Market Update 24 September 2026: Yield Tekan Wall Street

Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak datar setelah lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah memicu aksi jual di Wall Street. Kenaikan yield Treasury turut memberikan dukungan terhadap dolar AS dan menekan sejumlah instrumen forex serta harga emas.

Sementara itu, pasar Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan yang beragam. Indeks Nikkei Jepang menguat setelah libur selama tiga hari, sedangkan pasar saham Korea Selatan masih tutup karena hari libur nasional.

Baca Juga: Market Update 23 September 2026: Nasdaq Cetak Rekor

Market Analysis Doo Financial Futures 24 September 2026 Yield Tekan Wall Street AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia turun ke level terendah dalam tujuh minggu setelah penguatan dolar AS memberikan tekanan terhadap pasangan AUD/USD.

Selain faktor eksternal, data ketenagakerjaan Australia yang berada di bawah perkiraan turut membebani dolar Australia. Kondisi tersebut membuat AUD/USD menghadapi tekanan dari dua sisi, yaitu penguatan mata uang AS dan pelemahan indikator ekonomi domestik.

Secara teknikal, AUD/USD berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 0.7010, sementara resistance terdekat berada di 0.7070.

Jika harga kembali tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 0.7055
๐ŸŽฏ Potential TP: 0.7020
๐Ÿ›‘ Potential SL: 0.7085

Market Analysis Doo Financial Futures 24 September 2026 Yield Tekan Wall Street GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling turun ke level terendah sejak akhir Juni setelah dolar AS menguat ke level tertinggi dalam hampir dua bulan.

Penguatan dolar didorong oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan sikap kebijakan yang lebih hawkish. Kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap sterling dan membuat pergerakan GBP/USD masih cenderung melemah.

Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 1.3170, sementara resistance terdekat berada di 1.3275.

Jika harga gagal menembus resistance, peluang penurunan menuju area support masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.3250
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.3200
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.3295

Market Analysis Doo Financial Futures 24 September 2026 Yield Tekan Wall Street EURUSD

EUR/USD

Euro menyentuh level terendah baru dalam dua bulan seiring berlanjutnya penguatan dolar AS.

Dolar mendapat dukungan dari data Purchasing Managers’ Index (PMI) AS yang melampaui perkiraan serta sejumlah pernyataan bernada hawkish dari pejabat Federal Reserve.

Kombinasi kedua faktor tersebut memperkuat ekspektasi terhadap kemungkinan pengetatan kebijakan moneter AS lebih lanjut dan memberikan tekanan terhadap euro.

Bagi trader pemula, data PMI digunakan untuk melihat perkembangan aktivitas bisnis. Ketika data ekonomi AS lebih kuat dari perkiraan, pasar dapat menyesuaikan ekspektasinya terhadap arah suku bunga The Fed, sehingga memengaruhi pergerakan dolar AS.

Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 1.1355, sementara resistance terdekat berada di 1.1435.

Jika harga kembali tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.1415
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.1370
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.1455

Market Analysis Doo Financial Futures 24 September 2026 Yield Tekan Wall Street XAUUSD

XAU/USD

Harga emas bertahan di bawah level 4.300 per ons setelah mengalami penurunan tajam pada sesi sebelumnya.

Tekanan terhadap emas berasal dari penguatan dolar AS dan lonjakan imbal hasil obligasi Treasury. Kedua faktor tersebut membuat pergerakan XAU/USD masih menghadapi tekanan pada awal perdagangan.

Bagi trader pemula, emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil bunga. Ketika yield obligasi meningkat, aset berimbal hasil dapat menjadi lebih menarik bagi sebagian investor sehingga berpotensi mengurangi permintaan terhadap emas.

Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 4240.00, sementara resistance terdekat berada di 4320.00.

Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 4305.00
๐ŸŽฏ Potential TP: 4270.00
๐Ÿ›‘ Potential SL: 4335.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Pergerakan pasar hari ini menunjukkan bahwa penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil Treasury masih menjadi faktor penting yang memengaruhi forex serta emas.

AUD/USD, GBP/USD, EUR/USD, dan XAU/USD sama-sama berada dalam downtrend berdasarkan analisis teknikal dalam Market Brief.

AUD/USD mendapat tekanan tambahan dari data ketenagakerjaan Australia yang lebih lemah dari perkiraan. Sementara itu, GBP/USD dan EUR/USD menghadapi tekanan dari penguatan dolar AS dan ekspektasi kebijakan The Fed yang lebih ketat.

Di pasar komoditas, harga emas masih tertahan di bawah level 4.300 per ons setelah mengalami penurunan tajam.

Bagi trader pemula, kesamaan arah tren pada beberapa instrumen tidak berarti setiap instrumen memiliki tingkat risiko yang sama. Area support, resistance, serta jarak antara entry dan stop loss tetap perlu diperhatikan secara terpisah.

Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan

Berdasarkan Market Brief 24 September, terdapat beberapa agenda yang menjadi perhatian pasar, yaitu pidato sejumlah pejabat Federal Reserve serta pertemuan antara Presiden AS dan Presiden China.

Pernyataan pejabat The Fed dapat memberikan petunjuk tambahan mengenai arah kebijakan suku bunga AS. Sementara itu, perkembangan hubungan perdagangan antara AS dan China juga menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi sentimen pasar.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh kenaikan imbal hasil obligasi Treasury dan penguatan dolar AS setelah data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan hasil yang lebih kuat dari perkiraan.

AUD/USD, GBP/USD, dan EUR/USD berada dalam downtrend, sementara XAU/USD juga masih menunjukkan tekanan penurunan.

Di pasar saham, kontrak futures AS bergerak datar setelah aksi jual di Wall Street, sedangkan Nikkei Jepang menguat ketika perdagangan kembali dibuka setelah libur tiga hari.

Trader perlu terus memperhatikan arah dolar AS, pergerakan yield Treasury, pernyataan pejabat The Fed, serta reaksi harga di sekitar area support dan resistance sebelum mengambil keputusan trading.

Untuk membantu mengelola risiko ketika beberapa instrumen bergerak dalam tren penurunan, trader juga perlu memahami perbandingan antara potensi keuntungan dan risiko pada setiap posisi.

Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.

Research Team โ€“ Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

Market Update 23 September 2026: Nasdaq Cetak Rekor

Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak relatif datar pada Selasa malam setelah indeks Nasdaq Composite mencetak rekor baru. Penguatan tersebut didorong oleh optimisme investor terhadap perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Sementara itu, pasar Asia dibuka dengan pergerakan yang beragam. Di pasar mata uang, dolar AS masih mendapat dukungan dari pernyataan hawkish sejumlah pejabat Federal Reserve. Kondisi ini memberikan tekanan terhadap euro, poundsterling, dan dolar Australia.

