Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak datar menjelang keputusan penting Federal Reserve mengenai suku bunga. Keputusan tersebut menjadi perhatian karena berpotensi menandai dimulainya siklus baru kenaikan suku bunga AS.
Sementara itu, pasar Asia dibuka dengan pergerakan yang beragam. Kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi Treasury masih memberikan dukungan terhadap dolar AS sekaligus membebani sentimen pasar menjelang keputusan FOMC.
Baca Juga: Market Update 15 September 2026: Pasar Menanti The Fed

EUR/USD
Euro bergerak mendekati level terendah dalam satu bulan seiring menguatnya dolar AS.
Lonjakan harga minyak mendorong kenaikan imbal hasil Treasury sekaligus memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga pekan ini. Kondisi tersebut meningkatkan daya tarik dolar dan memberikan tekanan terhadap euro.
Secara teknikal, EUR/USD masih bergerak sideway.
Area support terdekat berada di 1.1525, sementara resistance terdekat berada di 1.1575.
Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.
๐ Potential Sell: 1.1560
๐ฏ Potential TP: 1.1530
๐ Potential SL: 1.1585

GBP/USD
Poundsterling melemah ke level terendah dalam lebih dari lima minggu terhadap dolar AS menjelang keputusan suku bunga Bank of England pada Kamis.
Pasar secara luas memperkirakan BoE akan mempertahankan suku bunga. Namun, kemungkinan kenaikan suku bunga menjelang akhir tahun masih menjadi perhatian investor.
Di sisi lain, penguatan dolar AS menjelang keputusan Federal Reserve turut memberikan tekanan terhadap sterling.
Secara teknikal, GBP/USD berada dalam kondisi sideway.
Area support terdekat berada di 1.3435, sementara resistance terdekat berada di 1.3515.
Jika harga tetap tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.
๐ Potential Sell: 1.3490
๐ฏ Potential TP: 1.3450
๐ Potential SL: 1.3525

AUD/USD
Dolar Australia masih berada di bawah tekanan dan bergerak dekat level terendah dalam empat minggu.
Penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi Treasury membebani AUD/USD menjelang keputusan FOMC.
Meski mengalami tekanan dalam jangka pendek, secara teknikal AUD/USD masih menunjukkan uptrend.
Area support terdekat berada di 0.7115, sementara resistance terdekat berada di 0.7160.
Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang rebound masih terbuka.
๐ Potential Buy: 0.7120
๐ฏ Potential TP: 0.7150
๐ Potential SL: 0.7095

XAU/USD
Harga emas turun untuk sesi ketiga berturut-turut seiring investor menantikan keputusan kebijakan Federal Reserve.
Ekspektasi kenaikan suku bunga dan tingginya imbal hasil obligasi masih memberikan tekanan terhadap emas. Bagi trader pemula, suku bunga dan yield yang lebih tinggi dapat mengurangi daya tarik emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga.
Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 4250.00, sementara resistance terdekat berada di 4325.00.
Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.
๐ Potential Sell: 4310.00
๐ฏ Potential TP: 4270.00
๐ Potential SL: 4345.00
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Fokus utama pasar hari ini berada pada keputusan suku bunga Federal Reserve.
EUR/USD dan GBP/USD masih bergerak sideway dengan potensi tekanan jual, sementara AUD/USD tetap mempertahankan uptrend meskipun sedang tertekan.
Di pasar komoditas, XAU/USD masih berada dalam downtrend setelah turun selama tiga sesi berturut-turut.
Bagi trader pemula, periode menjelang keputusan bank sentral dapat memicu volatilitas yang lebih tinggi. Pergerakan harga juga dapat berubah cepat setelah pengumuman suku bunga maupun pernyataan The Fed mengenai arah kebijakan berikutnya.
Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan
Market Brief 16 September juga menyoroti sejumlah agenda ekonomi, termasuk inflasi Inggris, Retail Sales AS, pidato Presiden ECB Christine Lagarde, serta keputusan suku bunga Federal Reserve.
Data dan keputusan tersebut dapat memengaruhi pergerakan dolar AS, euro, poundsterling, serta harga emas.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, pasar masih berada dalam mode wait and see menjelang keputusan penting Federal Reserve.
Kenaikan harga minyak dan imbal hasil Treasury masih memberikan dukungan terhadap dolar AS. Kondisi tersebut menekan EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, dan harga emas dalam perdagangan terbaru.
EUR/USD dan GBP/USD masih bergerak sideway, AUD/USD mempertahankan uptrend, sementara XAU/USD tetap berada dalam downtrend.
Trader perlu memperhatikan keputusan The Fed, arah suku bunga selanjutnya, pergerakan Treasury, serta harga minyak karena faktor-faktor tersebut berpotensi meningkatkan volatilitas pasar.
Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.
Research Team โ Doo Financial Futures
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

















