Saat membaca chart, trader biasanya memperhatikan arah dan perubahan harga. Namun, ada informasi lain yang dapat membantu memahami aktivitas pasar, yaitu trading volume.
Trading volume menunjukkan besarnya aktivitas transaksi dalam periode tertentu. Dengan memahami cara membaca volume, trader dapat melengkapi analisis harga, mengenali perubahan aktivitas pasar, dan menyusun rencana transaksi dengan lebih terarah.
Baca Juga: Perbedaan Market Order dan Limit Order dalam Trading
Apa Itu Trading Volume?
1. Pengertian Trading Volume
Trading volume adalah ukuran aktivitas transaksi suatu instrumen dalam periode tertentu. Volume biasanya ditampilkan dalam bentuk batang di bagian bawah chart.
Satuan volume dapat berbeda sesuai jenis instrumen dan sumber datanya. Karena itu, trader perlu memahami informasi yang ditampilkan platform sebelum menggunakan volume dalam analisis.
2. Fungsi Volume dalam Aktivitas Trading
Volume membantu trader mengetahui apakah aktivitas pasar sedang meningkat atau menurun dibandingkan periode sebelumnya.
Ketika volume meningkat, lebih banyak aktivitas transaksi tercatat pada sumber data yang digunakan. Namun, volume tinggi tidak otomatis menunjukkan bahwa harga akan naik karena transaksi melibatkan aktivitas beli dan jual.
3. Perbedaan Volume pada Saham dan Forex
Volume saham dan forex memiliki perbedaan dalam sumber serta cara pencatatan datanya:
- Volume saham: Umumnya menunjukkan jumlah lembar saham yang diperdagangkan pada bursa atau sumber data tertentu.
- Volume forex: Pada banyak platform forex ritel, indikator volume menggunakan tick volume, yaitu jumlah perubahan harga yang tercatat dalam periode tertentu.
- Cakupan data: Volume pada satu platform belum tentu mewakili seluruh aktivitas pasar forex global.
Perbedaan ini penting dipahami agar trader tidak menyamakan data volume saham dengan indikator volume yang tersedia pada platform forex.
Cara Membaca Trading Volume pada Chart
1. Memahami Volume Tinggi dan Rendah
Volume tinggi menunjukkan aktivitas pasar yang lebih besar dibandingkan periode pembanding. Sebaliknya, volume rendah menunjukkan aktivitas yang relatif lebih kecil.
Sebagai contoh, jika batang volume pada chart harian lebih tinggi daripada beberapa hari sebelumnya, aktivitas yang tercatat pada hari tersebut mengalami peningkatan. Perbandingan sebaiknya dilakukan pada instrumen dan timeframe yang sama agar hasilnya lebih relevan.
2. Hubungan Volume dengan Pergerakan Harga
Volume dapat membantu trader melihat aktivitas yang menyertai perubahan harga.
Misalnya, kenaikan harga yang disertai peningkatan volume menunjukkan bahwa aktivitas pasar bertambah selama pergerakan naik tersebut. Namun, kondisi ini tidak menjamin harga akan terus meningkat.
Karena itu, analisis volume perlu dikombinasikan dengan tren, struktur harga, dan kondisi market.
3. Membaca Indikator Volume pada Platform Trading
Indikator volume umumnya ditampilkan sebagai batang di bawah chart harga. Setiap batang mewakili aktivitas yang tercatat selama periode satu candle.
Saat membaca indikator volume, trader dapat memperhatikan:
- Tinggi batang: Membandingkan aktivitas pada satu periode dengan periode lainnya.
- Perubahan volume: Melihat apakah aktivitas meningkat ketika harga bergerak naik atau turun.
- Posisi harga: Mengamati volume ketika harga mendekati support, resistance, atau area breakout.
Warna batang volume mengikuti pengaturan indikator pada platform dan tidak selalu menunjukkan jumlah pembeli atau penjual secara terpisah.
Fungsi Trading Volume dalam Analisis Teknikal
1. Mengonfirmasi Kekuatan Trend
Volume dapat digunakan sebagai informasi tambahan ketika trader menilai pergerakan tren.
Sebagai contoh, tren naik yang disertai peningkatan volume menunjukkan bahwa aktivitas pasar bertambah selama harga bergerak naik. Sebaliknya, volume yang menurun dapat menjadi alasan untuk memeriksa kembali kondisi tren.
Meski demikian, volume bukan satu-satunya indikator untuk menentukan apakah tren akan berlanjut atau berbalik arah.
2. Membantu Membaca Breakout
Breakout terjadi ketika harga menembus area teknikal tertentu, seperti support atau resistance.
Peningkatan volume saat breakout dapat menunjukkan bertambahnya aktivitas pasar ketika harga menembus level tersebut. Namun, harga tetap dapat kembali ke area sebelumnya sehingga trader perlu memperhatikan kemungkinan false breakout.
3. Mengidentifikasi Perubahan Aktivitas Pasar
Perubahan volume yang mencolok dapat membantu trader mengenali periode ketika aktivitas market meningkat atau menurun.
Misalnya, volume dapat bertambah saat rilis berita ekonomi atau ketika harga mendekati level teknikal yang banyak diperhatikan. Trader dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengevaluasi kondisi pasar sebelum membuka posisi.
Tips Menggunakan Trading Volume dalam Trading
1. Kombinasikan Volume dengan Support dan Resistance
Gunakan volume bersama area support dan resistance untuk memahami aktivitas pasar ketika harga mendekati level penting.
Jika harga menembus resistance dengan peningkatan volume, trader dapat memeriksa apakah pergerakan tersebut sesuai dengan strategi. Tetap perhatikan risiko harga kembali turun setelah breakout.
2. Perhatikan Perbedaan Volume pada Setiap Timeframe
Volume pada chart lima menit, satu jam, dan harian dapat berbeda karena setiap candle mewakili durasi yang tidak sama.
Bandingkan volume dengan periode sebelumnya pada timeframe yang sama. Perhatikan juga jam perdagangan karena aktivitas pasar dapat berubah sepanjang hari.
3. Hindari Mengandalkan Volume sebagai Satu-Satunya Sinyal
Volume menunjukkan aktivitas pasar, tetapi tidak dapat memastikan arah pergerakan harga berikutnya.
Kombinasikan volume dengan analisis tren, support dan resistance, kalender ekonomi, serta manajemen risiko. Sebelum entry, tentukan ukuran lot dan batas kerugian sesuai trading plan.

Trading dengan Aplikasi Doo Financial Futures Sekarang
Memahami trading volume membantu trader membaca perubahan aktivitas pasar dan melengkapi analisis harga.
Trading bersama Doo Financial Futures dengan akses market dengan harga real-time, edukasi trading, video tutorial dan fitur pengelolaan akun dalam satu platform, trader dapat memantau aktivitas trading dengan lebih praktis.
Download aplikasi Doo Financial Futures melalui Google Play Store atau Apple App Store untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja di mana saja.