Harga emas juga menghadapi tekanan karena investor mempertimbangkan kemungkinan suku bunga global tetap berada pada level tinggi untuk waktu yang lebih lama.

Baca Juga: Market Update 22 September 2026: Asia Naik, Dolar Menguat

Market Analysis Doo Financial Futures 23 September 2026 Asia Naik, Dolar Menguat EURUSD

EUR/USD

Euro bergerak mendekati level terendah dalam dua bulan terhadap dolar AS.

Pelemahan euro terjadi seiring berlanjutnya penguatan dolar setelah sejumlah pejabat The Fed menyampaikan pernyataan bernada hawkish. Pernyataan tersebut membuat pelaku pasar kembali memperhatikan kemungkinan suku bunga AS dipertahankan pada level tinggi atau dinaikkan lebih lanjut.

Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 1.1355, sementara resistance terdekat berada di 1.1490.

Jika harga kembali tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.1460
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.1410
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.1505

Market Analysis Doo Financial Futures 23 September 2026 Asia Naik, Dolar Menguat gbpUSD

GBP/USD

Poundsterling melemah dan bergerak mendekati level terendah sejak akhir Juli.

Tekanan terhadap sterling berasal dari penguatan dolar AS secara luas serta kondisi keuangan publik Inggris yang tercatat lebih lemah dari perkiraan.

Kombinasi kedua faktor tersebut membuat GBP/USD masih menghadapi tekanan, meskipun arah pergerakan berikutnya tetap bergantung pada perkembangan dolar dan data ekonomi Inggris.

Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 1.3275, sementara resistance terdekat berada di 1.3390.

Jika harga gagal menembus resistance, peluang penurunan menuju area support masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.3360
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.3305
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.3405

Market Analysis Doo Financial Futures 23 September 2026 Asia Naik, Dolar Menguat AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia bergerak relatif datar dan kesulitan mempertahankan rebound dari level terendah dalam empat minggu.

Penguatan dolar AS masih membatasi pergerakan AUD/USD, meskipun pasar telah mengantisipasi kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia (RBA).

Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan bahwa ekspektasi kenaikan suku bunga Australia tidak selalu membuat AUD/USD menguat. Pergerakan pasangan mata uang tersebut juga dipengaruhi oleh kondisi dolar AS.

Secara teknikal, AUD/USD masih bergerak sideway, yaitu kondisi ketika harga bergerak dalam rentang tertentu tanpa arah tren yang kuat.

Area support terdekat berada di 0.7070, sementara resistance terdekat berada di 0.7130.

Jika harga kembali tertahan di bawah resistance, peluang koreksi menuju support masih terbuka.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 0.7115
๐ŸŽฏ Potential TP: 0.7085
๐Ÿ›‘ Potential SL: 0.7145

Market Analysis Doo Financial Futures 23 September 2026 Asia Naik, Dolar Menguat XAUUSD

XAU/USD

Harga emas bergerak turun pada perdagangan Rabu karena investor mempertimbangkan kemungkinan bank-bank sentral utama mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama untuk mengendalikan inflasi.

Ekspektasi tersebut dapat memberikan tekanan terhadap emas. Berbeda dari obligasi atau deposito, emas tidak memberikan imbal hasil bunga sehingga daya tarik relatifnya dapat berkurang ketika suku bunga tetap tinggi.

Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 4300.00, sementara resistance terdekat berada di 4365.00.

Jika harga gagal bertahan di atas resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 4350.00
๐ŸŽฏ Potential TP: 4315.00
๐Ÿ›‘ Potential SL: 4380.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Pergerakan pasar hari ini menunjukkan perbedaan antara sentimen pasar saham dan kondisi sejumlah instrumen forex serta komoditas.

Nasdaq Composite mencetak rekor baru berkat optimisme terhadap AI. Namun, penguatan dolar AS tetap memberikan tekanan terhadap sejumlah mata uang utama.

Secara teknikal, EUR/USD, GBP/USD, dan XAU/USD berada dalam downtrend, sedangkan AUD/USD masih bergerak sideway.

Bagi trader pemula, pergerakan positif pada pasar saham tidak berarti seluruh instrumen akan ikut menguat. Setiap aset memiliki faktor penggerak yang berbeda, sehingga arah tren, support, resistance, dan risiko perlu diperhatikan secara terpisah.

Kesimpulan Market Outlook

Pasar saham AS mendapat dukungan dari optimisme terhadap AI setelah Nasdaq Composite mencetak rekor baru. Sementara itu, pasar Asia dibuka dengan pergerakan beragam.

Di pasar forex, dolar AS masih menguat setelah komentar hawkish pejabat The Fed. EUR/USD dan GBP/USD berada dalam downtrend, sedangkan AUD/USD bergerak sideway di tengah tekanan dolar dan ekspektasi kebijakan RBA.

Di pasar komoditas, XAU/USD masih menunjukkan downtrend karena prospek suku bunga tinggi memberikan tekanan terhadap harga emas.

Trader perlu terus mencermati komunikasi pejabat bank sentral, arah dolar AS, dan pergerakan harga di sekitar area support serta resistance sebelum mengambil keputusan trading.

Untuk membantu mengelola risiko dalam kondisi pasar yang bergerak beragam, trader juga perlu membandingkan potensi keuntungan dan risiko pada setiap posisi

Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.

Research Team โ€“ Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

Market Update 22 September 2026: Asia Naik, Dolar Menguat

Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak relatif datar setelah reli Wall Street yang didorong oleh saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI).

Sementara itu, pasar Asia sebagian besar dibuka menguat, dengan bursa Jepang masih tutup karena hari libur nasional. Meski sentimen pasar saham membaik, penguatan dolar AS tetap memberikan tekanan terhadap sejumlah mata uang utama dan harga emas.

Baca Juga: Market Update 21 September 2026: Dow Turun Tiga Pekan

Market Analysis Doo Financial Futures 22 September 2026 Asia Naik, Dolar Menguat EURUSD

EUR/USD

Euro bergerak di sekitar level terendah dalam delapan minggu terhadap dolar AS.

Tekanan terhadap euro meningkat setelah pernyataan bernada hawkish dari Presiden The Fed Chicago, Austan Goolsbee, mendorong penguatan dolar.

