Market Update 24 September 2026: Yield Tekan Wall Street

Market Analysis Doo Financial Futures 24 September 2026 Yield Tekan Wall Street

Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak datar setelah lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah memicu aksi jual di Wall Street. Kenaikan yield Treasury turut memberikan dukungan terhadap dolar AS dan menekan sejumlah instrumen forex serta harga emas.

Sementara itu, pasar Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan yang beragam. Indeks Nikkei Jepang menguat setelah libur selama tiga hari, sedangkan pasar saham Korea Selatan masih tutup karena hari libur nasional.

Baca Juga: Market Update 23 September 2026: Nasdaq Cetak Rekor

Market Analysis Doo Financial Futures 24 September 2026 Yield Tekan Wall Street AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia turun ke level terendah dalam tujuh minggu setelah penguatan dolar AS memberikan tekanan terhadap pasangan AUD/USD.

Selain faktor eksternal, data ketenagakerjaan Australia yang berada di bawah perkiraan turut membebani dolar Australia. Kondisi tersebut membuat AUD/USD menghadapi tekanan dari dua sisi, yaitu penguatan mata uang AS dan pelemahan indikator ekonomi domestik.

Secara teknikal, AUD/USD berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 0.7010, sementara resistance terdekat berada di 0.7070.

Jika harga kembali tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 0.7055
๐ŸŽฏ Potential TP: 0.7020
๐Ÿ›‘ Potential SL: 0.7085

Market Analysis Doo Financial Futures 24 September 2026 Yield Tekan Wall Street GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling turun ke level terendah sejak akhir Juni setelah dolar AS menguat ke level tertinggi dalam hampir dua bulan.

Penguatan dolar didorong oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan sikap kebijakan yang lebih hawkish. Kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap sterling dan membuat pergerakan GBP/USD masih cenderung melemah.

Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 1.3170, sementara resistance terdekat berada di 1.3275.

Jika harga gagal menembus resistance, peluang penurunan menuju area support masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.3250
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.3200
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.3295

Market Analysis Doo Financial Futures 24 September 2026 Yield Tekan Wall Street EURUSD

EUR/USD

Euro menyentuh level terendah baru dalam dua bulan seiring berlanjutnya penguatan dolar AS.

Dolar mendapat dukungan dari data Purchasing Managers’ Index (PMI) AS yang melampaui perkiraan serta sejumlah pernyataan bernada hawkish dari pejabat Federal Reserve.

Kombinasi kedua faktor tersebut memperkuat ekspektasi terhadap kemungkinan pengetatan kebijakan moneter AS lebih lanjut dan memberikan tekanan terhadap euro.

Bagi trader pemula, data PMI digunakan untuk melihat perkembangan aktivitas bisnis. Ketika data ekonomi AS lebih kuat dari perkiraan, pasar dapat menyesuaikan ekspektasinya terhadap arah suku bunga The Fed, sehingga memengaruhi pergerakan dolar AS.

Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 1.1355, sementara resistance terdekat berada di 1.1435.

Jika harga kembali tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.1415
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.1370
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.1455

Market Analysis Doo Financial Futures 24 September 2026 Yield Tekan Wall Street XAUUSD

XAU/USD

Harga emas bertahan di bawah level 4.300 per ons setelah mengalami penurunan tajam pada sesi sebelumnya.

Tekanan terhadap emas berasal dari penguatan dolar AS dan lonjakan imbal hasil obligasi Treasury. Kedua faktor tersebut membuat pergerakan XAU/USD masih menghadapi tekanan pada awal perdagangan.

Bagi trader pemula, emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil bunga. Ketika yield obligasi meningkat, aset berimbal hasil dapat menjadi lebih menarik bagi sebagian investor sehingga berpotensi mengurangi permintaan terhadap emas.

Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 4240.00, sementara resistance terdekat berada di 4320.00.

Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 4305.00
๐ŸŽฏ Potential TP: 4270.00
๐Ÿ›‘ Potential SL: 4335.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Pergerakan pasar hari ini menunjukkan bahwa penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil Treasury masih menjadi faktor penting yang memengaruhi forex serta emas.

AUD/USD, GBP/USD, EUR/USD, dan XAU/USD sama-sama berada dalam downtrend berdasarkan analisis teknikal dalam Market Brief.

AUD/USD mendapat tekanan tambahan dari data ketenagakerjaan Australia yang lebih lemah dari perkiraan. Sementara itu, GBP/USD dan EUR/USD menghadapi tekanan dari penguatan dolar AS dan ekspektasi kebijakan The Fed yang lebih ketat.

Di pasar komoditas, harga emas masih tertahan di bawah level 4.300 per ons setelah mengalami penurunan tajam.

Bagi trader pemula, kesamaan arah tren pada beberapa instrumen tidak berarti setiap instrumen memiliki tingkat risiko yang sama. Area support, resistance, serta jarak antara entry dan stop loss tetap perlu diperhatikan secara terpisah.

Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan

Berdasarkan Market Brief 24 September, terdapat beberapa agenda yang menjadi perhatian pasar, yaitu pidato sejumlah pejabat Federal Reserve serta pertemuan antara Presiden AS dan Presiden China.

Pernyataan pejabat The Fed dapat memberikan petunjuk tambahan mengenai arah kebijakan suku bunga AS. Sementara itu, perkembangan hubungan perdagangan antara AS dan China juga menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi sentimen pasar.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh kenaikan imbal hasil obligasi Treasury dan penguatan dolar AS setelah data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan hasil yang lebih kuat dari perkiraan.

AUD/USD, GBP/USD, dan EUR/USD berada dalam downtrend, sementara XAU/USD juga masih menunjukkan tekanan penurunan.

Di pasar saham, kontrak futures AS bergerak datar setelah aksi jual di Wall Street, sedangkan Nikkei Jepang menguat ketika perdagangan kembali dibuka setelah libur tiga hari.

Trader perlu terus memperhatikan arah dolar AS, pergerakan yield Treasury, pernyataan pejabat The Fed, serta reaksi harga di sekitar area support dan resistance sebelum mengambil keputusan trading.

Untuk membantu mengelola risiko ketika beberapa instrumen bergerak dalam tren penurunan, trader juga perlu memahami perbandingan antara potensi keuntungan dan risiko pada setiap posisi.

Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.

Research Team โ€“ Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *