhadap aset berisiko.
Baca Juga: Market Update 25 September 2026: Yield Treasury Terus Naik

AUD/USD
Dolar Australia bertahan dekat level terendah dalam delapan minggu menjelang keputusan kebijakan moneter Reserve Bank of Australia (RBA).
Keputusan RBA menjadi perhatian utama karena perubahan suku bunga maupun pernyataan bank sentral dapat memengaruhi ekspektasi terhadap dolar Australia.
Secara teknikal, AUD/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 0.7000, sementara resistance terdekat berada di 0.7070.
Jika harga kembali tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.
๐ Potential Sell: 0.7055
๐ฏ Potential TP: 0.7010
๐ Potential SL: 0.7090

GBP/USD
Poundsterling mengalami sedikit rebound, tetapi masih berada dekat level terendah dalam tiga bulan.
Pasar masih mengantisipasi kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan oleh Bank of England. Meski ekspektasi tersebut dapat memberikan dukungan terhadap sterling, secara teknikal GBP/USD masih berada dalam tren penurunan.
Secara teknikal, GBP/USD berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 1.3200, sementara resistance terdekat berada di 1.3275.
Jika rebound tertahan di sekitar resistance, potensi tekanan jual masih perlu diperhatikan.
๐ Potential Sell: 1.3265
๐ฏ Potential TP: 1.3225
๐ Potential SL: 1.3295

EUR/USD
Euro masih bergerak dekat level terendah dalam dua bulan terhadap dolar AS.
Tekanan terhadap euro terjadi di tengah ketegangan AS-Iran yang terus berlanjut. Kondisi tersebut mendorong kenaikan harga minyak serta imbal hasil Treasury, sehingga turut memberikan dukungan terhadap dolar AS.
Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 1.1355, sementara resistance terdekat berada di 1.1425.
Jika harga tetap berada di bawah resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.
๐ Potential Sell: 1.1405
๐ฏ Potential TP: 1.1365
๐ Potential SL: 1.1440

XAU/USD
Harga emas bergerak stabil, tetapi masih berada dekat level terendah dalam lebih dari tujuh minggu.
Investor menantikan sejumlah data ekonomi penting Amerika Serikat di tengah kekhawatiran bahwa suku bunga The Fed dapat tetap tinggi dalam waktu lebih lama. Kondisi suku bunga tinggi dapat memberikan tekanan terhadap emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga.
Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 4100.00, sementara resistance terdekat berada di 4170.00.
Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.
๐ Potential Sell: 4150.00
๐ฏ Potential TP: 4110.00
๐ Potential SL: 4185.00
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Market hari ini menunjukkan tekanan yang relatif konsisten pada empat instrumen utama.
AUD/USD, GBP/USD, EUR/USD, dan XAU/USD seluruhnya berada dalam downtrend.
AUD/USD menjadi perhatian utama menjelang keputusan RBA. GBP/USD masih mencoba rebound, sementara EUR/USD menghadapi tekanan dari penguatan dolar dan ketegangan geopolitik.
Di pasar komoditas, emas masih bergerak dekat level terendah beberapa minggu karena ekspektasi suku bunga AS tetap tinggi.
Bagi trader pemula, kondisi seperti ini menunjukkan bahwa rebound jangka pendek belum tentu menandakan perubahan tren. Support, resistance, serta level stop loss tetap perlu diperhatikan sebelum mengambil posisi.
Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan
Market Brief 29 September mencantumkan beberapa agenda penting, yaitu keputusan suku bunga RBA dan konferensi pers RBA, JOLTS Job Openings AS, serta pidato pejabat The Fed Austan Goolsbee, Alberto Musalem, dan John Williams.
Keputusan RBA dapat meningkatkan volatilitas AUD/USD, sementara data tenaga kerja dan komunikasi pejabat The Fed dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga AS, dolar, serta harga emas.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, sentimen pasar masih menghadapi tekanan dari kenaikan imbal hasil Treasury dan ketegangan geopolitik.
AUD/USD berada dalam downtrend menjelang keputusan RBA. GBP/USD masih berada dalam tren turun meskipun sempat rebound, sementara EUR/USD bergerak dekat level terendah dalam dua bulan.
XAU/USD juga tetap berada dalam downtrend di tengah ekspektasi bahwa suku bunga The Fed dapat bertahan tinggi lebih lama.
Trader perlu terus mencermati keputusan RBA, data JOLTS AS, arah yield Treasury, serta komunikasi pejabat Federal Reserve sebelum menentukan posisi.
Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.
Research Team โ Doo Financial Futures
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.