Bagi trader pemula, sikap hawkish menunjukkan kecenderungan bank sentral untuk mempertahankan atau memperketat kebijakan moneter guna mengendalikan inflasi. Sinyal seperti ini dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga dan pergerakan mata uang.

Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 1.1435, sementara resistance terdekat berada di 1.1490.

Jika harga kembali tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.1480
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.1450
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.1505

Market Analysis Doo Financial Futures 22 September 2026 Asia Naik, Dolar Menguat GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling bertahan di dekat level terendah dalam delapan minggu terhadap dolar AS.

Sterling masih menghadapi tekanan setelah pelaku pasar menurunkan ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga lanjutan oleh Bank of England (BoE) di tengah penurunan harga minyak.

Perubahan ekspektasi tersebut dapat memengaruhi daya tarik poundsterling, terutama ketika dolar AS sedang menguat.

Secara teknikal, GBP/USD masih menunjukkan downtrend.

Area support terdekat berada di 1.3335, sementara resistance terdekat berada di 1.3405.

Selama harga masih tertahan di bawah resistance, peluang penurunan lanjutan tetap perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.3385
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.3350
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.3415

Market Analysis Doo Financial Futures 22 September 2026 Asia Naik, Dolar Menguat AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia melemah pada awal perdagangan, tetapi masih berada dekat level tertinggi dalam beberapa tahun terhadap dolar Selandia Baru dan euro.

Pergerakan tersebut berlangsung ketika pasar telah mengantisipasi kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan oleh Reserve Bank of Australia (RBA).

Meski ekspektasi kebijakan RBA memberikan dukungan terhadap dolar Australia, penguatan dolar AS masih dapat membatasi pergerakan AUD/USD.

Secara teknikal, AUD/USD berada dalam kondisi sideway. Artinya, harga masih bergerak dalam rentang tertentu dan belum menunjukkan arah tren yang kuat.

Area support terdekat berada di 0.7075, sementara resistance terdekat berada di 0.7135.

Jika harga kembali tertahan di bawah resistance, peluang koreksi menuju area support masih terbuka.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 0.7120
๐ŸŽฏ Potential TP: 0.7090
๐Ÿ›‘ Potential SL: 0.7150

Market Analysis Doo Financial Futures 22 September 2026 Asia Naik, Dolar Menguat XAUUSD

XAU/USD

Harga emas bergerak dalam kisaran sempit karena penguatan dolar AS mengimbangi dampak penurunan harga minyak.

Dolar yang lebih kuat dapat memberikan tekanan terhadap emas karena membuat logam mulia tersebut menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Di sisi lain, penurunan harga minyak dapat meredakan sebagian kekhawatiran inflasi. Kedua faktor ini membuat pergerakan emas relatif terbatas pada awal perdagangan.

Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 4335.00, sementara resistance terdekat berada di 4380.00.

Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 4370.00
๐ŸŽฏ Potential TP: 4345.00
๐Ÿ›‘ Potential SL: 4390.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Pergerakan pasar hari ini menunjukkan bahwa penguatan pasar saham tidak selalu diikuti oleh penguatan seluruh instrumen trading.

Pasar Asia sebagian besar menguat setelah reli saham terkait AI di Wall Street. Namun, dolar AS juga menguat dan memberikan tekanan terhadap euro serta poundsterling.

Secara teknikal, EUR/USD, GBP/USD, dan XAU/USD masih berada dalam downtrend, sementara AUD/USD bergerak sideway.

Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan pentingnya menganalisis setiap instrumen secara terpisah. Pergerakan harga jangka pendek, arah tren utama, dan faktor fundamental perlu diperhatikan bersama sebelum menentukan posisi.

Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan

Berdasarkan Market Brief 22 September, sejumlah data ekonomi yang menjadi perhatian meliputi tingkat pengangguran Inggris, perubahan ketenagakerjaan mingguan ADP AS, NY Empire State Manufacturing Index, serta perubahan stok minyak mentah API.

Data tenaga kerja dan aktivitas manufaktur dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kondisi ekonomi serta kebijakan suku bunga. Sementara itu, data persediaan minyak berpotensi memengaruhi harga energi dan sentimen inflasi.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, pasar Asia bergerak menguat setelah reli saham terkait AI di Wall Street, tetapi penguatan dolar AS masih memberikan tekanan terhadap sejumlah instrumen.

EUR/USD dan GBP/USD berada dalam downtrend, sementara AUD/USD bergerak sideway di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan oleh RBA.

Di pasar komoditas, XAU/USD masih menunjukkan downtrend meskipun pergerakan harga relatif terbatas akibat penguatan dolar AS dan penurunan harga minyak.

Dalam kondisi pasar yang menunjukkan perbedaan antara pergerakan jangka pendek dan tren utama, trader perlu mempertimbangkan potensi keuntungan serta risiko sebelum membuka posisi.

Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.

Research Team โ€“ Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

Market Update 21 September 2026: Dow Turun Tiga Pekan

Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak sedikit lebih tinggi setelah Dow Jones Industrial Average mencatat penurunan mingguan selama tiga pekan berturut-turut.

Sementara itu, pasar Asia dibuka dengan pergerakan yang bervariasi pada perdagangan Senin. Investor masih mencermati arah kebijakan bank sentral, perkembangan harga minyak, serta dampaknya terhadap sentimen pasar.

Di pasar mata uang dan komoditas, euro masih tertekan, poundsterling dan dolar Australia mengalami rebound, sementara harga emas mempertahankan penguatannya setelah naik selama dua sesi berturut-turut.

Baca Juga: Market Update 18 September 2026: Asia Menguat Usai The Fed

Market Analysis Doo Financial Futures 21 September 2026 Dow Turun Tiga Pekan eurDUSD

EUR/USD

Euro masih bertahan di bawah level 1.1500 terhadap dolar AS dan bergerak mendekati titik terendah sejak akhir Juli.

Tekanan terhadap euro muncul setelah pelaku pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga oleh European Central Bank (ECB).

Bagi trader pemula, perubahan ekspektasi suku bunga dapat memengaruhi pergerakan mata uang. Ketika pasar memperkirakan suku bunga suatu negara tidak akan naik setinggi perkiraan sebelumnya, mata uang negara tersebut dapat mengalami tekanan.

Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 1.1435, sementara resistance terdekat berada di 1.1490.

Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.1485
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.1450
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.1515

Market Analysis Doo Financial Futures 21 September 2026 Dow Turun Tiga Pekan GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling mengalami rebound setelah data penjualan ritel Inggris secara tidak terduga meningkat pada Agustus.

Data tersebut melanjutkan rangkaian indikator ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan dan meningkatkan ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) dapat menaikkan suku bunga.

Meski mendapat dukungan dari data ekonomi domestik, secara teknikal GBP/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 1.3335, sementara resistance terdekat berada di 1.3425.

Jika rebound tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.3405
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.3360
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.3445

Market Analysis Doo Financial Futures 21 September 2026 Dow Turun Tiga Pekan AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia bergerak rebound setelah Reserve Bank of Australia (RBA) kembali memberikan sinyal hawkish terkait inflasi dan suku bunga.

Sikap hawkish menunjukkan bahwa bank sentral masih memberikan perhatian terhadap tekanan inflasi dan kemungkinan mempertahankan atau memperketat kebijakan moneternya.

Sinyal tersebut memberikan dukungan terhadap dolar Australia, meskipun pergerakan harga secara teknikal belum menunjukkan tren kenaikan yang kuat.

AUD/USD saat ini masih berada dalam kondisi sideway.

Area support terdekat berada di 0.7075, sementara resistance terdekat berada di 0.7130.

Jika harga kembali tertahan di bawah resistance, peluang koreksi menuju area support masih terbuka.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 0.7125
๐ŸŽฏ Potential TP: 0.7090
๐Ÿ›‘ Potential SL: 0.7155

Market Analysis Doo Financial Futures 21 September 2026 Dow Turun Tiga Pekan XAUUSD

XAU/USD

Harga emas mempertahankan penguatannya setelah mencatat kenaikan selama dua sesi berturut-turut.

Penguatan tersebut didukung oleh penurunan harga minyak yang meredakan kekhawatiran terhadap inflasi serta ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Ketika tekanan inflasi dan ekspektasi kenaikan suku bunga berkurang, emas dapat memperoleh dukungan karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil bunga.

Namun, meskipun mengalami penguatan dalam dua sesi terakhir, secara teknikal XAU/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 4340.00, sementara resistance terdekat berada di 4405.00.

Jika harga gagal menembus resistance, potensi koreksi masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 4390.00
๐ŸŽฏ Potential TP: 4355.00
๐Ÿ›‘ Potential SL: 4420.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Pergerakan pasar hari ini menunjukkan bahwa rebound jangka pendek belum tentu menandakan perubahan tren utama.

EUR/USD masih berada dalam downtrend seiring berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga ECB.

GBP/USD mendapat dukungan dari data penjualan ritel Inggris yang lebih kuat, tetapi secara teknikal masih menunjukkan downtrend.

Sementara itu, AUD/USD bergerak sideway meskipun mendapat dukungan dari sikap hawkish RBA. Harga emas juga menguat selama dua sesi berturut-turut, tetapi tren teknikal XAU/USD masih mengarah turun.

Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan pentingnya membedakan pergerakan harga jangka pendek dengan arah tren utama. Area support dan resistance dapat membantu mengidentifikasi batas pergerakan harga yang perlu diperhatikan sebelum menentukan posisi.

Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan

Berdasarkan Market Brief 21 September, terdapat dua agenda ekonomi Amerika Serikat yang menjadi perhatian pada perdagangan hari ini:

  • 17.30 WIB โ€” Pidato pejabat The Fed Austan Goolsbee
  • 19.30 WIB โ€” Chicago Fed National Activity Index Agustus

Pidato pejabat The Fed dapat memberikan petunjuk tambahan mengenai prospek kebijakan moneter AS, sedangkan Chicago Fed National Activity Index dapat membantu investor menilai kondisi aktivitas ekonomi Amerika Serikat.

Perubahan ekspektasi terhadap suku bunga dan kondisi ekonomi AS berpotensi memengaruhi pergerakan dolar, imbal hasil Treasury, serta harga emas.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, pasar saham Asia bergerak bervariasi setelah Dow Jones Industrial Average mencatat penurunan mingguan selama tiga pekan berturut-turut.

Di pasar forex, EUR/USD masih berada dalam downtrend akibat berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga ECB. GBP/USD mengalami rebound setelah data penjualan ritel Inggris yang lebih kuat, tetapi tren teknikalnya masih menunjukkan penurunan.

AUD/USD bergerak sideway dengan dukungan dari sinyal hawkish RBA.

Sementara itu, XAU/USD mempertahankan penguatannya setelah dua sesi kenaikan, meskipun secara teknikal masih berada dalam downtrend.

Trader perlu terus mencermati arah kebijakan bank sentral, perkembangan harga minyak, serta pergerakan harga di sekitar area support dan resistance sebelum mengambil keputusan trading.

Memahami Risk Reward Ratio dalam Trading

Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.

Research Team โ€“ Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

Market Update 18 September 2026: Asia Menguat Usai The Fed

Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak datar setelah Wall Street mencatat kenaikan menyusul keputusan Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.

Sementara itu, pasar Asia sebagian besar dibuka lebih tinggi pada perdagangan Jumat. Setelah keputusan The Fed, perhatian investor mulai beralih ke arah kebijakan bank sentral lainnya, pergerakan harga minyak, serta imbal hasil obligasi.

Baca Juga: Market Update 17 September 2026: Dolar Menguat Usai Fed

Market analysis Doo Financial Futures - 18 September 2026 EURUSD

EUR/USD

Euro mengalami rebound, tetapi masih bergerak dekat level terendah dalam tujuh minggu terhadap dolar AS.

Tekanan terhadap euro sedikit mereda seiring harga minyak mulai turun setelah kekhawatiran mengenai gangguan pasokan dari Timur Tengah berkurang.

Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 1.1435, sementara resistance terdekat berada di 1.1520.

Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.1500
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.1455
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.1540

Market analysis Doo Financial Futures - 18 September 2026 GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling bertahan dekat level terendah dalam sekitar 2,5 bulan setelah Bank of England mempertahankan suku bunga.

BoE juga secara tidak terduga menunda penjualan obligasi pemerintah selama enam bulan, sehingga keputusan tersebut menjadi perhatian investor terhadap arah kebijakan moneter Inggris selanjutnya.

Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 1.3280, sementara resistance terdekat berada di 1.3400.

Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.3380
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.3330
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.3420

Market analysis Doo Financial Futures - 18 September 2026 AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia bergerak menguat setelah Gubernur RBA Michele Bullock memperingatkan bahwa risiko inflasi mulai terlihat semakin nyata.

Pernyataan tersebut kembali menarik perhatian pasar terhadap kemungkinan arah kebijakan Reserve Bank of Australia selanjutnya.

Secara teknikal, AUD/USD masih berada dalam kondisi sideway.

Area support terdekat berada di 0.7070, sementara resistance terdekat berada di 0.7130.

Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang rebound menuju resistance masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 0.7085
๐ŸŽฏ Potential TP: 0.7120
๐Ÿ›‘ Potential SL: 0.7055

Market analysis Doo Financial Futures - 18 September 2026 XAUUSD

XAU/USD

Harga emas bergerak sedikit menguat setelah naik hampir 2% pada sesi sebelumnya.

Penguatan emas mendapat dukungan dari penurunan harga minyak yang meredakan kekhawatiran inflasi serta mendorong turunnya imbal hasil obligasi.

Meski mengalami rebound, secara teknikal XAU/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 4310.00, sementara resistance terdekat berada di 4400.00.

Selama harga belum mampu menembus resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 4375.00
๐ŸŽฏ Potential TP: 4325.00
๐Ÿ›‘ Potential SL: 4420.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Pasar mulai menunjukkan pergerakan yang lebih beragam setelah keputusan suku bunga The Fed.

EUR/USD dan GBP/USD masih berada dalam downtrend, meskipun euro sempat rebound. XAU/USD juga tetap berada dalam downtrend meski harga emas menguat pada perdagangan terbaru.

Sementara itu, AUD/USD bergerak sideway dan mendapat dukungan dari meningkatnya perhatian terhadap risiko inflasi Australia.

Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan bahwa rebound jangka pendek belum tentu berarti perubahan tren utama. Karena itu, penting untuk tetap melihat arah tren serta posisi harga terhadap support dan resistance sebelum mengambil keputusan.

Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan

Market Brief 18 September turut menyoroti inflasi Jepang, keputusan suku bunga Bank of Japan, pidato Presiden ECB Christine Lagarde, serta pidato pejabat The Fed Michelle Bowman.

Agenda tersebut dapat menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi ekspektasi kebijakan bank sentral serta volatilitas mata uang utama.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, pasar Asia bergerak lebih positif setelah Wall Street mencatat kenaikan pasca keputusan Federal Reserve.

EUR/USD dan GBP/USD masih berada dalam downtrend, sementara AUD/USD bergerak sideway dengan dukungan dari meningkatnya perhatian terhadap risiko inflasi Australia.

Di pasar komoditas, XAU/USD rebound tetapi secara teknikal masih menunjukkan downtrend. Penurunan harga minyak dan imbal hasil obligasi menjadi faktor yang turut mendukung pemulihan emas.

Trader perlu terus memperhatikan arah kebijakan bank sentral, pergerakan harga minyak, serta perubahan imbal hasil obligasi yang dapat memengaruhi sentimen pasar berikutnya.

Setelah keputusan suku bunga bank sentral, volatilitas pasar dapat berubah dengan cepat. Karena itu, trader juga perlu membandingkan potensi keuntungan dan risiko pada setiap posisi.

Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.

Research Team โ€“ Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

Market Update 17 September 2026: Dolar Menguat Usai Fed

Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak naik setelah aksi jual di Wall Street yang dipicu oleh kenaikan suku bunga pertama Federal Reserve dalam tiga tahun terakhir.

Sementara itu, pasar Asia dibuka dengan pergerakan yang bervariasi pada perdagangan Kamis. Keputusan The Fed dan sinyal kenaikan suku bunga lebih lanjut memberikan dukungan terhadap dolar AS sekaligus menekan sejumlah mata uang utama dan harga emas.

Baca Juga: Market Update 16 September 2026: Pasar Tunggu Keputusan Fed

Market analysis Doo Financial Futures - 17 September 2026 EURUSD

EUR/USD

Euro turun mendekati level terendah dalam tujuh minggu seiring menguatnya dolar AS.

Tekanan terhadap euro meningkat setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga dan memberikan sinyal bahwa kenaikan lebih lanjut masih dapat terjadi dalam beberapa bulan mendatang. Kondisi tersebut memperkuat daya tarik dolar AS.

Secara teknikal, EUR/USD sudah berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 1.1435, sementara resistance terdekat berada di 1.1490.

Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.1480
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.1445
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.1510

Market analysis Doo Financial Futures - 17 September 2026 GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling turun ke level terendah dalam tujuh minggu terhadap dolar AS.

Sterling mendapat tekanan setelah pernyataan hawkish dari pejabat Fed Kevin Warsh mendorong penguatan dolar. Di sisi lain, investor kini menantikan keputusan kebijakan Bank of England.

Secara teknikal, GBP/USD juga sudah berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 1.3330, sementara resistance terdekat berada di 1.3430.

Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih dapat berlanjut.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.3400
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.3350
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.3440

Market analysis Doo Financial Futures - 17 September 2026 AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia masih bergerak dekat level terendah dalam empat minggu setelah kenaikan suku bunga The Fed memperkuat dolar AS.

Tekanan tersebut mengimbangi ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia masih dapat melanjutkan pengetatan kebijakan moneternya.

Secara teknikal, AUD/USD berada dalam kondisi sideway.

Area support terdekat berada di 0.7075, sementara resistance terdekat berada di 0.7125.

Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang rebound jangka pendek masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 0.7085
๐ŸŽฏ Potential TP: 0.7115
๐Ÿ›‘ Potential SL: 0.7060

Market analysis Doo Financial Futures - 17 September 2026 XAUUSD

XAU/USD

Harga emas rebound pada awal perdagangan setelah sebelumnya sempat menyentuh level terendah dalam hampir enam minggu.

Meski mengalami rebound, investor masih mencermati kenaikan suku bunga The Fed serta sinyal hawkish mengenai kemungkinan pengetatan kebijakan lebih lanjut.

Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 4245.00, sementara resistance terdekat berada di 4320.00.

Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 4305.00
๐ŸŽฏ Potential TP: 4265.00
๐Ÿ›‘ Potential SL: 4335.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Pergerakan pasar hari ini menunjukkan dampak yang cukup jelas dari kebijakan Federal Reserve terhadap dolar AS.

EUR/USD dan GBP/USD sudah berada dalam downtrend, sementara XAU/USD juga masih menunjukkan downtrend meskipun sempat rebound.

AUD/USD bergerak sideway, dengan peluang rebound jangka pendek jika area support mampu bertahan.

Bagi trader pemula, kondisi setelah keputusan suku bunga seperti ini perlu diperhatikan karena pasar tidak hanya bereaksi terhadap keputusan aktual, tetapi juga terhadap sinyal bank sentral mengenai kebijakan berikutnya.

Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan

Market Brief 17 September juga mencantumkan beberapa agenda penting, yaitu keputusan suku bunga Bank of England, Building Permits AS, Housing Starts AS, dan Initial Jobless Claims AS.

Data tersebut dapat memberikan arah tambahan bagi poundsterling dan dolar AS setelah volatilitas yang dipicu oleh keputusan Federal Reserve.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, dolar AS mendapat dukungan setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga dan memberikan sinyal kemungkinan kenaikan lanjutan.

EUR/USD dan GBP/USD berada dalam downtrend, sementara AUD/USD bergerak sideway di tengah tekanan dolar AS dan ekspektasi kebijakan RBA.

Di pasar komoditas, XAU/USD masih menunjukkan downtrend meskipun sempat rebound dari level terendah beberapa minggu terakhir.

Trader perlu terus memperhatikan komunikasi The Fed, keputusan BoE, serta arah imbal hasil obligasi karena faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi volatilitas pasar berikutnya.

Setelah keputusan suku bunga besar seperti The Fed, volatilitas dapat meningkat dan membuat pergerakan harga lebih cepat. Karena itu, trader perlu membandingkan potensi keuntungan dan risiko sebelum membuka posisi.

Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.

Research Team โ€“ Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

Market Update 16 September 2026: Pasar Tunggu Keputusan Fed

Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak datar menjelang keputusan penting Federal Reserve mengenai suku bunga. Keputusan tersebut menjadi perhatian karena berpotensi menandai dimulainya siklus baru kenaikan suku bunga AS.

Sementara itu, pasar Asia dibuka dengan pergerakan yang beragam. Kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi Treasury masih memberikan dukungan terhadap dolar AS sekaligus membebani sentimen pasar menjelang keputusan FOMC.

Baca Juga: Market Update 15 September 2026: Pasar Menanti The Fed

Market analysis Doo Financial Futures - 16 September 2026 EURUSD

EUR/USD

Euro bergerak mendekati level terendah dalam satu bulan seiring menguatnya dolar AS.

Lonjakan harga minyak mendorong kenaikan imbal hasil Treasury sekaligus memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga pekan ini. Kondisi tersebut meningkatkan daya tarik dolar dan memberikan tekanan terhadap euro.

Secara teknikal, EUR/USD masih bergerak sideway.

Area support terdekat berada di 1.1525, sementara resistance terdekat berada di 1.1575.

Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.1560
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.1530
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.1585

Market analysis Doo Financial Futures - 16 September 2026 GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling melemah ke level terendah dalam lebih dari lima minggu terhadap dolar AS menjelang keputusan suku bunga Bank of England pada Kamis.

Pasar secara luas memperkirakan BoE akan mempertahankan suku bunga. Namun, kemungkinan kenaikan suku bunga menjelang akhir tahun masih menjadi perhatian investor.

Di sisi lain, penguatan dolar AS menjelang keputusan Federal Reserve turut memberikan tekanan terhadap sterling.

Secara teknikal, GBP/USD berada dalam kondisi sideway.

Area support terdekat berada di 1.3435, sementara resistance terdekat berada di 1.3515.

Jika harga tetap tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.3490
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.3450
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.3525

Market analysis Doo Financial Futures - 16 September 2026 AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia masih berada di bawah tekanan dan bergerak dekat level terendah dalam empat minggu.

Penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi Treasury membebani AUD/USD menjelang keputusan FOMC.

Meski mengalami tekanan dalam jangka pendek, secara teknikal AUD/USD masih menunjukkan uptrend.

Area support terdekat berada di 0.7115, sementara resistance terdekat berada di 0.7160.

Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang rebound masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 0.7120
๐ŸŽฏ Potential TP: 0.7150
๐Ÿ›‘ Potential SL: 0.7095

Market analysis Doo Financial Futures - 16 September 2026 XAUUSD

XAU/USD

Harga emas turun untuk sesi ketiga berturut-turut seiring investor menantikan keputusan kebijakan Federal Reserve.

Ekspektasi kenaikan suku bunga dan tingginya imbal hasil obligasi masih memberikan tekanan terhadap emas. Bagi trader pemula, suku bunga dan yield yang lebih tinggi dapat mengurangi daya tarik emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga.

Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 4250.00, sementara resistance terdekat berada di 4325.00.

Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 4310.00
๐ŸŽฏ Potential TP: 4270.00
๐Ÿ›‘ Potential SL: 4345.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Fokus utama pasar hari ini berada pada keputusan suku bunga Federal Reserve.

EUR/USD dan GBP/USD masih bergerak sideway dengan potensi tekanan jual, sementara AUD/USD tetap mempertahankan uptrend meskipun sedang tertekan.

Di pasar komoditas, XAU/USD masih berada dalam downtrend setelah turun selama tiga sesi berturut-turut.

Bagi trader pemula, periode menjelang keputusan bank sentral dapat memicu volatilitas yang lebih tinggi. Pergerakan harga juga dapat berubah cepat setelah pengumuman suku bunga maupun pernyataan The Fed mengenai arah kebijakan berikutnya.

Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan

Market Brief 16 September juga menyoroti sejumlah agenda ekonomi, termasuk inflasi Inggris, Retail Sales AS, pidato Presiden ECB Christine Lagarde, serta keputusan suku bunga Federal Reserve.

Data dan keputusan tersebut dapat memengaruhi pergerakan dolar AS, euro, poundsterling, serta harga emas.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, pasar masih berada dalam mode wait and see menjelang keputusan penting Federal Reserve.

Kenaikan harga minyak dan imbal hasil Treasury masih memberikan dukungan terhadap dolar AS. Kondisi tersebut menekan EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, dan harga emas dalam perdagangan terbaru.

EUR/USD dan GBP/USD masih bergerak sideway, AUD/USD mempertahankan uptrend, sementara XAU/USD tetap berada dalam downtrend.

Trader perlu memperhatikan keputusan The Fed, arah suku bunga selanjutnya, pergerakan Treasury, serta harga minyak karena faktor-faktor tersebut berpotensi meningkatkan volatilitas pasar.

Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.

Research Team โ€“ Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

Market Update 15 September 2026: Pasar Menanti The Fed

Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak datar menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve akhir pekan ini.

Sentimen pasar masih tertekan oleh kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi Treasury. Sementara itu, pasar Asia-Pasifik sebagian besar dibuka melemah pada perdagangan Selasa.

Di pasar mata uang dan komoditas, dolar AS mendapat dukungan dari meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap euro, poundsterling, dolar Australia, serta harga emas.

Baca Juga: Market Update 14 September 2026: Minyak Tekan Pasar

Market analysis Doo Financial Futures - 15 September 2026 EURUSD

EUR/USD

Euro bergerak melemah seiring penguatan dolar AS secara luas.

Dolar mendapat dukungan dari lonjakan harga minyak, permintaan safe haven akibat konflik di Timur Tengah, serta ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun.

Secara teknikal, EUR/USD masih bergerak sideway.

Area support terdekat berada di 1.1530, sementara resistance terdekat berada di 1.1575.

Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.1565
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.1535
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.1590

Market analysis Doo Financial Futures - 15 September 2026 GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling turun ke level terendah dalam lebih dari satu bulan.

Tekanan terhadap sterling muncul karena pasar memperkirakan Bank of England akan mempertahankan suku bunga, sementara Federal Reserve justru diperkirakan dapat menaikkan suku bunga pada pekan ini.

Perbedaan ekspektasi kebijakan tersebut memberikan dukungan terhadap dolar AS dan menekan GBP/USD.

Secara teknikal, GBP/USD berada dalam kondisi sideway.

Area support terdekat berada di 1.3475, sementara resistance terdekat berada di 1.3525.

Jika harga kembali tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.3515
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.3485
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.3540

Market analysis Doo Financial Futures - 15 September 2026 AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia masih berada dalam tekanan akibat meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat.

Kenaikan ekspektasi tersebut turut mendorong imbal hasil obligasi Australia ke level tertinggi baru dalam 15 tahun.

Meski menghadapi tekanan jangka pendek, secara teknikal AUD/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 0.7115, sementara resistance terdekat berada di 0.7160.

Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang rebound masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 0.7120
๐ŸŽฏ Potential TP: 0.7150
๐Ÿ›‘ Potential SL: 0.7095

Market analysis Doo Financial Futures - 15 September 2026 XAUUSD

XAU/USD

Harga emas mengalami rebound, tetapi masih berada dekat level terendah dalam lima minggu.

Lonjakan harga minyak kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga pada pekan ini.

Bagi trader pemula, ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi biasanya dapat menekan harga emas karena aset berimbal hasil seperti obligasi menjadi lebih menarik.

Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 4250.00, sementara resistance terdekat berada di 4325.00.

Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 4315.00
๐ŸŽฏ Potential TP: 4280.00
๐Ÿ›‘ Potential SL: 4340.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Pergerakan pasar hari ini masih sangat dipengaruhi oleh ekspektasi terhadap keputusan Federal Reserve.

EUR/USD dan GBP/USD bergerak sideway dengan potensi tekanan jual, sementara AUD/USD masih mempertahankan uptrend meskipun mendapat tekanan dari penguatan dolar AS.

Di sisi lain, XAU/USD tetap berada dalam downtrend karena kenaikan harga minyak, kekhawatiran inflasi, dan prospek suku bunga AS yang lebih tinggi.

Bagi trader pemula, kondisi menjelang keputusan bank sentral biasanya dapat meningkatkan volatilitas. Karena itu, level support, resistance, target profit, dan stop loss perlu diperhatikan dengan lebih disiplin.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, pasar masih berada dalam mode wait and see menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve.

Kenaikan harga minyak dan imbal hasil Treasury memberikan dukungan terhadap dolar AS sekaligus menekan sejumlah mata uang utama dan emas.

EUR/USD dan GBP/USD masih bergerak sideway dengan tekanan bearish jangka pendek. AUD/USD tetap berada dalam uptrend, sedangkan XAU/USD masih menunjukkan downtrend.

Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.

Research Team โ€“ Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

Market Update 14 September 2026: Minyak Tekan Pasar

Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak turun karena kekhawatiran mengenai keamanan AI membebani sentimen pasar. Tekanan juga datang dari lonjakan harga minyak yang kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan prospek suku bunga.

Sementara itu, pasar Asia-Pasifik diperkirakan dibuka lebih rendah setelah penutupan jalur pipa Timur-Barat Arab Saudi memicu kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan energi di Timur Tengah.

Di pasar mata uang dan komoditas, dolar AS mendapat dukungan dari data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan, sementara euro, poundsterling, dolar Australia, dan emas menghadapi tekanan dengan karakter teknikal yang berbeda.

Baca Juga: Market Update 11 September 2026: Pasar Menanti CPI AS

Market analysis Doo Financial Futures - 14 September 2026 EURUSD

EUR/USD

Euro bergerak melemah terhadap dolar AS setelah data inflasi Amerika Serikat yang lebih tinggi dari perkiraan.

Data tersebut memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada pekan berikutnya dan memberikan dukungan terhadap dolar AS.

Secara teknikal, EUR/USD berada dalam kondisi sideway.

Area support terdekat berada di 1.1570, sementara resistance terdekat berada di 1.1615.

Karena brief hanya mencantumkan target profit tanpa level entry dan stop loss, level tambahan tidak dibuat.

๐ŸŽฏ Potential TP: 1.1580

Market analysis Doo Financial Futures - 14 September 2026 GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling bergerak melemah karena kombinasi data inflasi AS yang lebih tinggi, kenaikan harga minyak, dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Kondisi tersebut memperkuat dolar AS dan memberikan tekanan terhadap sterling.

Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam kondisi sideway.

Area support terdekat berada di 1.3475, sementara resistance terdekat berada di 1.3535.

Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih dapat berlanjut.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.3525
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.3495
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.3550

Market analysis Doo Financial Futures - 14 September 2026 AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia bergerak ke level terendah dalam hampir dua minggu terakhir.

Tekanan datang dari penguatan dolar AS setelah data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan meningkatkan spekulasi mengenai kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Meski mengalami tekanan jangka pendek, secara teknikal AUD/USD masih menunjukkan uptrend.

Area support terdekat berada di 0.7120, sementara resistance terdekat berada di 0.7170.

Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang rebound masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 0.7130
๐ŸŽฏ Potential TP: 0.7160
๐Ÿ›‘ Potential SL: 0.7105

Market analysis Doo Financial Futures - 14 September 2026 XAUUSD

XAU/USD

Harga emas masih terbatas di sekitar level 4.300 per ons setelah mencatat penurunan selama tiga minggu berturut-turut.

Lonjakan harga minyak kembali memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi terhadap kebijakan moneter Federal Reserve yang lebih ketat.

Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 4285.00, sementara resistance terdekat berada di 4400.00.

Karena brief hanya mencantumkan target profit tanpa level entry dan stop loss, data tambahan tidak dibuat.

๐ŸŽฏ Potential TP: 4315.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Pergerakan market hari ini masih sangat dipengaruhi oleh inflasi, harga minyak, dan ketegangan geopolitik.

EUR/USD dan GBP/USD berada dalam kondisi sideway, AUD/USD masih menunjukkan uptrend, sementara XAU/USD tetap berada dalam downtrend.

Bagi trader pemula, kondisi seperti ini menunjukkan bahwa tekanan fundamental yang sama tidak selalu menghasilkan tren teknikal yang sama pada setiap instrumen.

Karena itu, level support, resistance, target profit, dan stop loss tetap perlu diperhatikan secara terpisah pada masing-masing aset.

Agenda Ekonomi

Beberapa agenda ekonomi yang perlu diperhatikan hari ini:

  • 4:15 PM โ€” ECB: Shrabal Speech
  • 8:00 PM โ€” ECB: Popilone Speech
  • 10:15 PM โ€” ECB President Lagarde Speech
  • 11:00 PM โ€” ECB: Machado Speech

Pidato pejabat ECB dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan moneter zona euro dan meningkatkan volatilitas EUR/USD.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, sentimen pasar masih tertekan oleh lonjakan harga minyak, kekhawatiran terhadap inflasi, serta meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.

EUR/USD dan GBP/USD bergerak sideway, sementara AUD/USD masih mempertahankan uptrend meskipun tertekan oleh penguatan dolar AS.

Di pasar komoditas, XAU/USD masih berada dalam downtrend setelah mencatat penurunan selama tiga minggu berturut-turut.

Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.

Research Team โ€“ Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

Market Update 11 September 2026: Pasar Menanti CPI AS

Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak mendatar saat investor menantikan laporan Consumer Price Index (CPI) AS bulan Agustus untuk mendapatkan petunjuk mengenai langkah kebijakan Federal Reserve berikutnya.

Sementara itu, pasar Asia-Pasifik dibuka lebih rendah secara luas, dipimpin oleh penurunan tajam pada saham-saham Korea Selatan dan Jepang.

Di pasar mata uang dan komoditas, dolar AS menguat seiring lonjakan harga minyak dan kenaikan imbal hasil obligasi. Kondisi ini memberikan tekanan terhadap euro, poundsterling, dolar Australia, dan emas.

Baca Juga: Market Update 10 September 2026: Pasar Menanti Inflasi AS

Market analysis Doo Financial Futures - 11 September 2026 EURUSD

EUR/USD

Euro melemah setelah European Central Bank menaikkan suku bunga sesuai dengan ekspektasi pasar.

Di sisi lain, dolar AS menguat secara luas karena kenaikan harga minyak mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi dan kembali memicu kekhawatiran terhadap inflasi.

Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 1.1580, sementara resistance terdekat berada di 1.1655.

Jika harga mampu bertahan di atas area support, peluang pemulihan masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 1.1495
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.1535

Catatan: Level SL tidak tersedia dalam Market Brief, sehingga tidak ditambahkan.

Market analysis Doo Financial Futures - 11 September 2026 GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling bergerak melemah di tengah penguatan dolar AS secara luas.

Namun, tekanan inflasi dan kenaikan harga energi masih memperkuat ekspektasi bahwa Bank of England dapat kembali menaikkan suku bunga.

Secara teknikal, GBP/USD masih menunjukkan uptrend, meskipun sinyal entry pada brief menunjukkan potensi sell.

Area support terdekat berada di 1.3475, sementara resistance terdekat berada di 1.3530.

Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual jangka pendek masih dapat berlanjut.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 1.3515
๐ŸŽฏ Potential TP: 1.3485
๐Ÿ›‘ Potential SL: 1.3545

Market analysis Doo Financial Futures - 11 September 2026 AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia berada di bawah tekanan karena lonjakan harga minyak menekan sentimen risiko.

Kenaikan harga energi juga memperkuat ekspektasi bahwa bank-bank sentral utama mungkin perlu mempertahankan kebijakan suku bunga yang lebih ketat untuk meredam inflasi.

Secara teknikal, AUD/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 0.7130, sementara resistance terdekat berada di 0.7175.

Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang rebound masih terbuka.

๐Ÿ“ˆ Potential Buy: 0.7140
๐ŸŽฏ Potential TP: 0.7170
๐Ÿ›‘ Potential SL: 0.7115

Market analysis Doo Financial Futures - 11 September 2026 XAUUSD

XAU/USD

Harga emas bergerak mendekati level terendah dalam satu minggu karena ekspektasi yang lebih kuat terhadap kenaikan suku bunga AS memberikan tekanan terhadap logam mulia.

Investor kini menantikan data CPI AS untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai prospek kebijakan Federal Reserve.

Bagi trader pemula, data inflasi menjadi penting karena dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga. Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat mendukung dolar AS dan menekan emas, sedangkan inflasi yang lebih rendah dapat mengurangi tekanan tersebut.

Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 4280.00, sementara resistance terdekat berada di 4370.00.

Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.

๐Ÿ“‰ Potential Sell: 4435.00
๐ŸŽฏ Potential TP: 4405.00
๐Ÿ›‘ Potential SL: 4465.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Pergerakan market hari ini masih sangat dipengaruhi oleh data inflasi, harga minyak, dan ekspektasi suku bunga.

EUR/USD dan AUD/USD masih berada dalam uptrend, tetapi keduanya menghadapi tekanan dari penguatan dolar AS.

GBP/USD juga secara tren masih uptrend, meskipun setup jangka pendek menunjukkan Potential Sell.

Sementara itu, XAU/USD tetap berada dalam downtrend dan menjadi salah satu instrumen yang paling sensitif terhadap hasil CPI AS.

Bagi trader pemula, kondisi seperti ini menunjukkan bahwa arah tren utama dan sinyal entry jangka pendek tidak selalu sama. Karena itu, support, resistance, target profit, stop loss, dan manajemen risiko perlu diperhatikan secara bersamaan.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, pasar masih berada dalam mode wait and see menjelang data CPI AS.

Kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi membantu memperkuat dolar AS, sehingga memberikan tekanan terhadap euro, poundsterling, dolar Australia, dan emas.

EUR/USD dan AUD/USD masih mempertahankan uptrend secara teknikal. GBP/USD juga masih uptrend, tetapi memiliki potensi sell jangka pendek. Sementara itu, XAU/USD masih berada dalam downtrend.

Trader perlu terus memperhatikan hasil CPI AS, arah dolar, harga minyak, dan imbal hasil Treasury karena faktor-faktor tersebut dapat memicu volatilitas yang lebih tinggi.

Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.

Research Team โ€“ Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.